Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Sensor Piezoelektrik Sebagai Penghasil Sumber Energi Dengan Tekanan Anak Tangga Dedi Ary Prasetyo; Relingga Frendy Pradistia
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 22, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v22i1.15140

Abstract

Abstraksi — Artikel ini memaparkan penelitian pemanfaatan sumber energi tekanan dari anak tangga untuk menghasilkan energi listrik alternatif. Sensor piezoelektrik merupakan komponen utama dalam penelitian ini. Susunan sensor piezoelektrik yang digunakan dari penelitian ini, ditentukan dari beberapa kombinasi parallel-seri, untuk mendapatkan besar tegangan dan arus yang dihasilkan. Selain sensor piezoelektrik komponen lain yang digunakan pada penelitian ini adalah dioda bridge , kapasitor dan led sebagai outputan. Hasil dari uji coba menunjukan sistem pembangkit listrik yang dibuat telah bekerja dengan baik namun tegangan dan arus yang di hasilkan sangatlah kecil. Menaiki dan menuruni anak tangga menghasilkan tegangan dan arus yang berbeda-beda. Perolehan energi listrik dc terbaik dari 3 rangkaian saat menaiki anak tangga adalah sebesar 5,47V dengan arus 00.11 mA dari rangkaian 10 parallel dan perolehan energi listrik dc terbaik dari 3 rangkaian saat menuruni anak adalah sebesar 5,80V dengan arus 0.13 mA dari rangkaian 5 parallel 4 seri.
E-Pallet: Transformasi Digital Peningkatan Budidaya Lele Berbasis IoT dan Panel Suya Bagi Ketahanan Pangan Dedi Ary Prasetyo; Farid Adi Prasetya; Amin Sulistyanto; Suranto; Agus Marimin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18490

Abstract

Kelompok Tani Lele Agro Farm didesa Karanganyar RT 13 Plupuh Sragen, memiliki potensi bidang perikanan, khususnya budidaya lele. Terdapat 20 anggota petani lele memanfaatkan pekarangan seluas 1000 meter, saat ini terdapat budidaya lele dan gurami. Kelompok tani lele bertujuan; (a) memenuhi kebutuhan protein hewani dengan pemanfaatan lahan warga. (b) usaha budidaya lele saat ini secara konvensional, beralih ke transformasi teknologi tepat guna melalui IoT (internet o things) dengan hemat ramah lingkungan panel surya. Permasalahan: (1) Aspek produksi meliputi: (a) jumlah budidaya masih sedikit, dibutuhkan jumlah budidaya lele yang lebih meningkat; (b) pemanfaatan lahan bagi peningkatan kapasitas produksi, (c) budidaya lele konvensional menuju transformasi IoT, panel surya. (2) Aspek manajemen dan pemasaran, meliputi: (a) manajemen tata kelola usaha, (b) penguatan semangat usaha bersama, (c) strategi pemasaran hasil panen. Pendekatan kegiatan dengan metode partisipatif interaktif, alih dan transfer teknologi, pengetahuan, ketrampilan, difusi Ipteks dan entrepreneurship capacity building di bingkai dalam e-pallet peningkatan produksi, kuantitas dan kualitas hasil panen bagi ketahanan pangan. Tahapan kegiatan, melalui: persiapan, pelaksanaan, monev, laporan hasil dan laporan luaran. Hasil pengabdian: (a) terwujud peningkatan kapasitas produksi, peningkatan pendapatan, dan kualitas produksi, (b) penguatan mental wirausaha, motivasi manajemen usaha, tata kelola, dan pemasaran. Keywords: e-pallet, peningkatan, kuantitas, kualitas, ketahanan, pangan