Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan dan Analisis Aplikasi Penjualan Mobil dan Suku Cadang pada CV Putra Iman Kurniawan, Mei P; Satya, Barka
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.951 KB) | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2018.v2i1.193

Abstract

Seiring dengan kebutuhan masyarakat dengan efisiensi mobilitas, membuat kebutuhan terhadap suatu media transportasi tidak lagi menjadi kebutuhan sekunder, dibuktikan dengan penjualan kendaraan yang terus meningkat setiap tahunnya terutama dengan penjualan mobil. Terbatasnya media informasi pada suatu showroom penjualan mobil membuat calon pembeli atau calon pembeli harus datang langsung untuk mengetahui fasilitas dan teknologi mobil tersebut. Ketidak efisienan interaksi antara calon pembeli dan agen penjual menjadi masalah utama pada penelitian ini. Penerapan media e-commerce diajukan untuk menyelesaikan permasalah tersebut. Studi kasus dilakukan pada CV. Putra Iman yang merupakan showroom penjualan mobil dan suku cadang. Aplikasi yang berbasis website ini nantinya akan diisi dengan fitur transaksi penjualan mobil, suku cadang dan lainnya, informasi mengenai ketersediaan mobil dan juga suku cadang dapat langsung dilihat calon pembeli pada website e-comerce tersebut serta informasi mengenai spesifikasi barang yang di pasarkan pada showroom. Kemudian website ini diuji ke 10 pengguna dan dilakukan wawancara ke pengguna tersebut. Dari hasil pengujian diperoleh fakta bahwa 9 dari 10 pengguna menyatakan website ini informatif dan memudahkan dalam melakukan pembayaran.
ANALISIS KOMBINASI WARNA PADA ANTARMUKA WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN Sasongko, Muhammad Nurcahyo; Suyanto, M; Kurniawan, Mei P
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The combination of colors of a website is one of the most important things to make an attractive website look. To determine the color combination of a website, it is necessary to pay attention to the proper harmonization and contrast. This research is conducted on the website of the Klaten Regency Government. The purpose of this research is to determine the color combination based on the desires of the website visitors. The method used is the theory of color psychology by Goethe and Itten, using the Color Extraction tool to find the dominant colors. The preparation of the questionnaire is assisted by psychologists, and the results of the questionnaire are used as references to determine the new color combinations of the website. 77 website visitors like the new color combinations created based on psychological questionnaires, therefore, it can be concluded that the new color combinations are accepted by the website visitors. This research proves that color determination based on the color psychology can be implemented in the website color combinations’ construction.
Penerapan Capability Maturity Model Integration Untuk Mengukur Tingkat Kematangan Organisasi Dalam Proses Pengembangan Perangkat Lunak (Studi Kasus: Direktorat Innovation Center Universitas Amikom Yogyakarta) Permatahati, Ita; Winarno, Wing Wahyu; Kurniawan, Mei P
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i1.330

Abstract

INTISARIMenerapkan standarisasi pada suatu perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan perangkat lunak merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitasnya. CMMI merupakan salah satu standarisasi yang penulis pilih untuk mengetahui tingkat kematangan dari divisi Innovation CenterAmikom. CMMI yang digunakan ialah CMMI for Development versi 1.3 yang fokus terhadap tingkat kematangan di level 2 dengan 6 proses area. Penelitian ini mengambil 1 sample proyek di Innovation Center(IC) yaitu apliksai presensi berbasis mobile. Berdasarkan hasil dari pengukuran yang telah dilakukan, proses pengembangan lunak di IC berada di tingkat 1 (Initial) yang diketahui bahwa belum semua praktik yang ada di masing-masing 6 proses area diterapkan. Kata kunci— proses pengembangan perangkat lunak, CMMI, CMMI-DEV, Representasi Bertingkat, Tingkat Kematangan. ABSTRACTApplying standards to a company engaged in the development of devices is one way to improve its quality. CMMI is one of the standards chosen by the author to find out the level of maturity of the Innovation Center at Amikom. CMMI is used for CMMI for Development version 1.3 which focuses on the level of maturity at level 2 with 6 process areas. This study took 1 sample project at the Innovation Center (IC), a mobile-based presence application. Based on the results of the measurements that have been made, the development process at the IC is at level 1 (Initial) related to all the practices that exist in each of the 6 process areas that are applied.Kata kunci—  software development process, CMMI, CMMI-DEV, Leveled Representation, Maturity Level.
ANALISIS KOMBINASI WARNA PADA ANTARMUKA WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN Sasongko, Muhammad Nurcahyo; Suyanto, M; Kurniawan, Mei P
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The combination of colors of a website is one of the most important things to make an attractive website look. To determine the color combination of a website, it is necessary to pay attention to the proper harmonization and contrast. This research is conducted on the website of the Klaten Regency Government. The purpose of this research is to determine the color combination based on the desires of the website visitors. The method used is the theory of color psychology by Goethe and Itten, using the Color Extraction tool to find the dominant colors. The preparation of the questionnaire is assisted by psychologists, and the results of the questionnaire are used as references to determine the new color combinations of the website. 77 website visitors like the new color combinations created based on psychological questionnaires, therefore, it can be concluded that the new color combinations are accepted by the website visitors. This research proves that color determination based on the color psychology can be implemented in the website color combinations’ construction.
Identifikasi Mutu Bij Kopi Arabika Berdasarkan Cacat dengan Teknik Convolutional Neural Network Saputra, Mahmuda; Kusrini, Kusrini; Kurniawan, Mei P
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Inspiration Volume 10 Issue 1
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v10i1.2533

Abstract

Dalam proses pengemasan saat ini, penyortiran ini dilakukan secara manual. Dalam penelitian ini, convolution neural network diterapkan untuk secara otomatis untuk mengetahui informasi kecacatan biji kopi arabika. Input yang digunakan dalam penelitian ini adalah gambar biji kopi arabika dengan proses penguraian yang telah dikeringkan. Skenario yang terlibat dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, preprocessing, klasifikasi dan pengujian. Preprocessing dilakukan dengan memotong beberapa cakupan objek biji kopi yang hanya berisi gambar biji kopi. Klasifikasi dilakukan oleh CNN, untuk mendapatkan akurasi model yang terbaik, parameter yang ada harus diuji dan dievaluasi. Pengujian dilakukan untuk dua jenis model, model 2 kelas dan model 4 kelas. Hasil percobaan menunjukkan bahwa akurasi terbaik yang diperoleh untuk model 2-kelas adalah 82,46 % dengan menggunakan tingkat pembelajaran 0,0001, konvolusi lapisan tunggal dengan lima belas filter dan 100 neuron pada lapisan tersembunyi. Ukuran filter adalah 3x3x3. Sedangkan model 4-kelas memperoleh akurasi terbaik 70,73% dengan dua lapisan konvolusional. Jumlah filter di setiap lapisan adalah 6 filter dengan ukuran 3x5x5 di lapisan pertama dan 18 filter dengan ukuran 6x3x3 di lapisan kedua.
Sistem Rekomendasi Pemilihan Kamera Dslr / Mirroless Menggunakan Metode Naïve Bayes Wicaksono, Kurniawan; Kusrini, Kusrini; Kurniawan, Mei P
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i1.387

Abstract

INTISARIPerkembangan informasi ditengah masyarakat tidak hanya sekedar lisan atau tulisan saja. Bentuk visual mendukung suatu informasi yang disampaikan. Begitu pula dengan fotografi yang menyampaikan sesuatu kepada orang lain atau hanya sebagai suatu penunjuk ekspresi diri fotografernya. Dilansir oleh situs blog blibli.com (2019) bahwa tren fotografi selalu meningkat setiap tahunnya dari yang dahulu hanya untuk foto pada album saja hingga saat ini dijadikan momen untuk diupload di social media, hal ini menyebabkan permintaan kamera semakin meningkat. Pada tren ini semua manu-sia membutuhkan alat elektronik seperti kamera dan tidak memandang usia, kalangan dan profesi, akan tetapi banyak juga sebagian dari mereka yang belum mengetahui ukuran bentuk dan hasil dari kamera yang mereka gunakan saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem rekomendasi yang dapat membantu pembeli kamera dalam memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan yang akan digunakan.. Untuk menjalankan proses rekomendasi sistem membutuhkan metode dalam melakukan perhitungan untuk menghasilkan sebuah rekomendasi kamera. Naïve bayes merupakan sebuah metode yang dapat digunakan untuk perhitungan rekomendasi, proses naïve bayes bekerja dengan penilaian probabilitas dari data terdahulu. Hasil Akhir pada penelitian ini adalah  nilai tingkat performa akurasi tertinggi dengan nilai 87,92% yang didapat pada subset 4 dengan jumlah data 400, performa presisi tertinggi 87,36% yang didapat pada subset 4 dengan jumlah data 400, dan waktu training tercepat dengan nilai 3,7 detik yang didapat pada subset 1 dengan jumlah data 100.Kata kunci— Rekomendasi, Kamera, DSLR, Mirrorless, Naive Bayes. ABSTRACTThe development of information in the community is not just verbal or written. Visual form that supports the information conveyed. Similarly, photography that conveys something to others or just by appointing a photographer's self-reference. Reported by the blog site blibli.com (2019) that the photography trend is always increasing every year from those issued only for photos on the album to date taken when uploaded on social media, this causes camera buying to increase. In this trend all people need electronic devices such as cameras and do not pay attention to age, circles and professions, but also have many of them who do not yet know the size and results of the cameras they use today. Therefore we need a system that will help the camera buyer in choosing the camera that suits the needs to be used. To start the evaluation process the system needs a method of doing calculations to produce a supporting camera. Naïve Bayes is a method that can be used for valuation, the naïve Bayes process works by calculating probabilities from initial data. The final results in this study are the highest value of performance appraisal with a value of 87.92% obtained in subset 4 with the amount of data 400, the highest precision performance 87.36% obtained in subset 4 with the amount of data 400, and the fastest training time with a value of 3.7 seconds are obtained in subset 1 with a total of 100 data.Kata kunci—  : Recommendation, Camera, DSLR, Mirrorless, Naive Bayes. 
Pengenalan Dan Perhitungan Kendaraan Sepeda Motor Pada Video Lalu Lintas Menggunakan Teknik Background Subtraction Suardi, Heri; Setyanto, Arief; Kurniawan, Mei P
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i2.348

Abstract

INTISARIKlasifikasi kendaraan adalah bagian penting dari Sistem Smart Transportasi. Dalam penelitian ini, didedikasikan untuk presentasi sistem untuk penghitungan dan deteksi kendaraan bermotor. Pengolahan video digunakan untuk mengklasifikasikan kendaraan di jalur khusus. Dimana diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas yang disebabkan oleh pengendara yang melawan arus pada jalan satu arah. Kami mengusulkan algoritma background subtraction untuk mendeteksi piksel foreground sesuai dengan kendaraan yang bergerak. Prinsip sistem ini adalah menggunakan kamera statis, kondisi dimana kamera dalam keadaan stabil. Sistem ini mencakup proses pengambilan video, klasifikasi kendaraan dan penghitungan kendaraan. Kata kunci— deteksi kendaraan, traffic information, background subtraction, analisis video, klasifikasi. ABSTRACT Vehicle classification is an important part of the Smart Transportation System. In this study, it was challenging to present a system for counting and detection of transition vehicles. Processing video used to classify vehicles on a special lane. Which is expected to help reduce the level of traffic accidents passed by motorists who oppose the flow on one-way streets. We request a background reduction algorithm to move the foreground pixels according to the moving vehicle. The principle of this system uses a statistical camera, a condition where the camera is stable. This system regulates the process of video capture, vehicle classification and vehicle calculation. Kata kunci—  vehicle detection, traffic information, background subtraction, video analytics, clasification.
Model E-Readiness Untuk Pengukuran Kesiapan Pengelolaan Aduan E-Lapor DIY Dwi Lestari; Wing Wahyu Winarno; Mei P Kurniawan
Creative Information Technology Journal Vol 7, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2020v7i2.249

Abstract

Pemanfaatan TIK secara efektif dan efisien telah digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Pemerintah Daerah DIY telah mengembangkan aplikasi aduan E-Lapor sejak 2018, akan tetapi pengelolaanya aduan yang masuk belum terespon tepat waktu sesuai dengan SOP E-Lapor DIY dimana aduan yang masuk harus direspon paling lambat 5 hari kerja. Sehingga untuk mengetahui hambatan dan kendala dalam pengelolaan E-Lapor DIY diperlukan pengukuran kesiapan faktor-faktor dalam pengelolaan E-Lapor DIY. Suksesnya pengelolaan E-lapor DIY bukan hanya dipengaruhi oleh faktor infrastruktur TIK saja, akan tetapi faktor yang turut mempengaruhi tingkat kesiapan. Telah dikembangkan pada tingkat negara tertentu beberapa model e-readiness yang mengidentifikasi dari faktor-faktor perspektif makro. Sebelum melakukan pengukuran e-readiness terdapat hal yang krusial yang perlu dilakukan yaitu dengan pemilihan model e-readiness yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan membandingkan beberapa model e-readiness yang telah popular dan sudah sering diadopsi dalam penelitian di Indonesi. Penelitian ini akan menghasilkan sebuah rekomendasi model e-readiness Mutula Brakel yang paling sesuai untuk pengukuran kesiapan dalam pengelolaan aduan melalui aplikasi E-lapor DIY.Kata Kunci— e-lapor, e-readiness, tik, mutula dan brakel Effective and efficient use of ICT has been used to improve public services provided by the Government. The Regional Government of DIY has developed the E-Lapor complaint application since 2018, but the management of complaints that come in yet responded on time in accordance with the E-Lapor DIY procedure where the incoming complaint must be responded to no later than 5 working days. Efforts to determine the obstacles in managing E-Lapor DIY are needed to measure the readiness of the factors in managing E-Lapor DIY. The success of E-Lapor DIY management is not only influenced by ICT infrastructure factors, but also factors that influence the level of readiness. There are several e-readiness models that have been developed by identifying factors from a macro perspective at a particular country level. The selection of the right e-readiness model is an important thing that needs to be done, before measuring e-readiness. This research will compare several popular e-readiness models and are often adopted in research in Indonesia with a literature study approach. This study produces recommendations for the Mutula Brakel e-readiness model that is suitable for measuring readiness in complaint management through the E-Lapor DIY application. Keywords— e-lapor, e-readiness, ICT, mutula dan brakel
Penerapan Metode UEQ dan Cooperative Evaluation untuk Mengevaluasi User Experience Lapor Bantul Sewindu Putro; Kusrini Kusrini; Mei Parwanto Kurniawan
Creative Information Technology Journal Vol 6, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.167 KB) | DOI: 10.24076/citec.2019v6i1.242

Abstract

Lapor Bantul adalah sebuah aplikasi yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bantul yang berfungsi untuk menangani segala permasalahan dan keluhan-keluhan di sekitar kabupaten Bantul. Berdasarkan seluruh data review dan rating dari pengguna Lapor Bantul yang sudah di dikumpulkan dan kemudian diklasifikasikan antara review positif dan negatif, mayoritas review yang diberikan pengguna berisi ungkapan kekecewaan dan keluhan terhadap aplikasi tersebut. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah User Experience Questionnaire (UEQ) dengan menggunakan 6 skala pengukuran pengalaman pengguna dan metode evaluasi kooperatif untuk menentukan masalah yang dihadapi oleh pengguna saat menggunakan aplikasi Lapor Bantul. Tujuan evaluasi ini adalah mengukur pengalaman pengguna dan hasil rekomendasi user experience yang digunakan untuk membangun prototipe. Hasil pengukuran pengalaman pengguna aplikasi Lapor Bantul mengalami peningkatan dalam setiap skala kuesioner pengalaman pengguna, termasuk daya tarik dengan peningkatan 0,89, perspektif 1,23, efisiensi 0,63, keandalan 0,81, stimulasi 0,74 dan kebaruan 0,78. Kemudian, di benchmark UEQ perbandingan desain sebelum dievaluasi dan sesudah dievluasi juga mengalami peningkatan pengalaman pengguna, yang sebelumnya kategorikan dalam kategori below average (di bawah rata-rata) menjadi good (baik). Kata Kunci — Lapor Bantul, User Experience, User Interface, UEQ, Cooperative Evaluation Lapor Bantul is an application made by the district government of Bantul which functions to handle all problems and complaints around Bantul district. Based on all the reviewand rating data from Lapor Bantul users that has been collected and then classified between positive and negative reviews, the majority of reviews given by users contain expressions of disappointment and complaints about the application. In this study the method to be used is User Experience Questionnaire (UEQ) using 6 scales of user experience measurement and cooperative evaluation methods to determine the problems faced by users when using the application to Lapor Bantul. The purpose of this evaluation is to measure user experience and the user experience recommendations used to build prototypes. The results of measuring user experience in the Lapor Bantul experienced an increase in each scale of the user experience questionnaire, including attraction with an increase of 0.89, perspective 1.23, efficiency 0.63, reliability 0.81, stimulation 0.74 and novelty 0.78. Then, in the UEQ benchmark the comparison of designs before being evaluated and after being evaluated also experienced an increase in user experience, which previously categorized the below average category to be good. Keywords — Lapor Bantul, User Experience, User Interface, UEQ, Cooperative Evaluation
Tinjauan Literatur Sistematik tentang Deteksi Covid-19 menggunakan Convolutional Neural Networks Buyut Khoirul Umri; Ema Utami; Mei P Kurniawan
Creative Information Technology Journal Vol 8, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/citec.2021v8i1.261

Abstract

Covid-19 menyerang sel-sel epitel yang melapisi saluran pernapasan sehingga dalam kasus ini dapat memanfaatkan gambar x-ray dada untuk menganalisis kesehatan paru-paru pada pasien. Menggunakan x-ray dalam bidang medis merupakan metode yang lebih cepat, lebih mudah dan tidak berbahaya yang dapat dimanfaatkan pada banyak hal. Salah satu metode yang paling sering digunakan dalam klasifikasi gambar adalah convolutional neural networks (CNN). CNN merupahan jenis neural network yang sering digunakan dalam data gambar dan sering digunakan dalam mendeteksi dan mengenali object pada sebuah gambar. Model arsitektur pada metode CNN juga dapat dikembangkan dengan transfer learning yang merupakan proses menggunakan kembali model pre-trained yang dilatih pada dataset besar, biasanya pada tugas klasifikasi gambar berskala besar. Tinjauan literature review ini digunakan untuk menganalisis penggunaan transfer learning pada CNN sebagai metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi covid-19 pada gambar x-ray dada. Hasil sistematis review menunjukkan bahwa algoritma CNN dapat digunakan dengan akruasi yang baik dalam mendeteksi covid-19 pada gambar x-ray dada dan dengan pengembangan model transfer learning mampu mendapatkan performa yang maksimal dengan dataset yang besar maupun kecil.Kata Kunci—CNN, transfer learning, deteksi, covid-19Covid-19 attacks the epithelial cells lining the respiratory tract so that in this case it can utilize chest x-ray images to analyze the health of the lungs in patients. Using x-rays in the medical field is a faster, easier and harmless method that can be utilized in many ways. One of the most frequently used methods in image classification is convolutional neural networks (CNN). CNN is a type of neural network that is often used in image data and is often used in detecting and recognizing objects in an image. The architectural model in the CNN method can also be developed with transfer learning which is the process of reusing pre-trained models that are trained on large datasets, usually on the task of classifying large-scale images. This literature review review is used to analyze the use of transfer learning on CNN as a method that can be used to detect covid-19 on chest x-ray images. The systematic review results show that the CNN algorithm can be used with good accuracy in detecting covid-19 on chest x-ray images and by developing transfer learning models able to get maximum performance with large and small datasets.Keywords—CNN, transfer learning, detection, covid-19