Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Bentuk dan Tata Ruang pada Komplek Museum Sejarah Wali Songo di Kota Kediri dengan pendekatan Arsitektur Vernakullar Jawa Rizky Rusmal; Wiwik Widyo Widjajanti; Broto Wahyono Sulistyo
Jurnal IPTEK Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i1.1005

Abstract

Kota kediri merupakan kota yang kental dengan sejarah , alam,  budaya dan agama. Dengan beragamnya kebudayaan dan agama tersebut Kota Kediri belum mempunyai objek wisata dari segi religi islami. Sejarah perkembangan Islam dan pengaruh Islam dikota tersebut sangat besar dan mayoritas penduduknya memeluk agama islam. Komplek museum wali songo merupakan salah satu cara mengembangkan sektor pariwisata di Kota tersebut dari segi religi Islami. Komplek museum ini menyajikan fasilitas yang lebih lengkap dan lebih interaktif. Selain sebagai museum , kawasan ini juga sebagai wadah kegiatan masyarakat sekitar dan sebagai Ruang Terbuka Hijau sebagai indikator kota sehat. Mengunakan analisis deskriptif untuk mengulas objek bentuk dan ruang pada museum tersebut . Konsep Bentuk dengan pendekatan Arsitektur Vernakullar Jawa Timur yang terdiri dari empat tlatah yang berbeda , diaplikasikan pada bentuk museum tersebut dengan tampilan yang lebih modern dan heterogen . Konsep Tata Ruang mengadopsi dari Vernakullar Ruang Pada Rumah Jawa Timur yang secara garis besar dibagi menjadi tiga zona , Pendopo , Pringgitan dan Omah Dalem. Sehingga kesatuan antara Bentuk dan Ruang memiliki kesatuan sehingga dapat mempermudah pengujung dalam mengenali karakter masing-masing Wali Songo dan memberikan edukasi tentang hubungan kebudayaan asli Jawa dan Agama Islam yang dibawakan oleh Wali Songo.
Penerapan Arsitektur Berwawasan Lingkungan Pada Bangunan Pusat Bisnis di Era Pandemi Shofi Rachmani; Broto Wahyono Sulistyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup manusia berkembang sesuai dengan semakin berkembangnya zaman. Banyak orang menginginkan gaya hidup yang praktis dan modern, misaalnya melakukan seluruh aktivitas sehari – hari di satu tempat yang berdekatan. Namun, tidak hanya gaya hidup masyakarat yang semakin berkembang, penyesuaian juga harus dilakukan di masa sekarang ini yang mana di berlakukannya hidup new normal semenjak pandemic covid-19 melanda seluruh dunia. Oleh karena itu pembangunan Pusat Bisnis ini dimaksudkan agar selain memenuhi gaya hidup masyakarat dan juga dapat menghadirkan suatu kawasan yang sudah mematuhi era new normal ini dengan tetap memperdulikan lingkungan sekitar. Penerapan arsitektur berwawasan lingkungan pada Pusat Bisnis di era pandemic, yaitu dengan menerapkan protokol pencegahan penularan corona virus pada Pusat Bisnis ini. Mulai dari penataan masa bangunan, sirkulasi keluar masuk, serta material yang digunakan pada fasade bangunan. Metodologi yang digunakan yaitu metode deskriptif Manfaat Pusat Bisnis ini adalah untuk memenuhi gaya hidup masyarakat yang semkain modern yang juga menyesuaikan dengan New Normal dan juga tetap memperhatiakn lingkungan sekitar.
PENERAPAN TEMA NEO VERNAKULAR PADA DESAIN FASILITAS ASRAMA INDONESIA UNTUK MAHASISWA (S1) DI KOTA SURABAYA Navi’i Syaifullah Aji; Broto Wahyono Sulistyo; Siti Azizah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan kota metropolitan yang memiliki keanekaragaman budaya yang cukup besar. Salah satu faktor penyumbang keanekaragaman tersebut adalah migrasinya masyarakat daerah ke kota untuk melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Dengan adanya proses tersebut selain menciptakan keanekagaman budaya, menciptakan pula kebutuhan akan tempat tinggal sementara untuk mahasiswa selama menjalani pendidikan. sehingga dibuatlah sebuah perencanaan dan perancangan fasilitas asrama Indonesia yang diharapkan mampu mewadahi keberagaman budaya serta mampu menjadi hunian sementara untuk mahasiswa selama menjalani pendidikan di kota Surabaya. Menggunakan metode deskriptif, studi lapangan, serta wawancara dapat memberi gambaran mengenai perencanaan dan perancangan fasilitas asrama Indonesia. Melalui pendekatan arsitektur Neo Vernakular membuat bentuk dan tampilan yang lebih modern dari ragam rumah tradisional di Indonesia yang dapat mencerminkan keberagaman budaya di kota Surabaya serta mampu menjadi daya tarik dan mengurangi cultur shock bagi mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia.