Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Sosial Ekonomi (Studi Bumdes Sebagai Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima) Irdansyah Irdansyah; Eliza Meiyani
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.012 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v6i2.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha Bumdes dikalangan masyarakat Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima,Untuk mengetahui Rekonstruksi Sosial Ekonomi dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang pemberdayaan masyarakat lewat bumdes dan kondisi perekonomian masyarakat nelayan. Informan ditentukan secara purposive sampling berdasarkan karakteristik informan yang telah ditetapkan yaitu pengurus BUMDes, pemerintah desa, serta masyarkat nelayan desa sangiang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan yaitu reduksi data, panyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu.Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini dari aspek Pemanfaatan : Bumdes Dalam pemanfaatan Usaha BUMDES pada masyarakat nelayan Di Desa Sangiang belum membuahkan hasil dan menyentuh nelayan dan belum pernah mendapatkan atau merasakan manfaat dari BUMDES itu sendiri bahkan unit-unit usaha yang dibuat oleh pengurus bumdes BUMDES Sangiang telah gagal dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Sementara dari aspek Rekonstruksi Sosial Ekonomi : Rekonstruksi yang berarti membangun atau pengembalian kembali sesuatu berdasarkan kejadian semula, dimana dalam rekonstruksi tersebut terkandung nilai-nilai primer yang harus tetap ada dalam aktifitas membangun kembali sesuatu sesuai dengan kondisi semula harus dilakukan agar kemudian terjadi perubahan dalam aspek ekonomi maupun social masyarakat nelayan. 
Studi Literature : Muhammadiyah Dalam Tinjauan Historis, Teologis, dan Sosiologis Muhammad Nawir; irdansyah irdansyah; Dahlan Lamabawa
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v7i1.1618

Abstract

Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat islam terbesar di indonesia kondisi bangsa yang mengalami keterbelakangan menjadi lahirnya organisasi ini untuk membebaskan masyarakat dari berbagai praktik agama islam yang menyimpang dari ajaran islam. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi literature dari sumber buku, Jurnal, prosiding yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian KH. Ahmad pergi haji kedua kalinya dan pulang ke Indonesia mulai melakukan pemurnian ajaran islam, dengan kondisi masyarakat yang terbelakang membuat ahmad dahlan mendirikan organisasi Muhmmadiyah tanggal 8 Zulhijah 1330 H./ 18 November 1912 M di Kauman Yogyakarta atas kondisi umat islam tidak sesuai ajaran nabi Muhammad saw seperi Takhayul, Bid’ah, dan Khurafat, tujuanya untuk dakwah amar maaruf nahi mungkar, surat al maun sebagai teologi muhammadiyah tidak hanya berhenti pada praktik ritual keagamaan juga terlibat dalam berbagai aktivitas sosial untuk membantu yang membutuhkan. Keseimpulan muhammadiyah dibentuk oleh KH Ahmad dahlan di kauman Yogyakarta setelah pulang haji melihat kondisi masyarakat islam melenceng dari A-Quran dan Sunnah, teologi al maun sebagai landasan dakhwahnya untuk membantu yang membutuhkan lewat amal