Awis Karni
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sasaran dan strategi Dakwah Nagari Awis Karni
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Volume I Nomor 1 Tahun 2004
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v0i0.993

Abstract

The target of dakwah is in society, that why the analysis weared sociology. We need to know how picture aboutMinangkabau village( that call nagari) society now. Later, after earning pictuæ about Minangkabau nagari society, we can apply dakwah strategy to the nagari society.The writer tries to analyze the change of nagari society at present, and what to do with dakwah strategy in nagari development.
Dakwah Contributions awis karni
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Volume 3 Nomor 2 Tahun 2006
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v0i0.1023

Abstract

Civil Society is a symbol where all citizens can control reality. It presents in many parties, groups, organizations, institutions and many others. The people as existence express the presentations of other institutions beside govermment in order to get balance. This article discuses contribution of Dakwah in making civil society.
PERMASALAHAN FASAKH PERNIKAHAN DAN UPAYA PENCEGAHAN DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN KONSELING KELUARGA Siska Novra Elvina; Awis Karni; Meri Susanti
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v3i2.1077

Abstract

Dalam kehidupan berumah tangga tidak jarang terjadi permasalahan antara pasangan suami dan istri. Permasalahan keluarga yang terjadi di Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau adalah mengenai istri yang ingin mengajukan fasakh pernikahan terhadap suaminya.Adapun penyebab terjadinya permasalahan tersebut karena faktor pertengkaran,  KDRT, perselingkuhan dan ekonomi. Permasalahan yang tidak dapat terselesaikan  akan berdampak pada perceraian. Dari tahun 2012-2016 cerai gugat (Fasakh) terus meningkat.Untuk menghindari terjadinya perceraian, diperlukan penyelesaian dari permasalahan tersebut. Konseling keluarga merupakan salah satu teknik yang dibutuhkan dalam penyelesaian permasalahan keluarga. Salah satu tugas penyuluh di KUA adalah menyelesaikan permasalahan keluarga yang terjadi. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang penyebab terjadinya fasakh pernikahan dan upaya pencegahan dalam perspektif bimbingan konseling keluarga (studi kasus di Kantor Urusan Agama Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau).
PEMANGKU ADAT KOTO MAJIDIN BERPERAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MUSLIM Fernando Fernando Yudistira; Adli Fidlan; Awis Karni; Andri Ashadi
Dakwatul Islam Vol 8 No 1 (2023): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v8i1.853

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengungkap peran Pemangku adat terhadap pemberdayaan masyarakat muslim Koto Majidin dibidang aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek agama. Metode penelitian ini bercorak Field Research menggunakan analisis deskriptif, data primer berasal dari lapangan sesuai realitas dan fenomena yang terjadi di lapangan. Data sekunder berasal dari buku, majalah dan dokumen-dokumen lainnya. Hasil penelitian ini mengungkapkan Peran Pemangku adat dalam beberapa penemuan : (1) Aspek ekonomi yaitu: pertama mengatur dan menjaga harta material dalam penguasaan anak batino tidak boleh disalahgunakan, kedua mengatur distribusi wewenang dan penggunaan tanah masyarakat tidak bebas diperjualbelikan dan ketiga mengatur keseimbangan ekonomi terhadap anak laki-laki. (2)Aspek sosial meliputi tradisi adat: pertama tradisi Kenduri Sudah Tuai, kedua membantu masyarakat yang susah atau dalam kemalangan dan ketiga gotong royong. (3) Aspek agama yaitu: pertama aktif memperdalam ilmu agama, kedua aktif dalam menentukan imam, khatib, dan bilal masjid dan ketiga aktif dalam kaderisasi generasi islami Kata kunci: Pemberdayaan, Peran, Pemangku Adat, Masyarakat, Koto Majidin Abstract This research aims to reveal the role of traditional authorities in empowering the Koto Majidin Muslim community in the areas of economic aspects, social aspects and religious aspects. This research method is Field Research using descriptive analysis, primary data comes from the field according to the reality and phenomena that occur in the field. Secondary data comes from books, magazines and other documents. The results of this research reveal the role of traditional stakeholders in several findings: (1) The economic aspect, namely: firstly, regulating and safeguarding material assets in the control of the inner child must not be misused, secondly regulating the distribution of authority and use of community land which cannot be freely traded and thirdly regulating the economic balance towards children. man. (2) Social aspects include traditional traditions: firstly the Kenduri Already Tuai tradition, secondly helping people in need or in misfortune and thirdly mutual cooperation. (3) Religious aspects, namely: first, active in deepening religious knowledge, second, active in determining the imam, khatib and bilal of the mosque, and third, active in the cadre formation of the Islamic generation. Keyword: Empowerment, Role, Traditional Stakeholders, Community, Koto Majidin