Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Kerangka Blockchain terhadap pendidikan: A Survey Edward Guustaaf; Untung Rahardja; Qurotul Aini; Nesti Anggraini Santoso; Nuke Puji Lestari Santoso
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.169 KB) | DOI: 10.24114/cess.v6i2.25099

Abstract

Translator  Translator  Translator  Translator  Translator  Translator  Translator  Translator  Abstrak— Blockchain adalah buku besar yang secara bersamaan terdesentralisasi dan terdistribusikan. Terdapat Node yang berfungsi untuk mencatat semua histori transaksi di Blockchain dengan semua jaringan yang berbeda. Blockchain memiliki sifat kekal atau tidak dapat diubah, sehingga kemungkinan terjadi kecurangan dalam teknologi Blockchain sangat kecil. Hal ini tentu menjadi teknologi yang sangat praktis dan aman bagi dunia pendidikan dalam melakukan sertifikasi digital, pencatatan, dan lain sebagainya. Dengan adanya teknologi Blockchain diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang sering terjadi di dunia pendidikan. Desain pendidikan berbasis Blockchain memiliki harapan besar dalam menurunkan tingkat kecurangan yang selalu terjadi di dunia pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode komprehensif, di mana kami akan fokus mendalami desain pendidikan berbasis Blockchain, fitur-fitur Blockchain yang digunakan, dan layanan pendidikan berbasis Blockchain dalam meningkatkan implementasi teknologi Blockchain di dunia pendidikan. Abstract— Blockchain is a ledger that is simultaneously decentralized and distributed. There is a node that functions to record all transaction history on the Blockchain with all different networks. Blockchain is immutable or irreversible, so the possibility of fraud in Blockchain technology is very small. This is certainly a technology that is very practical and safe for the world of education in doing digital certification, recording, and so on. With Blockchain technology, it is hoped that it can solve problems that often occur in the world of education. Blockchain-based educational designs have great hopes of reducing the level of cheating that always occurs in the world of education. This research was conducted using a comprehensive method, in which we will focus on exploring Blockchain-based educational design, Blockchain features used, and Blockchain-based educational services in improving the implementation of Blockchain technology in the world of education.  
Social Media Factors and Teen Gadget Addiction Factors in Indonesia Nesti Anggraini Santoso; Alwiyah; Efa Ayu Nabila
ADI Journal on Recent Innovation Vol. 3 No. 1 (2021): September
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ajri.v3i1.289

Abstract

Social media users in Indonesia are growing rapidly since its emergence. In 2019, one of the largest social media platforms, Facebook has 3 billion users worldwide as well as 130 million users from Indonesia. Moreover, other social media such as Instagram also experienced significant growth with most of its users being teenagers. Massive use of social media is caused by more than 100 million active users using gadgets or smartphones to open apps such as social media. Widespread use of social media and gadgets not only has a positive impact but also negative impacts such as mental and behavioral disorders if the user is already addicted. Therefore, the need to know the factors that influence social media addiction and gadgets in Indonesia is necessary to prevent the occurrence of social media and gadget addiction. In this paper, the influence factors of social media addiction and gadgets in Indonesia are examined using several techniques such as data science, partial least square, and structural equation modeling. Research result: Time, Productivity and Relationships are factors that influence social media addiction and gadgets, whereas Mind is not a factor that affects social media addiction and gadgets.
Penggalangan Dana Digital Untuk Yayasan Disabilitas Melalui Produk UMKM Di Era 4.0 Renowati Hardjosubroto; Untung Rahardja; Nesti Anggraini Santoso; Windy Yestina
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v1i1.229

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan dijalankan oleh Universitas Raharja bertujuan untuk menjalankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan Undang - Undang Nomor 12 tahun 2003  pasal 1 ayat 9. Dimana Perguruan Tinggi wajib menyelenggarakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat selain melakukan penelitian dan pendidikan serta pengajaran. Manfaat yang diperoleh dalam  kegiatan ini yaitu mengajak banyak orang dalam melakukan kontribusi dengan menjadi donatur untuk membantu mensejahterakan dan memfasilitasi kebutuhan yang dibutuhkan oleh sasaran dari kegiatan ini yaitu Yayasan Sayap Ibu Banten, sehingga tercipta rasa kasih, dan peduli sesama manusia.  Yayasan Sayap Ibu Banten merupakan salah satu hasil perkembangan atau cabang dari Yayasan Sayap Ibu, yang diresmikan pada tahun 2005 silam, tepatnya pada tanggal 01 Oktober. Metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini berkaitan dengan kewirausahaan, dimana mahasiswa yang terlibat akan dibimbing untuk melakukan pengembangan produk UMKM, mulai dari menentukan kemasan yang akan digunakan, bahan yang digunakan, menyalurkan kreasi dari kreativitas mahasiswa pada kemasan suatu produk sehingga terlihat menarik dan juga bagaimana produk ini akan dipasarkan. Yayasan Sayap Ibu Bintaro ini berfokus dalam melakukan perawatan kepada anak-anak disabilitas yang ditelantarkan oleh orang tuanya. Dimana Masyarakat menjadi donatur terbesar agar yayasan ini tetap terus berjalan dengan membeli produk UMKM yang telah dipasarkan. Oleh karena itu pengembangan produk UMKM ini hadir dan dijalankan, yang nantinya hasil dari penjualan produk UMKM akan diserahkan sepenuhnya kepada Yayasan Sayap Ibu Banten, sehingga Universitas Raharja menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang dapat mewakili masyarakat dalam berkontribusi sebagai donatur.