Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ENHANCING STUDENT'S WRITING ABILITY THROUGH CONTEXTUALIZATION PRACTICES Margana Margana; Humaera Silvia Maristy
LITERA Vol 19, No 2: LITERA JULI 2020
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v19i2.33348

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Minggir, Sleman, Yogyakarta melalui penggunaan kontekstualisasi pemebelajaran menulis. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini melibatkan 32 orang peserta didik sebagai subjek penelitian dan seorang guru bahasa Inggris sebagai kolaborator peneliti.  Jenis penelitian ini dikategorikan ke dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan menerapkan tiga siklus selama pelaksanaan pengambilan data penelitian. Terdapat tiga jenis teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan, yakni teknik observasi kelas, wawancara, dan penyebaran kuesioner yang selanjutnya diikuti dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan data kualitatif yang diperoleh dari pengumpulan data di lapangan. Analisis deskriptif kuantitatif  juga digunakan untuk menyajikan kemampuan menulis peserta didik yang diperoleh melalui tes menulis teks-teks bahasa Inggris. Berdasarkan hasil analisis, disampikan empat temuan utama. Pertama, penggunaan  teknik kontekstualisasi pembelajaran menulis mengubah tingkah laku peserta didik dalam hal motivasi belajar menulis teks-teks bahasa Inggris dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran menulis yang sebekumnya peserta terlihat pasif menjadi aktif. Kedua, sebagian besar peserta didik merasa mudah dalam mengekspresikan gagasan dengan mengacu pada kontekstualisasi tugas-tugas menulis teks-teks bahasa Inggris yang disampaikan. Ketiga, miskonsepsi dan kesalahan gramatikal dapat diminimasi dalam proses mengkonstruksi teks-teks bahasa Inggris. Keempat, dengan mengacu pada data kuantitatif, skor rerata dari isi, pengorganisasian paragraf, pemilihan kosakata, penggunaan bahasa, dan aspek penulisan mengalami peningkatan yang cukup tajam. Kata kunci: kontekstualisasi, pengetahuan skematik, kemampuan menulis AbstractThis study is aimed at improving students’ writing ability of junior high school at Minggir, Sleman, Yogyakarta Minggir, Sleman, Yogyakarta through contextualization practices. To gain the objective, this study voluntarily involved 32 students of junior high school at Minggir, Sleman, Yogyakarta as the subjects of this study and one English language teacher serving as the collaborator. This study applied a classroom action research design with the utilization of three cycles during the data collection practices. Techniques of observation, interview, and questionnaire distribution were employed to gather data followed by data condensation, data display, and conclusion making which were meant to qualitatively analyze the gathered data. Quantitative descriptive analysis was also employed to analyze students’ writing ability with the employment of writing test. The findings document four issues. First, there was a change of behavior on the part of students in the area of motivation to learn and involvement in writing practices. Second, the majority of students found easier to express their ideas in reference to the contextualization practices applied by English language teachers. Third, mis-conception and grammatical mistakes could be minimized in the process of constructing English texts. Fourth, with regard to quantitative data, the average scores of the content, paragraph organization, vocabulary, language use, and mechanics increased sharply. Key words : contextualization, schematic knowledge, writing ability
Workshop Penulisan e-mail Berbahasa Inggris bagi Divisi Pemasaran PT. Bio Industri Omnipresen Silvia Maristy, Humaera; Fitriana, Rahma; Permatasari, Indah
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i1.3294

Abstract

This community service activity aims to improve English email writing skills for the Marketing Division of PT. Bio Industri Omnipresen through a 4-week workshop using a blended learning method, which combines face-to-face and online learning via Zoom. The main problem faced by the partner is the lack of ability in international marketing communication, particularly in writing effective and professional e-mails in English. This activity begins with identifying training needs, followed by implementing a workshop, and concludes with an evaluation. The evaluation was conducted through participant satisfaction surveys and assessments of the participants' improvement in e-mail writing skills. The results show a significant improvement in writing formal and informal e-mails, understanding professional e-mail formats, and increased confidence in using English for business communication. Although the workshop was conducted smoothly, there were several challenges faced, such as the varying levels of English proficiency among participants, limited training time, and technical difficulties due to different work locations. For the sustainability of the program, it is recommended to have a follow-up program in the form of advanced training sessions, the extension of the workshop duration, and the improvement of training methods so that the benefits obtained by the participants are more optimal.
PENGEMBANGAN KAWASAN PERCONTOHAN EKNOMI INKLUSIF BERBASIS SEKTOR PARIWISATA TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN SUMATERA UTARA Yuwana Nawing, Aditya; Silvia Maristy, Humaera
JURNAL NUSANTARA Vol 2 No 2 (2019): EDISI 2 VOL 2 NOMOR 2 AGUSTUS 2019
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v2i2.8

Abstract

Pembangunan kawasan ekonomi inklusif berbasiskan pariwisata di Wilayah Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utaradiharapkan dapat mengurangi ketidaksetaraan pendapatan dan pengentasan kemiskinan melalui pariwisata, sehingga dapat memberikankontribusi bagi masyarakat secara luas dengan mendorong pusat pertumbuhan pariwisata, unit-unit usaha pariwisata, UMKM, danpenyerapan tenaga kerja di destinasi pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari langkah persiapan,pengumpulan data, analisis dan keluaran. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melaluistudi literatur/review, wawancara, dan survey lapangan yang dilaksanakan dengan cara penyebaran kuesioner bagi wisatawan danpelaku usaha pariwisata yang menjadi objek studi baik dari lingkungan ekstenal maupun lingkungan internal yang terkait langsungatau tidak langsung dengan upaya pengembangan sektor pariwisata, yang dapat diadaptasikan dalam pengembangan kegiatan “ekonomiinklusif berbasis sektor pariwisata” yang sesuai dengan karakteristik kawasan. Hasil dari penelitian ini yaitu perencanaan programterpadu yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan pelaku wisata, pengembangan asosiasi usahapariwisata, standarisasi dan sertifikasi usaha dan pelaku usaha pariwisata yang meliputi standarisasi usaha akomodasi, restoran/rumahmakan, kerajinan, dan sertifikasi pemandu wisata, untuk meningkatkan kinerja pelaku usaha wisata, sehingga dapat terciptanya rasapercaya diri serta kemampuan yang memadai untuk dapat melayani wisatawan dan berkompetisi dengan pelaku usaha wisata lainnya.
UPAYA TELEPHONE OPERATOR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI JAMBULUWUK MALIOBORO HOTEL YOGYAKARTA Silvia Maristy, Humaera; Yasmin Syifanisena, An-Nisa
JURNAL NUSANTARA Vol 3 No 1 (2020): EDISI 5 FEB 2020
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v3i1.14

Abstract

Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel merupakan hotel bintang empat dibawah manajemen PT ARCS House yang menyajikan fasilitas dan service hotel tingkat bintang lima. Telephone Operator menjadi salah satu section pemberi informasi, menerima reservasi dan menyampaikan informasi merupakan kunci utama sebagai penunjang bisnis. Seorang telephone operator harus menjunjung tinggi citra perusahaan dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan image hotel. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai situasi dan kejadian yang telah diamati. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kajian pustaka. Dari hasil dan analisis penelitian, tugas dan Tanggung jawab Telephone Operator secara umum di Hotel Jambuluwuk Malioboro Yogyakarta adalah menerima telepon masuk, menangani sambungan lokal, interlokal, maupun internasional, menyambungkan panggilan telepon, menyampaikan pesan, memberikan informasi kepada tamu, serta mengirim lost & found. Disamping itu telephone operator juga mempunyai tanggung jawab yang berkaitan dengan keterampilan, etika, standard grooming, dan SOP yang perlu diperhatikan, dikuasai, dan dijalankan.
PERANAN COOK HELPER DALAM MENUNJANG OPERASIONAL KITCHEN DI JAMBULUWUK MALIOBORO HOTEL YOGYAKARTA Silvia Maristy, Humaera; Irwandi, Steven
JURNAL NUSANTARA Vol 4 No 2 (2021): EDISI 6 VOL 4 NOMOR 2 AGUSTUS 2021
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v4i2.37

Abstract

Hotel merupakan suatu perusahaan yang menyediakan pelayanan makanan, minuman, dan fasilitas kamar untuk para tamu yang menginap dengan harapan dapat menumbuhkan kepercayaan tamu hotel terhadap kualitas (produk hotel) yang diolah oleh karyawan dapur. Jika Standar Operasional Prosedur karyawan dapur dan prosedur mempersipakan bahan baku makanan dapat diterapkan, maka karyawan dapur dapat tetap menjaga kualitas produk penyajian makanan dan dapat mempersiapkan bahan baku makanan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Standar Operasional Prosedur karyawan dapur dan mempersiapkan bahan baku makanan untuk siap diolah di Jambuluwuk Malioboro Hotel Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tentang standar operasional prosedur karyawan dapur dan mempersiapkan bahan baku makanan yang siap diolah serta cara penyimpanan bahan baku makanan di Jambuluwuk Malioboro Hotel Yogyakarta. Di dalam penelitian ini menggunakan metode analisa Deskripsi Kualitatif. Data di peroleh melalui observasi yang dilakukan secara langsung di Jambuluwuk Malioboro Hotel Yogyakarta. Hasil penelitian ini adalah standar operasional prosedur karyawan dapur yang menjadi tugas utama untuk para karyawan dapur telah dilakukan dengan baik sesuai dengan Standard Operational Procedure. Untuk proses mempersiapkan bahan baku makanan harus menyesuaikan dengan jumlah tamu agar bahan baku makanan tidak dibuang sia-sia. Untuk penyimpanan bahan baku makanan setiap jenis bahan baku makanan harus diletakkan di suhu yang sudah ditetapkan dan pembersihan secara rutin di ruang penyimpanan. Dengan demikian Standar Operasional Prosedur, mempersiapkan bahan baku makanan, dan penyimpanan bahan baku makanan di Jambuluwuk Malioboro Hotel Yogyakarta sudah cukup baik.
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA ROOM BOY UNTUK MENDUKUNG OPERASIONAL HOUSEKEEPING DEPARTEMENT DI HOTEL NEW SAPHIR YOGYAKARTA Silvia Maristy, Humaera; Rizky Trisna Murni, Cipta
JURNAL NUSANTARA Vol 4 No 1 (2021): EDISI 7 FEB 2021
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v4i1.48

Abstract

Housekeeping Department adalah bagian dari departement hotel yang bertanggung jawab atas kebersihan, kerapihan, dan kenyamanan kamar (guest room), public area, restauran, bar, dan outlet lainnya. Housekeeping Department harus ditangani oleh tenaga - tenaga trampil dan professional. Adapun salah satu hotel di Yogyakarta yang memiliki pelayanan yang terbaik khususnya dI Housekeeping Department guna untuk meningkatkan kepuasan tamu yaitu Hotel New Saphir Yogyakarta yang merupakan salah satu hotel berstandar bintang 4 di Yogyakarta. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pembagian tugas Room Boy dalam operasional kerja pelayanan Housekeeping Department di Hotel New Saphir Yogyakarta,mengetahui hubungan room boy di Housekeeping Department dengan departement lain dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, megetahui kendala – kendala yang dialami Room Boy dalam melakukan kegiatan operasional beserta pemecahan masalahnya. Dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data yaitu observasi,wawancara,dokumentasi, dan kajian pustaka sedangakan metode analisa data adalah deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa Operasional Housekeeping Department di Hotel New Saphir Yogyakarta merupakan salah satu penyumbang pemasukan terbesar bagi hotel karena di Hotel New Saphir Yogyakarta dikelola secara profesional dan sudah memiliki prosedur kerja yang baik namun prosedur yang ada perlu diaplikasikan dengan lebih baik lagi demi meningkatkan kepuasan tamu. Dalam kegiatan pelayanan sehari – harinya Housekeeping Department Hotel New Saphir Yogyakarta juga memiliki berbagai masalah, namun masalah - masalah tersebut dapat diatasi dengan baik dengan cara memberikan pelatihan - pelatihan kepada seluruh Room Boy yang ada khususnya di Housekeeping Department sehingga sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan oleh hotel.
Extramural English as a new reality in ELT: A PRISMA systematic review Maristy, Humaera Silvia
LingTera Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Applied Linguistics, FBSB, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lt.v10i1.59882

Abstract

The purpose of this study is to review the trends and key conclusions of research on Extramural English activities in English language teaching (ELT) approaches. Several databases, including Scopus, Taylor & Francis, and Google Scholar, were examined and 8 articles in all were examined for this purpose. The research methodology employed was a PRISMA systematic review. A content analysis technique was used to assess the articles. The study's findings showed that extramural English in ELT became more popular among researchers in Sweden after 2012. This research sought to look at the trends and conclusions made by the publications. Secondary school students served as the primary participants in the articles that were chosen. It suggests that more research on additional potential participants from different levels is necessary. This study recommends using a qualitative research design in future studies to learn more about students' extramural English activities, which may shed new light due to a different methodological approach. It was discovered that there aren't many studies that focus on the new reality of digital Extramural English practice. Because there is still much room for research in this area, future researchers are encouraged to talk more about Extramural English in relation to technology.