Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Koreksi Efek Statik Data Magnetotellurik Menggunakan Data TDEM Pada Daerah Prospek Panasbumi Lapangan “UB” Kusumawardani, Rizky; Maryanto, Sukir; Saputra, Deni; -, Nefrizal
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan sumber pasif akan mengakibatkan data Magnetotellurik (MT) mengalami distorsi yang disebabkan oleh banyak faktor. Adanya faktor heterogenitas permukaan, topografi dan kontak vertikal, akan berdampak pada timbulnya pergeseran vertikal kurva MT yang dikenal sebagai efek statik. Hasil pengolahan data MT yang mengalami efek statik, akan mengakibatkan timbulnya ambiguitas dalam interpretasi data. Diperlukan suatu metode untuk melakukan koreksi akibat efek statik, yaitu dengan menggunakan metode Time Domain Electromagnetic (TDEM) yang tidak terpengaruh adanya topografi maupun heterogenitas permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek statik pada data MT dan pengaruh data TDEM dalam mereduksi efek statik. Berdasarkan hasil pengolahan diketahui bahwa semua titik pengukuran mengalami efek statik yang ditandai pergeseran vertikal kurva sounding ke atas maupun ke bawah dengan nilai resistivitas yang bervariasi. Pengaruh penggunaan data TDEM dapat lebih terlihat pada inversi 1D, sedangkan hasil inversi 2D dengan atau tanpa koreksi efek statik menunjukkan pola resistivitas yang hampir sama.   Kata kunci : Magnetotellurik, Efek statik, Time Domain Electromagnetic, inversi 1D dan 2D.
Optimization of Transportation Cost Using Genetic Algorithm Rizky Kusumawardani
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 17, ISSUE 1, February 2017
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol17.iss1.art4

Abstract

Transportation model is application of linear programming that is used to obtain optimum results from distribution issue, especially for minimize transportation cost. General transportation model requires two stages to obtain optimum results such as initial solution method and optimum solution method. These methods are not effective, because it need two stages. Moreover, selection of initial solution method will distinguish the number of iteration on optimum solution method. Therefore, in this study other method such as genetic algorithm that required one stage was used. Genetic algorithm was chosen as alternative method for transportation issue because this method didn’t need two stages and proved to be nice to solve optimization problems. The goal of this study to got method that more effective between combination of North West Corner (NWC) and Modified Distribution Method (MODI) with genetic algorithm to solved two data transportation issues. Based on results, the combination NWC and MODI was more effective for minimize transportation cost than genetic algorithm for two data that solved in this study
Pemberdayaan Masyarakat melalui Sosialisasi Pembuatan Hand Sanitizer bagi DWP UIN Randen Mas Said Surakarta Taufik, Moh; Astuti, Septin Puji; Kusumawardani, Rizky
Indonesian Journal for Social Responsibility Vol. 5 No. 01 (2023): June 2023
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v5i01.169

Abstract

Worldwide Covid-19 pandemic leads people live in healthy life to avoid this disease. Wash hand using clean water and hand soap or hand sanitizer is one of the forms of reducing the possibility to suffer from Covid-19. The making of hand sanitizer is essential to be introduced to the society through community engagement activities. This activity aims to improve the skill of the audience to produce alcohol based-hand sanitizer. Along with Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Raden Mas Said Surakarta, the Centre for Science and Technology UIN Raden Mas Said Surakarta conducted a workshop for producing alcohol based-hand sanitizer. This workshop is presented to DWP UIN Raden Mas Said members. The workshop was delivered by using an educational training lecture; lecture and training. The trainer introduced the materials and the step by step of making hand sanitizer. After the workshop, evaluation is conducted by distributing online-questionnaire to the audience. Four aspects were evaluated are material for producing hand sanitizer, tools and instruments for producing hand sanitizer, production process of the hand sanitizer, and what are the role and function of material for hand sanitizer. By using Wilcoxon sign-test, the results of the evaluation show that the audience have a significant understanding in terms of the knowledge to material and tools for producing hand sanitizer.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PELAYANAN RESPONSE TIME 7 MENIT LAYANAN PEMADAMAN KEBAKARAN GRATIS (ROTI 7 LAPIS) PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA SURABAYA Kusumawardani, Rizky Pratama Niluh; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Publika Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v12n1.p222-236

Abstract

Pelayanan Response Time 7 Menit Layanan Pemadaman Gratis (Roti 7 Lapis) pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya merupakan percepatan response time petugas pemadam terhitung setelah menerima laporan dari Command Center 112 sampai ke lokasi kebakaran dalam upaya meminimalisir korban dan kerugian materi melalui ditetapkannya response time 7 menit. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas layanan Roti 7 Lapis pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Fokus penelitian ini yaitu teori efektivitas dari Duncan dalam Steers (2012) meliputi: pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukan efektivitas layanan Roti 7 Lapis cukup efektif. Indikator pencapaian tujuan sudah cukup efektif, target response time 7 menit dapat tercapai dan kegiatan evaluasi sudah dijalankan berkala. Tetapi untuk kurun waktu terdapat masyarakat yang mengubungi nomor telepon darurat Command Center 112 beberapa kali baru terhubung. Pada indikator integrasi, keterlibatan stakeholder sudah optimal. Namun untuk sosialisasi dan pelaksanaan serta penyebarluasan prosedur terdapat kekurangan dan hambatan sehingga diperlukan peningkatan. Untuk adaptasi, peningkatan kemampuan personil pemadam sudah optimal. Sementara untuk ketersediaan sarana prasarana diperlukan peningkatan jumlah pos pemadam kebakaran. 7 Minutes Response Time Free Fighting Service (Roti 7 Lapis) at the Surabaya City Fire and Rescue Service is an accelerated response time for firefighters starting after receiving a report from Command Center 112 to the location of the fire in an effort to minimize casualties and material losses by determining response time 7 minutes. This research aims to describe the effectiveness of the Roti 7 Lapis at the Surabaya City Fire and Rescue Service. This type of research uses descriptive research with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation and then analyzed through data reduction, data presentation and data verification. The focus of this research is Duncan's theory of effectiveness in Steers (2012) including: goal achievement, integration and adaptation. The research results show that the effectiveness of the Roti 7 Lapis is quite effective. Indicators of goal achievement are quite effective, the target response time of 7 minutes can be achieved and evaluation activities have been carried out periodically. However, for a period of time there were people who called the emergency telephone number Command Center 112 several times before they were connected. In the integration indicator, stakeholder involvement is optimal. However, there are deficiencies and obstacles in the socialization and implementation and dissemination of procedures, so improvements are needed. For adaptation, increasing the capabilities of fire personnel is optimal. Meanwhile, to ensure the availability of infrastructure, it is necessary to increase the number of fire stations.
Indeksasi Moderasi Beragama Berbasis PCA di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kusumawardani, Rizky
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v8i2.7883

Abstract

This article aims to fill the void of the index of religious moderation at the UIN Raden Mas Said Surakarta, a need that has not been met despite efforts to cultivate the values of religion's moderation every year. The study used the Principal Component Analysis (PCA) method to develop a religious moderation index based on data from 39 measured, valid, and reliable indicators, taken from 591 student samples. The index is formed from a single principal value with a weighting interval between 0.08 and 0.184. The results of the study result in a religious moderation index with a value interval between 6.16 and 43.16. Advanced analysis shows that moderation of UIN students Raden Mas Said Surakarta tends toward moderation. The research has made important contributions to understanding the conditions of religious moderation among students and related disciplines, as well as providing a foundation for the development of strategies for religious Moderation in the academic community.
Pendekatan Ridge Regression untuk Analisis Kualitas Layanan dan Kepuasan Pelanggan Kereta Api Perkotaan: Studi Commuterline Solo-Yogyakarta Astuti, Septin Puji; Falantana, Alvian Anggi; Rizqiana, Zulfanita Dien; Kusumawardani, Rizky
Jurnal Transportasi Multimoda Vol. 21 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Puslitbang Transportasi Antarmoda-Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v21i2.2153

Abstract

Sekarang ini, kereta api menjadi moda transportasi yang prospective bagi para komuter. Oleh karena itu, jalur komuter dikembangkan di beberapa kota di Indonesia untuk menyediakan kendaraan umum bagi masyarakat. Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta adalah salah satu jalur komuter yang ada di Indonesia. Jalur ini mulai beroperasi sejak tahun 2021. Untuk meningkatkan layanan commuterline, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara kepuasan pelanggan dan kualitas layanan. Lima dimensi dari Kualitas Layanan yang diusulkan oleh Parasuraman digunakan dalam penelitian ini. ridge regression diterapkan dalam penelitian untuk mengatasi kolinearitas antarvariabel independennya. Hasilnya menunjukkan bahwa semua variabel kualitas layanan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan KRL Solo-Yogyakarta. Variabel keberwujudan dan empati adalah dua variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap kepuasan pelanggan KRL Solo-Yogyakarta yaitu sebesar 0,399 dan 0,326 untuk variabel keberwujudan dan empati.
Pendekatan Ridge Regression untuk Analisis Kualitas Layanan dan Kepuasan Pelanggan Kereta Api Perkotaan: Studi Commuterline Solo-Yogyakarta Astuti, Septin Puji; Falantana, Alvian Anggi; Rizqiana, Zulfanita Dien; Kusumawardani, Rizky
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v21i2.2153

Abstract

Sekarang ini, kereta api menjadi moda transportasi yang prospective bagi para komuter. Oleh karena itu, jalur komuter dikembangkan di beberapa kota di Indonesia untuk menyediakan kendaraan umum bagi masyarakat. Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta adalah salah satu jalur komuter yang ada di Indonesia. Jalur ini mulai beroperasi sejak tahun 2021. Untuk meningkatkan layanan commuterline, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara kepuasan pelanggan dan kualitas layanan. Lima dimensi dari Kualitas Layanan yang diusulkan oleh Parasuraman digunakan dalam penelitian ini. ridge regression diterapkan dalam penelitian untuk mengatasi kolinearitas antarvariabel independennya. Hasilnya menunjukkan bahwa semua variabel kualitas layanan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan KRL Solo-Yogyakarta. Variabel keberwujudan dan empati adalah dua variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap kepuasan pelanggan KRL Solo-Yogyakarta yaitu sebesar 0,399 dan 0,326 untuk variabel keberwujudan dan empati.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Pemberdayaan Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Pentas Kreasi Anak Sholeh di Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten Amarul Wildan Ahsani; Lulu Rikha Setyanti; Asri Arista Hutama; Alya Nur Safitri; Fito Zainal Abidin; Muzaika Awalina; Intan Lailatul Luthfiyah; Muhammad Ridwan Qomaruddin; Dina Nurul Kholifah; Vembitriano Waliyyaji; Denavi Varista Putri; Pancar Lutvia Khoirunnisa; Rizky Kusumawardani
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/4akp8031

Abstract

Keberagaman corak keagamaan dan karakteristik Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, merupakan potensi sekaligus tantangan dalam penguatan moderasi beragama dan ukhuwah Islamiyah. TPA Masjid Al-Ikhlas dan Mushola Al-Huda bercorak Nahdlatul Ulama, sedangkan TPA Masjid Al-Hidayah, Baitussalam, dan Al-Mubarok memiliki kecenderungan Muhammadiyah dan Salafi. Perbedaan tersebut menyebabkan aktivitas pembelajaran masing-masing TPA cenderung berlangsung secara terpisah sehingga ruang interaksi antarsantri masih terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan TPA sekaligus menciptakan ruang perjumpaan antarsantri untuk menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, ukhuwah Islamiyah, dan sikap saling menghargai. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 26061 UIN Raden Mas Said Surakarta dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah dan potensi, perencanaan, aksi, refleksi, serta tindak lanjut dan keberlanjutan. Aksi pengabdian diwujudkan melalui program Sahabat Qur’ani: Mengaji, Bercerita, dan Bermain dengan mendampingi pembelajaran TPA sesuai karakter masing-masing, serta Pentas Kreasi Anak Sholeh yang mempertemukan santri dari berbagai TPA dalam kegiatan mengaji, pidato, puisi, lagu Islami, dan kesenian. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya keberanian, kreativitas, dan semangat santri mengikuti TPA serta terbentuknya ruang interaksi dan silaturahmi antarsantri, pengurus TPA, dan wali santri. Kegiatan juga menunjukkan bahwa keberagaman corak keagamaan dapat dikelola sebagai potensi untuk membangun sikap saling menghargai tanpa menghilangkan karakter masing-masing TPA. Keberlanjutan program diarahkan melalui penguatan kolaborasi antara pengurus TPA, pemuda, wali santri, dan masyarakat dalam mengembangkan kegiatan pendidikan dan kreativitas santri secara berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan TPA; Moderasi Beragama; Participatory Action Research; Ukhuwah Islamiyah; Pentas Kreasi Anak Sholeh. Abstract The diversity of religious orientations and characteristics of Qur’anic learning centers (Taman Pendidikan Al-Qur’an/TPA) in Krikilan Village, Bayat District, Klaten Regency, represents both an opportunity and a challenge in strengthening religious moderation and ukhuwah Islamiyah. The TPA of Al-Ikhlas Mosque and Al-Huda Prayer House have Nahdlatul Ulama orientations, while those of Al-Hidayah, Baitussalam, and Al-Mubarok Mosques tend to reflect Muhammadiyah and Salafi orientations. Such differences have resulted in learning activities being conducted largely within separate TPA environments, limiting opportunities for interaction among students from different religious backgrounds. This community service program aimed to empower TPA while creating spaces for interaction among students to foster confidence, creativity, ukhuwah Islamiyah, and mutual respect. The program was conducted by KKN Group 26061 of UIN Raden Mas Said Surakarta using a Participatory Action Research (PAR) approach through the stages of problem and potential identification, planning, action, reflection, and follow-up and sustainability. The activities were implemented through the Sahabat Qur’ani: Reciting, Storytelling, and Playing program, which supported TPA learning according to the characteristics of each institution, and the Pentas Kreasi Anak Sholeh (Pious Children’s Creative Performance), which brought together students from various TPA through Qur’anic recitation, speeches, poetry, Islamic songs, and cultural performances. The results indicate increased students’ confidence, creativity, and enthusiasm for participating in TPA activities, as well as strengthened interaction and social bonds among students, TPA administrators, and parents. The program also demonstrated that religious diversity can be managed as a social asset for fostering mutual respect without eliminating the distinctive characteristics of each TPA. Program sustainability is expected to be strengthened through continued collaboration among TPA administrators, youth groups, parents, and the wider community in developing educational and creative activities for TPA students. Keywords: TPA Empowerment; Religious Moderation; Participatory Action Research; Ukhuwah Islamiyah; Pious Children’s Creative Performance.