Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MISKIN DESA MELALUIIBM BELUT ORGANIK Riski Elpari Siregar; Sempurna Peranginangin; Aida Fitriani Sitompul; Eddiyanto Eddiyanto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i76.3456

Abstract

Kegiatan IBM ini bertujuan mengatasi permasalahan masyarakat, dimana selama ini masyarakat desa rambungan I dan II yang selama ini kegiatannya kebanyakan bekerja sebagai buruh bangunan untuk menghidupi keluarganya, sehigga jika pekerjaan tidak ada maka mereka akan sangat kesulitan menghidupi keluaraganya, sehingga timbul ide untuk meningkatkan pendapata masayrakat melalui kegiatan budidaya belut dengan memadapatkan sampah organic untuk media hidup makanan tambahan agar belut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan panen dengan hasil yang memuaskan. Untuk itu dibuat serangkaian kegiatan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian Iptek Bagi Masyarakat, hasil kegiatan ini adalah masyarakat memelihara belut dan cacing yang berguna untuk makanan belut dan umpan memancing. Namun secara keseluruhan kegiatan ini harus dilanjutkan lagi untuk mencapai tujuan awalnya. Kata kunci : Belut Organik, Masyarakat miskin.
Impact of Learning Independence and Practical Tool Utilization on Outcomes in Basic Automotive Engineering Riski Elpari Siregar; Peter Naibaho
Journal of Information Systems and Technology Research Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jistr.v5i1.1463

Abstract

This study examines the effect of learning independence and the use of practical tools on students’ learning outcomes in the Basic Automotive Engineering subject. The research was conducted at SMK Negeri 4 Medan involving Grade X students of the Motorcycle Engineering Program. A quantitative approach with an ex post facto design was used to analyze the relationships among variables without experimental treatment. Data were collected through questionnaires to measure learning independence and practical tool usage, as well as tests to assess students’ learning outcomes. The data were analyzed using regression techniques to determine both partial and simultaneous effects. The results show that learning independence has a positive and significant influence on students’ learning outcomes. Likewise, the use of practical tools also positively affects students’ achievement. When analyzed together, learning independence and practical tool usage significantly contribute to improved learning outcomes in Basic Automotive Engineering. These findings highlight the important role of internal student factors and learning facilities in vocational education. Practically, the study suggests that teachers should encourage independent learning and maximize the use of practical tools during instruction, while theoretically it reinforces learning theories that emphasize learner autonomy and experiential learning as key determinants of academic success
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Sistem Keyless Sepeda Motor untuk Guru di SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan Dwiki Muda Yulanto; Riski Elpari Siregar; Aken Derisman; Umi Kholifah
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3339

Abstract

Saat ini banyak sepeda motor yang sudah menggunakan teknologi sistem keyless/smartkey. Peningkatan adopsi teknologi ini mengharuskan institusi pendidikan untuk beradaptasi dalam menyediakan sarana pembelajaran yang relevan dengan tuntutan industri terkini salah satunya teknologi sistem keyless. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Swasta Mandiri adalah meningkatkan kompetensi guru berkaiatan dengan pengembangan media pembelajaran inovatif berupa simulator sistem keyless sepeda motor. Pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan beberapa tahapan yaitu, observasi, sosialisasi, persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan PKM ini adalah peningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran berbentuk alat peraga sistem keyless sepeda motor. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan alat peraga sistem keyless yang bisa digunakan pada pembelajaran.