Niken Thalia Ayupradani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BENTUK TUTURAN DIREKTIF DALAM AKUN TWITTER @FIERSABESARI Niken Thalia Ayupradani; Dini Restiyanti Pratiwi
Basastra Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v10i2.26861

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni menemukan bentuk tuturan direktif serta jenisnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Menggunakan sumber data dari kalimat dalam cuitan dalam akun twitter @FiersaBesari selama bulan Januari 2021. Cuitan yang digunakan sebagai data adalah cuitan yang mengandung tururan direktif. Teknik pengumpulan data menggunakan cara dokumentasi, simak, dan catat. Tuturan direktif yang ditemukan dalam akun twitter @FiersaBesari sebanyak 35 cuitan sekaligus digunakan sebagai data. Selanjutnya, hasil dalam penelitian ini dari 35 data, bentuk tuturan direktif dapat dikelompokkan dalam 4 jenis tutuan direktif yakni; 15 tindak tutur jenis mengingatkan, 10 jenis tuturan direktif menasehati, 6 jenis tuturan direktif mengajak, dan terakhir 4 jenis tuturan direktif menegur.
PELANGGARAN BIDAL KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR TWITTER @FIERSABESARI Niken Thalia Ayupradani; Endah Riski Kartini; Syahwa Minastiti; Dini Restiyanti Pratiwi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/9epdsb41

Abstract

Kesantunan berbahasa sejatinya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kini, di tambah dengan kemajuan teknologi memudahkan orang untuk menjalin komunikasi. Hubungan komunikasi dapat berjalan dengan baik apabila mengedepankan prinsip kesantunan. Prinsip kesantunan dapat selalu dijunjung baik bertutur dalam media sosial maupun secara tatap muka. Apabila tidak patuh dengan prinsip kesantunanan, maka tuturan tersebut tidak santun. Tujuan dari penelitian ini yakni memaparkan bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan dalam twitter @FiersaBesari khususnya dalam kolom reply. Adapun cuitan khusus yang dipilih yakni mengenai tuturan yang mengkritik dan menyindir pemerintah Indonesia. Pelanggaran kesantunan tersebut diukur dengan prinsip kesatunan berupa bidal. Metode penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL dan teknik lanjutan perluas. Hasil dari penelitian ini memaparkan beragam bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan. Adapun bidal-bidal yang dilanggar yakni, bidal penghargaan, bidal pemufakatan, dan bidal kesimpatian. Dari keenam bidal yang digunakan untuk mengukur kesantunan, terdapat tiga bidal yang ditemukan pelanggaran.