Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Iklim Belajar dan Iklim Praktik serta Produktivitas Belajar ditinjau dari Aspek Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Konteks Pendidikan Sistem Ganda Hakim Hakim; Sarbiran Sarbiran
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peibedaan: (1) kepemimpinan kepala sekolah, (2) iklim belajar, (3) iklim praktik, dan (4) produktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah causal-comparative research. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Yogyakarta dan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta pada Junisan Bangunan Gedung. Sumber datanya meliputi kepala sekolah, staf, guru, dan siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Kesahihan instrumen penelitian diuji dengan menggunakan analisis faktor, dan keandalan instrumen diuji dengan menggunakan koefisien alpha dari Cronbach. Dari hasil uji coba instrumen telah memenuhi persyaratan vatiditas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan administrator, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan manajer; (2) terdapat peibedaan iklim belajar antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (3) terdapat peibedaan iklim praktek antara SMK Negeri 2 Yogayakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (4) terdapat peibedaan produktivitas belajar siswa antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (5) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan administrator lebih baik dari pada gaya kepemimpinan manager. Kata kunci: iklim, produktifitas, aspek, kepemimpinan konteks.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak Atas Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tidore Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.647 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5816645

Abstract

"Legal Protection Against Traffic Accident Victims in the City of Tidore Islands" Traffic problems are a problem that cannot be separated in everyday life, because people are always in contact with traffic. At this time many drivers do not comply with traffic regulations so that it can cause traffic accidents that result in minor injuries or serious injuries. Law Enforcers do not remain silent in dealing with traffic accidents. For this reason, the Government issues traffic regulations through Law no. 22 of 2009 concerning road traffic and transportation. The problems raised in this thesis are the regulation of legal protection for victims of traffic accidents, and the factors that become obstacles in providing legal protection. In this thesis research the author uses a descriptive sociological juridical research method, after processing the data obtained are analyzed qualitatively. Sources of data used are primary data and secondary data. Collecting data by studying literature and conducting interviews. From the research results it is known that the factors; which becomes an obstacle in providing legal protection is caused by the factors of drivers, pedestrians, vehicles, facilities and infrastructure, officers / law enforcement in road traffic. The factor of traffic accidents that often occurs is due to human error (human factor). Furthermore, in article 340 it is mandated that victims of traffic accidents have the right to get help and treatment from the responsible party, and compensation for the losses experienced by victims of traffic accidents because the victim has the right to receive compensation, which in article 229 paragraph (1 ) Law No. 22 of 2009. divides traffic accidents into three groups, namely: a) Minor Traffic Accident, which is an accident that results in damage to Vehicles and/or goods. b)Moderate Traffic Accident, which is an accident that results in minor injuries and damage to Vehicles and/or goods. c) Heavy Traffic Accident, which is an accident that causes the victim to die or be seriously injured.
ANALISIS KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yudi Agus Setiawan; Hakim Hakim; Wahyu Nur Himah
Jurnal Manajemen dan Profesional Vol 3 No 1 (2022): Jurnal JPro
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpro.v3i1.1044

Abstract

This research aims to analyze bankruptcy condition in the PT. Bank J Trust Indonesia Tbk. The method of Altman Z-Score modification is used to know bankruptcy rate PT. Bank J Trust Indonesia Tbk on 2017-2019 period. The date used in this research is the bank’s annual financial report, after the company has published on the website of Indonesia Stock Exchange. The population in this research are all companies which listed on the Indonesia Stock Exchange, during the 2017-2019 period, while sample used is PT. Bank J Trust Indonesia Tbk financial report for the period 2017-2019 with purposive sampling method. The research result show that PT. Bank J Trust Indonesia Tbk during 3 year research period is in the “Distress zone” category, because has Z-Score under 1,10 (Z<1,10). With the respective Z-Score result in 2017, PT. Bank J Trust Indonesia Tbk was Z-Score -1,45, then Z-Score in 2018 was -1,83 and in 2019 was -1,4
Perlindungan Hukum Terhadap Hak-Hak Tersangka Dalam Proses Penyidikan (Studi Kasus di Polresta Tidore Kepulauan) Indra Rusdian Lego; Syamsia Suaib; Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7985016

Abstract

This research focuses on the problem of legal protection of the rights of suspects in the investigation process (a case study at the Tidore Islands Police). The purpose of this research is to find out the legal protection for the rights of suspects in the investigation process and the obstacles faced by investigators in implementing legal protection for the rights of suspects in the investigation process. This type of research is qualitative research using an empirical juridical approach. Methods of data collection by observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the legal protection of the rights of suspects in the Tidore Islands Police has not been effective because its application is not optimal. There are still suspects' rights that are violated by investigators in the investigation process, namely the suspect's right to be free to provide information (Article 52 of the Criminal Procedure Code), the suspect's right to obtain legal counsel (Article 54 of the Criminal Procedure Code), the suspect's right to contact legal advisors (Article 57 point (1) of the Criminal Procedure Code) ), and the right of the suspect to be visited by clergy (Article 63 of the Criminal Procedure Code). In implementing legal protection of these rights, during the investigation process when examining suspects, investigators experienced obstacles including uncooperative suspects, suspects who lied in giving statements, convoluted suspects during interrogation, and difficulty finding two pieces of valid evidence.
Peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (Uptd Kph) Dalam Penindakan Pelaku Perburuan Liar Satwa Endemik (Kus-Kus) Di Kota Tidore Kepulauan Ari Andrian; Hasmiah Hamid; Hakim Hakim; Indra Rusdian Lego
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ARI ANDRIAN, Peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Dalam Penindakan Pelaku Perburuan Liar Satwa Endemik (Kus-Kus) Di Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang latar belakang masalah yang terjadi. Meliputi Bagaimana Peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Dalam Penindakan Pelaku Tindak Pidana Perburuan Liar Satwa Endemik (Kus-Kus) di kota tidore kepulauan, serta Faktor Apa Yang Menghambat Peranan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Dalam Penindakan Pelaku Perburuan Liar Satwa Endemik (Kus-Kus) di Kota Tidore Kepulauan. Tipe penelitian di sini menggunakan yuridis empiris yang berlokasi di Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Ternate Tidore dan Kelurahan. Yang dijadikan sampel penelitian yaitu Kelurahan Dokiri Kecamatan Tidore Selatan karena berkaitan dengan Peranan UPTD KPH Dalam Penindakan Pelaku Perburuan Liar Satwa Endemik (Kus-Kus) serta mengetahui faktor penghambat dalam proses penindakan pelaku perburuan satwa endemik (kus-kus) tersebut. Teknik pengumpulan data dengan pendekatan observasi, serta wawancara pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari seluruh pembahasan mengenai peranan unit pelaksana teknis daerah kesatuan pengelolaan hutan (UPTD KPH) ternate tidore dalam penindakan pelaku perburuan liar satwa endemik (kus-kus) di kota tidore kepulauan beserta faktor penghambat yang lebih dominasi dalam melakukan penindakan tersebut.
Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Soasio Dengan Nomor Putusan: 46/Pid.Sus.2024/Pn.Sos Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Pada Anak Di Bawah Umur Retna Rasid; Hasmiah Hamid; Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RETNA RASID, tinjauan yuridis putusan pengadilan negeri soasio dengan nomor putusan:46/PID.SUS.2024/PN.SOS tentang tindak pidana kekerasan seksual pada anak dibawa umur, dibimbing oleh: Ibu Hasmiah Hamid, S.H., M.H. sebagai pembimbing (I) dan Bapak Hakim, S.,H. Sebagai pembimbing (II) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Bagaim tinjauan yuridis putusan pengadilan negeri soasio dengan nomor putusan:46/PID.SUS.2024/PN.SOS tentang tindak pidana kekerasan seksual pada anak dibawa umur, dan (2) Bagaiman pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara dengan nomor putusan 46/PID.SUS.2024/PN.SOS tentang tindak pidana kekerasan seksual pada anak di bawah umur. Penelitian dilakukan di Kantor Pengadilan Negeri Soasio Kota Tidore Kepulauan, data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara terhadap sumber-sumber terkait seperti hakim dan meminta data2 berupa dokumen putusan hakim soal kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa hukuman yg di putusankan oleh hakim di pengadilan negeri soasio ialah belum sepenuhnya sesuai dengan undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Hal ini disebabkan bahwa hakim menjatuhkan masa hukuman kepada terdakwa hanya 1 tahun 6 bulan dan tidak sesuai dengan undan-undan nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Penerapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan Terhadap Penetapan Dispensasi Kawin Bagi Anak Dibawah Umur Dahlia Muhammad; Hasmiah Hamid; Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, khususnya terhadap penetapan dispensasi kawin bagi anak di bawah umur, dengan studi kasus pada Pengadilan Agama Soasio. Undang-undang ini mengubah batas minimal usia perkawinan menjadi 19 tahun bagi laki-laki maupun perempuan, namun dalam praktiknya, permohonan dispensasi kawin masih sering diajukan dan dikabulkan oleh pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan ketentuan undang-undang tersebut dalam praktik, serta menganalisis pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam menangani permohonan dispensasi kawin. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan data yang diperoleh melalui studi wawancara, serta observasi di Pengadilan Agama Soasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 belum sepenuhnya efektif menekan angka perkawinan anak, karena masih banyak permohonan dispensasi yang dikabulkan dengan kebanyakan alasan sudah hamil. Pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan tersebut umumnya didasarkan pada kondisi psikologis anak, kesiapan mental, serta tekanan sosial yang dihadapi keluarga.
Analisis Faktor Penyebab Perkara Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Soasio Junaidi Dahlan; Hasmiah Hamid; Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) Apa faktor penyebab cerai gugat di Pengadilan Agama Soasio;(2) Bagaimana upaya hukum yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya peceraian dalam perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Soasio dalam menangani perkara cerai gugat. Pendekatan peneltian yang digunakan ialah pendekatan yuridis empiris, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data- data yang diperoleh pada penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dengan panitera, Hakim Pengadilan Agama Soasio dan pihak penggugat. Data sekuder didapatkan dari jurnal, artikel, Undang-Undang, buku dan dokumen-dokumen terkait penelitian dengan ini. Berdasarkan hasil penelitian ini faktor penyebab cerai gugat di Pengadilan Agama Soasio memiliki 2 faktor yang paling dominan, yaitu faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus dan faktor meninggalkan salah satu pihak, tercatat pada tahun 2023 – 2025 per bulan Agustus perkara cerai perceraian dengan faktor perselisihan dan pertengkaran terus menerus mencapai 337 perkara dan faktor meninggalkan salah satu pihak pada tahun 2023 – 2025 per bulan Agustus mencapai 145 perkara perceraian yang di putus oleh Pengadilan Agma Soasio. Upaya mencegah terjadinya perceraian dalam perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Soasio dengan melakukan mediasi antara kedua pihak yang hendak bercerai agar dapat mengurungkan niatnya untuk bercerai dan menyelesaikan permasalahannya secara damai.
Peranan Badan Narkotika Nasional (Bnn) Kota Tidore Kepulauan Dalam Penanganan Dan Pencegahan Penyalagunaan Narkotika Fahriyanty Fahriyanty; Hasmiah Hamid; Hakim Hakim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan dan mengkaji peranan badan narkotika nasional kota tidore kepulauan dalam penanganan dan pencegahan penyalagunaan narkotika di kota tidore kepulauan. Penelitian ini meliputi pedahuluan yaitu latar belakang masalah mengenai penjelasan tentang narkotika dan bagaimana peranan badan narkotika nasional kota tidore kepulauan. Metode penelitian adalah kualitatif yaitu dengan cara menjelaskan sejauh mana peranan badan narkotika nasional kota tidore kepulauan. Penelitian ini di lakukan di kantor badan narkotika nasional (BNN) kota tidore kepulauan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penutup menguraikan dari seluruh pembahasam yaitu peranan badan narkotika nasional kota tidore kepulauan. Kesimpulan data hasil penelitian kurang efektifnya upaya peranan badan narkotika nasional kota tidore kepulauan dalam sosialisasi belum secara menyulurh kepada masyarkat dalama pecegahan penyalagunaan narkotika dari kalangan anak-anak, remaja dan orang dewasa. Faktor yang menjadi hambatan dari badan narkotika nasional kota tidore kepulauan yaitu dalam pembuatan program harus ada berbasis anggaran yang keluar, sedangkan dalam faktor penyalagunaan narkotika nasional kota tidore kepulauan yaitu faktor ekonomi, faktor lingkungan yaitu faktor dari lingkungan keluarga, lingkungan yang sudah mulai tercemar oleh kebiasaan, lingkungan liar, dan faktor lingkungan keluarga.