Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN TUNE UP TOYOTA KIJANG 5K UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK PN 2 PURWOREJO dafit kurniawan
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Auto Tech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.264 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v3i1.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan media pembelajaran tune up toyota kijang 5k dengan menggunakan macromedia flah 8 dan pengaruh media pemebelajaran tune up toyota kijang 5k terhadap hasil belajar siswa di SMK PN 2 Purworejo. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK PN 2 Purworejo tahun ajaran 2012/2013 yang mendapatkan materi tune up yaitu kelas XI TKR2 yang terdiri dari 70 siswa. Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai sampel adalah dua kelas, yaitu kelas XI TKR 2A dan XI TKR 2B. Kelas XI TKR 2A  sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah dan kelas XI TKR 2B sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran tune up. Cara menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu dengan cara menggundi menggunakan koin. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan instrumen tes. Analisis data meliputi kriteria interpretasi data dan pengolahan data. Hasil analisis data hasil evaluasi kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata kelas kontrol 62,14 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 73,14. Terdapat selisih antara kelas kontrol  dengan kelas eksperimen sebesar 11 dan juga hasil nilai rata-rata kelas eksperimen sudah diatas KKM. Dari analisis data tersebut terdapat perbedaan yang signifikan atara siswa yang belum mengunakan media pembelajaran dan siswa yang sudah menggunakan menggunakan media pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran tune up toyota kijang 5k dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMK PN 2 Purworejo. Kata kunci : Media Pembelajaran, Meningkatkan, dan Hasil Belajar.
Borobudur Syariah Hotel: Implementasi Edupreneurship di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Dafit Kurniawan; Dwi Nugroho; Rina pujiati; Tri Kuat
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.929

Abstract

Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tuntutan dunia kerja. Namun, realitas menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan riil industri. Salah satu pendekatan inovatif untuk menjembatani permasalahan tersebut adalah edupreneurship, yaitu integrasi pendidikan dan kewirausahaan yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata atau experiential learning. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi edupreneurship melalui Borobudur Syariah Hotel sebagai teaching factory di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen sekolah dan pengelola hotel, observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran dan operasional hotel, serta studi dokumentasi kurikulum dan dokumen kerja sama industri. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edupreneurship telah terintegrasi secara sistematis dalam kurikulum melalui pembelajaran berbasis proyek yang terhubung langsung dengan operasional Borobudur Syariah Hotel. Hotel tersebut berfungsi sebagai laboratorium bisnis tempat siswa terlibat aktif dalam kegiatan front office, housekeeping, dan layanan tamu. Penerapan prinsip syariah memberikan nilai tambah berupa penguatan etika bisnis, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Implementasi model ini terbukti meningkatkan keterampilan teknis, soft skills, serta karakter kewirausahaan dan kesiapan kerja siswa. Model ini berpotensi menjadi rujukan pengembangan edupreneurship berbasis potensi lokal di pendidikan vokasi.