Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Chemistry in Education

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SYSTEMATIC APPROACH TO PROBLEM SOLVING BERBANTUAN HANDOUT KEY RELATION CHART Rahmawati, Diana Anisa; Kusuma, Ersanghono
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar melalui implementasi pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart. Desain penelitian adalah pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Cilacap. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dengan menggunakan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Hasil analisis data diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen 82,81 dan kelas kontrol 75,94 dengan ketuntasan klasikal kelas eksperimen 87,5% dan kelas kontrol 68,75%. Hasil uji peningkatan nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hasil belajar afektif diperoleh rata-rata nilai siswa kelas eksperimen 79,07 dan kelas kontrol 69,14. Hasil belajar psikomotorik diperoleh rata-rata nilai kelas eksperimen 87,01 dan kelas kontrol 85,16. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan.
PEMBELAJARAN BUFFER MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN Rahmawati,, Umi; Kusuma, Ersanghono; Cahyono, Edy
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan siswa, baik keaktifan dalam mengikuti pelajaran maupun keaktifan berfikir sangat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap pokok materi. Kenyataan di SMA N 3 Rembang, keaktifan siswa masih rendah. Hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan metode pembelajaran yang bervariasi, salah satunya Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XI melalui penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok Larutan Penyangga. Populasi dalam penelitian eksperimen ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Rembang. Penentuan sampel dengan sistem Cluster random sampling, dan diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan menggunakan metode inkuiri terbimbing dan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ketuntasan belajar klasikal kelompok eksperimen sebesar 88% dan kelompok kontrol sebesar 17%. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 75,42 dan kelas kontrol sebesar 54,58. Hasil pengamatan pada aspek keaktifan siswa kelas eksperimen sebesar 85,88% dan pada kelas kontrol sebesar 78,70%. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan metode inkuiri terbimbing mempunyai hasil belajar dan keaktifan yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.
The Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Edmodo Untuk Pembelajaran Kimia yang Efektif Fadloli, Muhammad; Kusuma, Ersanghono; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an edmodo-based blended learning model in learning redox material and nomenclature compound, know the properness the media and see the effectiveness of the media toward the result of the students? cognitive learning. The excellence of edmodo media is learning can be done anywhere and anytime. The research method used is research and development method with ADDIE development model, that is: 1. analysis (potential and problem analysis; 2. design (designing edmodo); 3. Development (developing edmodo media); 4. implementation (apply edmodo media to school); 5. evaluation (provide an assessment). The data were collected using expert validation sheet, teacher and student response questionnaire, and cognitive test question. The result of this research is obtained are one expert media and two expert materials in a row to reach the percentage of 86.36, 93.75, and 79.17% with very feasible criteria. The evaluation results of teachers, students of small and large scale test reached the percentage of feasibility of 77.50, 74.64 and 74.93% with attractive criteria. The students' cognitive learning outcomes after using edmodo as a learning medium reached the percentage of classical completeness 89.89%. The conclusion of this research is the learning model based on Edmodo-based blended learning is appropriate to be used as a medium of learning redox material and material nomenclature and it is also effective for students? cognitive learning outcomes.
The Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Edmodo Untuk Pembelajaran Kimia yang Efektif Fadloli, Muhammad; Kusuma, Ersanghono; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an edmodo-based blended learning model in learning redox material and nomenclature compound, know the properness the media and see the effectiveness of the media toward the result of the students’ cognitive learning. The excellence of edmodo media is learning can be done anywhere and anytime. The research method used is research and development method with ADDIE development model, that is: 1. analysis (potential and problem analysis; 2. design (designing edmodo); 3. Development (developing edmodo media); 4. implementation (apply edmodo media to school); 5. evaluation (provide an assessment). The data were collected using expert validation sheet, teacher and student response questionnaire, and cognitive test question. The result of this research is obtained are one expert media and two expert materials in a row to reach the percentage of 86.36, 93.75, and 79.17% with very feasible criteria. The evaluation results of teachers, students of small and large scale test reached the percentage of feasibility of 77.50, 74.64 and 74.93% with attractive criteria. The students' cognitive learning outcomes after using edmodo as a learning medium reached the percentage of classical completeness 89.89%. The conclusion of this research is the learning model based on Edmodo-based blended learning is appropriate to be used as a medium of learning redox material and material nomenclature and it is also effective for students’ cognitive learning outcomes.
PEMBELAJARAN BUFFER MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN Rahmawati,, Umi; Kusuma, Ersanghono; Cahyono, Edy
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan siswa, baik keaktifan dalam mengikuti pelajaran maupun keaktifan berfikir sangat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap pokok materi. Kenyataan di SMA N 3 Rembang, keaktifan siswa masih rendah. Hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan metode pembelajaran yang bervariasi, salah satunya Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XI melalui penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok Larutan Penyangga. Populasi dalam penelitian eksperimen ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Rembang. Penentuan sampel dengan sistem Cluster random sampling, dan diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan menggunakan metode inkuiri terbimbing dan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ketuntasan belajar klasikal kelompok eksperimen sebesar 88% dan kelompok kontrol sebesar 17%. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 75,42 dan kelas kontrol sebesar 54,58. Hasil pengamatan pada aspek keaktifan siswa kelas eksperimen sebesar 85,88% dan pada kelas kontrol sebesar 78,70%. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan metode inkuiri terbimbing mempunyai hasil belajar dan keaktifan yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SYSTEMATIC APPROACH TO PROBLEM SOLVING BERBANTUAN HANDOUT KEY RELATION CHART Rahmawati, Diana Anisa; Kusuma, Ersanghono
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar melalui implementasi pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart. Desain penelitian adalah pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Cilacap. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dengan menggunakan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Hasil analisis data diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen 82,81 dan kelas kontrol 75,94 dengan ketuntasan klasikal kelas eksperimen 87,5% dan kelas kontrol 68,75%. Hasil uji peningkatan nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hasil belajar afektif diperoleh rata-rata nilai siswa kelas eksperimen 79,07 dan kelas kontrol 69,14. Hasil belajar psikomotorik diperoleh rata-rata nilai kelas eksperimen 87,01 dan kelas kontrol 85,16. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran systematic approach to problem solving berbantuan handout key relation chart dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan.