Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Risk Management Evaluation in Hospital Management Information Systems Using Framework COBIT 2019 - Case Study: Ernaldi Bahar South Sumatera Hospital Hilditia Cici Triska Amirta; Muhammad Ihsan Jambak; Pacu Putra Suarli; Yadi Utama; Ari Wedhasmara; Putri Eka Sevtiyuni
Sriwijaya Journal of Informatics and Applications Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/sjia.v4i1.52

Abstract

Hospital Management Information System (SIMRS) is a system to assist service performance, reporting and data retrieval at hospitals that have been required by the government to be implemented in all hospitals in Indonesia. The existence of SIMRS is certainly an inseparable part of the service process and hospital data management, but it can also cause various IT risks to arise. Therefore, a good risk management is needed to minimize any possible IT risks that have not or have occurred. The performance of an IT risk management can be indicated from its capability levels. This study aims to determine how high the capability levels and the gap value from each process of the IT risk management at Ernaldi Bahar Hospital. The framework used as a reference in the assessment of the risk management process is COBIT 2019 which has 3 stages, namely the mapping process, capability level assessment, and conclusions. This study resulted in the value of capabilities in each process in IT risk management, the gap value, and recommendations for improvement that can be applied to SIMRS Ernaldi Bahar. The results of the measurement of the IT risk management capability of SIMRS Ernaldi Bahar in the EDM03 and DSS03 processes are at level 3, while the APO12 and DSS05 processes are at level 1. The gap values for the EDM03 and DSS03 processes is 1 level, while the gap values for the APO12 and DSS05 processes are 3 levels. Process improvement recommendations refer to COBIT 2019 best practices.
Analisis Bisnis Proses Pengecekan Objek Pajak Menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) Muhamad Edric Rasyid; Pacu Putra; Nabila Rizky Oktadini; Allsela Meiriza; Putri Eka Sevtiyuni; Endang Lestari Ruskan
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 8 No 1 (2023): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Agustus 2023) - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v8i1.2261

Abstract

Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang paling penting agar dapat membiayai suatu kegiatan kebijakan negara dan juga pembangunan. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pendapatan sektor pajak setiap tahunnya. Peningkatan penerimaan pajak diharapkan mampu membayar pengeluaran pemerintah agar dapat mencapai kesejahteraan rakyat. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis terhadap bisnis proses pada pengecekan objek pajak yang ada di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Palembang. Itu dikarenakan bisnis proses yang ada di Badan Pendaptan Daerah Kota (BAPENDA) Palembang memiliki beberapa kendala. Maka dari itu diperlukannya analisis terhadap Badan Pendapatan Kota Palembang (BAPENDA). Penelitian ini juga menggunakan sebuah metode yang dapat menganalisis serta meningkatkan bisnis proses yaitu metode Business Process Improvement (BPI), menggunakan bantuan dari aplikasi Bizagi Modeler agar dapat melakukan analisis simulasi bisnis proses, dan juga menggunakan Streamlining Tools dalam melakukan perbaikan terhadap bisnis proses yang lama sehingga menjadi bisnis proses yang lebih efektif dan efisien. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi terlebih dahulu, kemudian dilakukannya brainstorming atau bisa disebut dengan melakukan diskusi dengan beberapa pegawai dan memberikan ide-ide agar bisnis proses ini nantinya dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bisnis proses pengecekan objek pajak memiliki beberapa kendala yang ada, baik dari segi staff yang ada, segi waktu proses, dan juga segi task yang ada pada bisnis proses tersebut. Maka dari itu diperlukannya perbaikan terhadap bisnis proses yang sesuai dengan rekomendasi yang telah diajukan.
Penerapan Metode Design Thinking Dalam Rancangan Design Interface Aplikasi Himbauan Tirta Musi Palembang Muhammad Aidil Fitri Syah; Pacu Putra; Nabila Rizky Oktadini; Allsela Meiriza; Putri Eka Sevtiyuni
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 8 No 1 (2023): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Agustus 2023) - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v8i1.2398

Abstract

PDAM Tirta Musi Palembang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang layanan penyediaan kebutuhan air. Saat ini PDAM Tirta Musi Palembang telah menggunakan teknologi informasi dalam operasional yaitu aplikasi himbauan yang membantu pegawai pada seksi penagihan dan tunggakan dalam mengolah informasi dan data pelanggan, namun teknologi informasi aplikasi himbauan memiliki tampilan yang cukup rumit sehingga menyulitkan pengguna. Dalam memenuhi kebutuhan pegawai tersebut, menyebabkan perancangan yang mengarah ke desain tampilan interface sehingga dapat meningkatkan fungsionalitas kinerja pegawai dengan menggunakan metode Design Thinking. Rancangan desain interface dirancang dengan protoype untuk membantu pegawai seksi penagihan dan tunggakan dalam menggunakan aplikasi tersebut dengan fitur yang mudah dipahami yang dapat meminimalisir kesalahan dalam mengoperasikan aplikasi himbauan tersebut Hasil penelitian ini berupa desain tampilan antarmuka dan dilakukan pengujian melalui blackbox testing. Berdasarkan pengujian melalui blakbox testing didapatkan bahwa aplikasi himbauan PDAM Tirta Musi Palembang telah berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya.
Website-Based Sports Training Management Information System at Sport 5 Indonesia Learning Center Putri Eka Sevtiyuni; Muklis Febriadi; Pacu Putra; Nabila Rizky Oktadini; Allsela Meriza
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 6 No. 2 (2023): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v6i2.12771

Abstract

The development of technology and information at this time, makes humans very easy to get information. The ease of information that can be accessed through the internet network, encourages various institutions to be able to compete in presenting complete, interesting and reliable information. The website is one of the information media used by institutions or organizations to provide information and services. Website-Based Sports Training Management Information System at Sport 5 Indonesia Training Center is a system that is planned to be used to manage and organize sports training at Sport 5 Indonesia Training Center efficiently and effectively using website technology. In this study, the data source used was by using primary and secondary data. This primary data is used to answer researchers' questions and make decisions. While secondary data is used to complete the information needed in this study. The system approach method used is an object-oriented system approach, the object-oriented system approach method is a software development strategy that groups software as a collection of objects containing operations and data. The system development method that researchers use is to use the prototype method, The general purpose for software is not to identify detailed input, processing, or output needs. The website in the Sports Training Management Information System has been designed to help improve the efficiency, effectiveness, and attractiveness of sports training / seminars and strengthen the reputation of sports training institutions in this case Sprot 5 Indonesia Training Center
DESIGNING INTERFACE OF MARKETPLACE BUILD ID MERCHANT ARCHITECT USING TASK-CENTERED SYSTEM DESIGN Nabila Riska Ayu; Pacu Putra; Nabila Rizky Oktadini; Putri Eka Sevtiyuni; Allsela Meiriza
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 9, No 4 (2023): September 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i4.2658

Abstract

Abstract: The advancement of information technology is progressively exerting significant impact across diverse aspects of life, including business. PT Semen Baturaja Tbk is developing a marketplace platform called Build Id to meet community's needs for high-quality construction materials and services, also aims to enhance company's product sales and brand recognition. A system with quality provides ease of use in order to achieve customer satisfaction. Build Id merchant for architects website requires user-friendly design recommendations to increase the user experience when it gets distributed to the market. To achieve this goal, Task-Centered System Design (TCSD) method is being used to focused the design process. TCSD is a method in Human Computer Interaction (HCI) used to identify task and user requirements. The method consists of 4 stages, namely, identification, user-centered requirements analysis, design through scenarios, and walkthrough evaluation. In this study, identification was carried out by conducting system observations and interviews with Build Id team at Digital Marketing Unit of PT Semen Baturaja Tbk and architect as the prospective system users. The interface design results were evaluated using System Usability Scale (SUS) and received final score of 69.615, indicating that the interface design made using TCSD method is feasible for users to use. Keywords: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design Abstrak: Perkembangan teknologi informasi kian berpengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dunia bisnis. PT Semen Baturaja Tbk mengembangkan suatu sistem dalam bentuk marketplace dengan nama Build Id, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan jasa konstruksi yang berkualitas bagi masyarakat, serta memperluas penjualan produk dan branding merk dari PT Semen Baturaja Tbk ini sendiri. Sistem yang berkualitas memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaannya demi mewujudkan kepuasan pelanggan. Build Id merchant untuk arsitek memerlukan rekomendasi desain atau prototype user interface yang user friendly demi meningkatkan pengalaman pengguna ketika didistribusikan ke pasaran nantinya. Metode Task-Centered System Design (TCSD) digunakan untuk membantu proses perancangan lebih terarah. TCSD adalah metode dalam Human Computer Interaction (HCI) yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan task dan pengguna. Metode TCSD terdiri dari 4 tahap yaitu, identification, user-centered requirements analysis, design through scenario, dan walkthrough evaluation. Identifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara bersama tim Build Id dan calon pengguna sistem yaitu arsitek. Hasil dari rancangan interface kemudian dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan hasil skor akhir 69,615, menunjukkan rancangan interface yang dibuat dengan metode TCSD ini layak untuk digunakan pengguna. Kata kunci: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design