Puspita Nurul Sabrina
Universitas Jenderal Achmad Yani

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Informatics and Digital Expert (INDEX)

Pembangunan Sistem Manajemen Aset Dengan Menggunakan Enterprise Architecture Planning (EAP) Di SMK Negeri 5 Bandung Helmi Fachrureza; Wina Witanti; Puspita Nurul Sabrina
Informatics and Digital Expert (INDEX) Vol. 3 No. 1 (2021): INDEX, MEI 2021
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/index.v3i1.686

Abstract

SMK Negeri 5 Bandung merupakan salah satu sekolah yang terdapat di kota bandung dan sekolah ini menjadikan sekolah yang cukup favorit yang terdapat di kota Bandung karena memiliki pencapaian prestasi yang telah di didaptkanya, tentunya sekolah mempunyai aset yang banyak dan di lindungi, namun di dalam melakukan pengelolaan aset masih melakukan pencatatan dengan menggunakan Microsoft excel menjadikan pekerjaan tidak effsien dan efektif dapat berdampak terjadinya keterlambatan waktu pencatatan aset dari mulai perencanaam, pengajuan, barang masuk, pemeliharaan, penghapusan dan pengaduan. Dengan adanya sistem manajemen aset, pihak sekolah dapat mempermudah pihak sekolah dalam mengelola aset adanya sistem informasi manajemen aset sekolah ini nantinya dapat meningkatkan produktifitas pegawai sehingga data yang terjadi lebih cepat serta effisien. Proses untuk memodelkan arsitektur sistem informasi yang ada bertujuan untuk memudahkan yang dimana didalam arsitektur informasi tersebut terdapat sumber daya dari organisasi yang mampu menjamin sistem informasi dan teknologi informasi bisa berjalan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Salah satu metode yang digunakan untuk memodelkan arsitektur sistem informasi manajemen aset di SMK Negeri 5 Bandung adalah menggunakan metode Enterprise Architecture Planning (EAP) merupakan metode yang digunakan untuk melakukan perencanaan kualitas dari data dengan cara melihat bagaimana kebutuhan serta teknologi yang sedang berjalan di SMK Negeri 5 Bandung dan Enterprise Architecture Planning (EAP) juga dapat mendefinisikan mengenai data, aplikasi dan teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis
Kriptografi Untuk Enkripsi Ganda Pada Gambar Menggunakan Algoritma AES (Advanced Encryption Standard) Dan RC5 (Rivest Code 5) Galih Yuga Pangestu Engko M; Asep Id Hadiana; Puspita Nurul Sabrina
Informatics and Digital Expert (INDEX) Vol. 4 No. 1 (2022): INDEX, Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/index.v4i1.884

Abstract

Pada masa kini, informasi berupa gambar sangatlah penting, terutama pada bidang kemiliteran. Gambar yang diproses melalui channel komunikasi militer, harus dirahasiakan sehingga data gambar menjadi aman dan tidak dapat dilihat oleh penyusup.maka, penerapan enkripsi gambar perlu diterapkan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan gambar tersebut. saat ini telah banyak algoritma algoritma untuk mengenkripsi gambar. Salah satu algoritma yang cukup populer adalah AES (Advanced Encryption Standard). AES merupakan algoritma kriptografi berjenis cipher blok yang terkenal luas dalam pengenkripsian sebuah data karena algoritma ini lebih baik untuk mencegah serangan brute force dibanding algoritma pendahulunya yaitu DES (Data Encryption Standard). AES ini akan diterapkan pada sebuah program yang berfungsi untuk mengamankan gambar kemiliteran agar tidak terjadi pencurian gambar oleh pihak ketiga. Gambar harus dienkripsi dahulu menggunakan sebuah kunci simetris sebelum dikirim ke penerima agar aman, dan penerima harus memiliki kunci dari pengirim agar dapat melakukan dekripsi terhadap gambar yang telah dienkripsi tersebut. Namun, hanya dengan menggunakan AES saja belum cukup untuk memberikan keamanan ekstra pada data gambar tersebut. diperlukan algoritma tambahan untuk melakukan enkripsi terhadap gambar yang telah dienkripsi menggunakan AES, sehingga gambar hasil enkripsi AES tidak dapat diakses juga. Salah satu algoritma yang cocok untuk diterapkan karena memiliki kunci simetris juga dan proses enkripsinya cukup cepat. Salah satu algoritma tambahan yang cukup cepat untuk melakukan enkripsi adalah RC5 (Rivest Code 5), yang dikembangkan oleh ron rivest untuk mengenkripsi file dengan cepat dan dengan kunci simetris. Dari hasil kedua algoritma di atas maka akan terbentuk suatu enkripsi ganda yang memberikan keamanan lebih terhadap data gambar militer. Tujuan dari peneliti menggunakan algoritma AES dan RC5 adalah agar data gambar lebih sulit untuk dipenetrasi serta hasilnya juga data yang terenkripsi lebih aman namun tetap mudah untuk dilakukan dekripsi.