Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI DESA BIWINAPADA KABUPATEN BUTON SELATAN Muhammad Yasir
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3154

Abstract

Penelitian ini betujuan 1) untuk mengetahui bagaimana peran PNPM Mandiri Perdesaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Biwinapada 2) untuk mengetahui bentuk-bentuk program PNPM Mandiri Perdesaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Biwinapada 3)untuk mengetahui manfaat program PNPM Mandiri Perdesaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Biwinapada. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan  menggunakan purposive sampling,dengan kriteria informan masyarakat yang berdomisili di Desa Biwinapada selama 10 tahun ke atas. informan sebanyak 12 orang Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Peran PNPM Mndiri Perdesaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dapat di lihat dari kesiapan sumber daya manusia, pelaksanaan program, dan partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung. 2) Bentuk-bentuk kegiatan PNPM Mandiri perdesaan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Desa Biwinapada antara lain: pembuatan jalan rabat beton, pengadaan lisrik desa, dan pembangunan gedung MTs.N 2 Buton Selatan.3) Manfaat program PNPM Mandiri Perdesaan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Desa Biwinapada yaitu dapat mempermudah akses pendidikan di Desa Biwinapada, membantu siswa dari ketertinggalan teknologi dan informasi, serta membenahi kekurangan sarana sekolah yang ada di desa tersebut. Seain itu, adanya program PNPM Mandiri Perdesaan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Biwinapada. Keywords: peran Program PNPM Mandiri, kualitas pendidikan.
Pengaruh Gaya Hidup Frugal Living dan Sikap Keuangan terhadap Financial Freedom melalui Kontrol Diri sebagai Variabel Moderasi Fakhirah Husain; Muhammad Yasir; Nur Fadilah; Fakhira Azzahra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3846

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup frugal living dan sikap keuangan terhadap financial freedom dengan kontrol diri sebagai variabel moderasi pada mahasiswa penerima KIP Kuliah Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 62 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui path analysis dengan bantuan SmartPLS 4 untuk menguji pengaruh langsung serta efek moderasi antarvariabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gaya hidup frugal living memiliki arah pengaruh positif terhadap financial freedom, tetapi tidak signifikan secara statistik. Sikap keuangan juga menunjukkan arah pengaruh positif, namun belum mencapai tingkat signifikansi yang ditetapkan. Kontrol diri memperkuat hubungan gaya hidup frugal living terhadap financial freedom, tetapi efek moderasinya tidak signifikan. Sementara itu, kontrol diri tidak mampu memperkuat hubungan sikap keuangan terhadap financial freedom dan menunjukkan arah koefisien negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku hidup hemat, sikap keuangan yang positif, dan kemampuan mengendalikan dorongan konsumtif belum cukup untuk menghasilkan kebebasan finansial apabila tidak didukung oleh literasi keuangan, kapasitas pendapatan, pengelolaan pengeluaran, kebiasaan menabung, dan kemampuan investasi yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perguruan tinggi dan pemerintah dalam merancang edukasi keuangan yang lebih aplikatif, kontekstual, dan terintegrasi bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.