Fransisca Despa Listiani
Universitas Sanata Dharma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL ENVIRONMENTAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF MAHASISWA PBSI Fransisca Despa Listiani; Pranowo Pranowo; R Kunjana Rahardi; Yuliana Setyaningsih
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347 KB) | DOI: 10.23917/kls.v6i1.13751

Abstract

Abstrak This article aims to describe the steps of implementing environmental learning models in learning creative writing fable material and describing its effectiveness. This research is a type of research mix research using a mixture of quantitative and qualitative methods. Data collection techniques using observation methods, questionnaires, and tests. Through research can be known measures implementing environmental learning model in learning creative writing fable material include: (1) environmental exploration, (2) reporting on the results of environmental exploration, (3) determining themes, figures, background, moral messages, and other elements of builders, (4) making the framework according to structure, (5) developing the skeleton into the text fable, (6) editing fable text, and (7) publication of fable. Fable text analysis and test results show that the fable text written by a student group using environmental learning models has good quality in terms of content, organization, vocabulary, linguistic, and writing. The average group of students who use environmental learning models in writing fable 85.58, while the group of students using conventional models is 76.52. It provides ample evidence that an effective environmental learning model is used in learning to write fable rather than conventional models that are commonly performed.
PENERAPAN QUESTION TO FIRE UP OUR CRITICAL THINKING SKILL DALAM SOAL PENILAIAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Fransisca Despa Listiani
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2021): JURNAL LITERASI APRIL 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.955 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v5i1.4656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan indikator berpikir kritis dan butir-butir question to fire up our critical thinking skill dalam soal penilaian akhir semester mata kuliah wajib umum Bahasa Indonesia di STIE Gentiaras Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dekstiptif. Sumber data substansial dalam penelitian ini adalah butir-butir soal ujian akhir semester mata kuliah wajib umum Bahasa Indonesia di STIE Gentiaras Lampung.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis dokumen. Penelitian ini memperoleh beberapa kesimpulan sebagai hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa soal yang dikembangkan oleh dosen pengampu mengakomodasi empat dari enam  indikator kemampuan berpikir kritis yaitu inference, evaluation, explanation, dan analysis. Kedua, rumusan question to fire up our critical thinking skill belum digunakan oleh dosen dalam upaya menyusun soal penilaian yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis. Dengan begitu, kedua hasil temuan tersebut dapat menjadi bahan perbaikan untuk menyusun soal penilaian yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis di masa yang akan datang.Kata Kunci: indikator berpikir kritis, question to fire up our critical thinking skill, soal penilaian