p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pilar
Hj Maryam
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RIBA DAN BUNGA BANK DALAM ISLAM Hj Maryam
PILAR Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riba merupakan sebuah transaksi yang intinya mengarah kepada terjadinya keelebihan atau penambahan dari modal awal atau harga pokok barang tanpa disertai imbalan. Baik itu dalam bentuk utang piutang maupun jual beli. Posisi bunga dalan Islam masih menjadi polemik yang kuat antara ulama kontemporer. Hal ini ada hubungan dan perbedaan mereka dalam melihat atau menggunakan illiat yang menilai status bunga Bank tersebut. Oleh karena itu, dalam melihat masalah dalam bunga bank, perlu dikembalikan kepada person atau negara masing-masing. Karena ini adalah masalah ijtihad yang jelas dalan setiap melakukan muamalah dalam hidup kita harus berjalan dalam prinsip dasar dan etika ekonomi Islam, agar apapun yang kita lakukan senantiasa sejalan dengan semangat dan tujuan syari’at.Kata kunci: Riba; bunga bank; Syariat Islam
Peran Guru Dan Pembina Pondok Pesantren Nurul Yaqin Dalam Menanamkan Nilai Keislaman Santri Di Madrasah Aliyah No 1 Atapange Kabupaten Wajo Hj Maryam; Usman Usman
PILAR Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui peran guru dan pembina dalam menanamkan nilai keislaman santri di Madrasah Aliyah No. 1 Atapange Kab Wajo, untuk mengetahui faktor penghamabat dan pendukung guru dan pembina dalam menanamkan nilai keislaman santri di Madrasah Aliyah No. 1 Atapange Kab Wajo, dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan guru dan pembina dalam menanamkan nilai keilaman santri di Madrasah Aliyah No. 1 Atapange Kab Wajo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian yaitu: 1) Peran guru dan pembina dalam menanamkan nilai keislaman santri. Peran guru memberikan contoh yang baik atau akhlak yang mulia, serta senantiasa memberikan motivasi, dan bekerja sama dengan orang tua santri. Peran pembina yakni santri yang tinggal di asrama mendapatkan pembelajaran tambahan dan berbagai kegiatan-kegiatan keislaman, serta keberadaan pembina sebagai orang tua ke dua dalam menanamkan nilai keislaman santri. 2) Faktor pendukung dan penghambat guru dan pembina dalam menanamkan nilai keislaman santri di Madrasah Aliyah No. 1 Atapange Kab Wajo Faktor pendukung yaitu dengan adanya ilmu tekhnologi, dorongan dari dewan guru dan fasilitas madrasah. santri untuk senantiasa menanamkan nilai keislaman, faktor penghambat guru adalah pengaruh negative dari luar lingkungan sekolah yakni faktor keluarga, faktor lingkungan dan faktor masyarakat. faktor pendukung pembina adalah Faktor internal dan faktor eksternal. Faktor penghambat pembina yaitu kurangnya kerja sama antar orang tua santri dengan pembina, kurangnya semangat bekerja dan motivasi belajar. 3) Upaya guru dalam menanamkan nilai keislaman santri yaitu pembiasaan, metode ceramah, pemberian motivasi, sedangkan upaya pembina dalam menanamkan nilai keislaman santri yaitu menanamkan nilai keislaman melalui keteladanan, memberikan motivasi, bekerja sama dengan masyarakat.Kata Kunci: Guru; Pembina; Menanamkan Nilai Keislaman
Sains di Masa Dinasti Umayya II di Spanyol (Andalusia) Hj Maryam
PILAR Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penaklukan ke wilayah ini oleh Thariq bin Ziad pada tahun 710 M sepertinya tidak mendapat perlawanan yang berarti dari penguasa mereka karena secara politis kekuatan pemerintah mereka pada kondisi yang sangat lemah, di mana posisi  rakvatnya  sedang  bersebrangan dengan penguasanya. Sejak pertama kali berkembangnya kekuasaan dan kepemimpinan Islam di Spanyol , tampaknya  telah memainkan peranan yang sangat besar dalam membangun citra budaya dan peradaban kemanusiaan di wilayah ini.  Masa ini berlansung selama hampir delapan abad (711-1429)Kata Kunci: Andalusia, Dinasti Umayya, Sains
Harun Nasution: Ajaran Dasar dan Non Dasar (Qath'iy Dan Zhanny) Hj Maryam
PILAR Vol 3, No 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertolak dari realitas keberagaman umat beragama pada umumnya, dan Indonesia pada khususnya, mendorong pemikir muslim Indonesia untuk melontarkan gagasan baru dalam memakai ajaran Islam secara utuh dan komprehensif. Salah satu gagasan tersebut adalah bahwa ajaran Islam yang sebenarnya terbagi dua kategori, yaitu ajaran dasar dan ajaran non dasar. Ajaran dasar inilah yang memiliki kebenaran absolut, sehingga tidak dapat berubah dengan terjadinya perubahan zaman, tempat, dan keadaan. Namun demikian, di samping ajaran dasar, ada ajaran non dasar yang nilai kebenarannya tidak mutlak atau tidak absolut, sehingga terbuka kemungkinan untuk berubah. Dalam penelaahan Alquran dan hadis sebagai sumber asli dan utama dari ajaran-ajaran Islam, kita akan sampai pada kesimpulan sebaliknya. Maka Harun Nasution termasuk tokoh mu'tazilah di Indonesia yang menempatkan akal sebagai sarana untuk memahami Wahyu.Kata kunci: Harun Nasution, ajaran Islam, Qathi dan Zanni