Djoni Dwijono
Universitas Kristen Duta Wacana

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVOLUSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KE SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN Djoni Dwijono
Buletin Informatika Vol 4, No 1 (2003): Buletin Informatika
Publisher : Buletin Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2660.119 KB)

Abstract

Pada saat komputer mulai dikomersialkan, yang paling banyak memanfaatkannya adalah bidang bisnis atau perusahaan-perusahaan komersial. Di bidang ini komputer berfungsi sebagai sistem pemrosesan data elektronik (SPDE), terutama digunakan untuk mengotomatisasi fungsi pembukuan. Perkembangan kebutuhan informasi yang sangat cepat, menyebabkan sistem yang telah ada tersebut gagal memenuhi kebutuhan manajer dengan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Perkembangan tersebut menyebabkan tumbuhnya konsep dan implementasi sistem baru yang dikenal dengan nama sistem informasi manajemen (SIM). Tetapi pada kebanyakan masalah yang dihadapi para manajer, ternyata SIM terbukti gagal. Kegagalan ini disebabkan karena SIM tidak luwes mengantisipasi kebutuhan para manajer yang semakin kompleks di era globalisasi dan persaingan yang semakin kompetitif. Dari pengalaman tersebut akhirnya dikembangkan suatu sistem yang dinamakan sistem pendukung keputusan (SPK) dan segera SPK menjadi istilah yang "sakti" dan banyak harapan tergantung padanya, kerana SPK lebih mantap pada konsep dan implementasinya dibandingkan SIM.
Teknik Penyederhanaan untuk Menyederhanakan Teknik Resolusi Djoni Dwijono
Jurnal Informatika Vol 5, No 2 (2009): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.909 KB) | DOI: 10.21460/inf.2009.52.75

Abstract

Teknik Resolusi sebenarnya tidak mudah dikerjakan karena teknik ini memiliki beberapa langkah-langkah yang cukup rumit dikerjakan, antara lain menjalankan strategi perlawanan, membuat bentuk normal konjungtif, lalu melakukan resolve antar klausa yang memiliki literal berpasangan secara terus menerus dengan bentuk pohon resolusi sampai diperoleh hasil terakhir berupa simbol falsum yang berarti terjadi kontradiksi, dan dari hasil berupa falsum ini dibuktikan  validitas argumen tersebut. Ekspresi logika berbentuk bentuk normal konjungtif yang panjang dan masih rumit, dapat disederhanakan dengan teknik penyederhanaan menjadi bentuk normal konjungtif yang paling sederhana dan memudahkan proses resolve antar klausa, sehingga pembuatan pohon resolusi menjadi sangat pendek, mudah dan sederhana.
OPTIMALISASI WAKTU PERCEPATAN DAN BIAYA KEGIATAN DI DALAM METODE JALUR KRITIS DENGAN PEMROGRAMAN LINIER Djoni Dwijono
Jurnal Terapan Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Terapan Teknologi Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.389 KB) | DOI: 10.21460/jutei.2017.11.4

Abstract

Waktu percepatan proyek di dalam metode jalur kritis memerlukan perhitungan yang teliti karena unsur waktu dan biaya yang berubah pada saat proyek dipercepat. Perhitungan perubahan unsur waktu dan biaya ini akan mengalami kesulitan yang cukup berarti pada saat proyek memiliki banyak jalur kegiatan yang harus dikerjakan dan kemungkinan jalur kegiatan yang mendahului untuk setiap jalur kegiatan tersebut dapat lebih dari satu jalur. Perubahan waktu akibat percepatan tersebut mungkin akan merubah jalur kritisnya, dan merubah jalur kritis, dapat merubah waktu terpanjang penyelesaian proyek dan juga biayanya. Penentuan jalur kritis yang baru, berarti waktu terpanjang dan biaya kegiatan yang berubah akibat pemercepatan proyek tersebut dapat diselesaikan dengan metode jalur kritis.Tetapi metode jalur kritis tidak mampu memperlihatkan optimalisasi percepatan jalur dan pertambahan biayanya.Masalah optimalisasi jalur dan biaya ini mampu diselesaikan dengan pemrograman linier, dan pemrograman linier dapat dengan cepat diselesaikan dengan perangkat lunak Management Scientist Versi 6.0. Dari hasil yang diperoleh, maka dengan cepat pemegang keputusan proyek dapat segera mengambil keputusan tentang hal-hal yang berhubungan dengan optimalisasi percepatan jalur dan biaya proyeknya.