Wan Annisa Permatasari
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PROSES DAN ESENSIALITAS PADA TRADISI MANDI BAKUMBO DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU DI KECAMATAN LIMA PULUH KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU Wan Annisa Permatasari; Agustina Agustina
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 1 (2020): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v9i1.18132

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi dan esensi acara Mandi Bakumbo dalam pernikahan adat Melayu di Pekanbaru Provinsi Riau. Pendekatan yang digunakan untuk mengurai hasil penelitian adalah pendekatan seni, budaya dan esensi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskritif. Pengumpulan data dilakukan dengan Observasi (dokumentasi) dan Wawancara (Interview). Teknik analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yaitu Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mandi bakumbo menjadi salah satu fokus kebudayaan yang keberadaannya diakui secara adat istiadat dan sebagai warisan budaya oleh masyarakat Kota Pekanbaru, selain itu tradisi ini memiliki makna dan nilai yang penting bagi masyarakat Kota Pekanbaru.  Kata Kunci: esensi, mandi bakumbo, tradisi Melayu.AbstractThis study aims to describe the procession and essence of the Mandi Bakumbo event in a Malay traditional wedding in Pekanbaru, Riau Province. The approach used to parse the results of research is the approach of art, culture and essence. The research method used is descriptive qualitative. Data collection is done by Observation (documentation) and Interview (Interview). Data analysis techniques using the Miles and Huberman data analysis models, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study showed that the tradition of mandi bakumbo became one of the focuses of culture whose existence was recognized in customs and as a cultural heritage by the people of Pekanbaru City, in addition this tradition had significance and value for the people of Pekanbaru City. Keywords: essence, mandi bakumbo, Malay tradition.