WIN WIN WIJAYA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKEMBANGAN HUKUM AKTA NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM KERANGKA HUKUM ACARA PERDATA WIN WIN WIJAYA
PREMISE LAW JURNAL Vol 10 (2019): VOLUME 10 TAHUN 2019
Publisher : PREMISE LAW JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.225 KB)

Abstract

Dosen Pembimbing:1.  Prof. Dr. Syafruddin Kalo, SH, MHum2.  Notaris Dr. Rudy Haposan, SH, MKn3.  Dr. T. Keizerina Devi A, SH, CN, MHum Peran Notaris dalam membuat akta dilatarbelakangi oleh pasal 1866 KUHPerdata yang menyatakan alat-alat bukti terdiri dari atas: alat bukti tertulis atau surat, kesaksian, persangkaan, pengakuan, sumpah, keterangan ahli dan pemeriksaan setempat. Akta Notaris merupakan salah satu alat bukti tertulis yang memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna karena tidak memerlukan pembuktian lainnya pada saat diajukan dalam suatu hukum acara perdata. Meskipun demikian, ada kalanya ketentuan-ketentuan dalam Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) dilanggar oleh Notaris yang mengakibatkan akta yang dibuatnya menjadi akta dibawah tangan. Hal ini tentu saja dapat merugikan para pihak yang menandatangani akta tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian dilakukan dan menghasilkan kesimpulan bahwa seiring dengan berkembangnya teknologi, kekuatan pembuktian akta Notaris tidak bisa sempurna seperti dulu jika tidak dibantu dengan alat bukti lainnya seperti foto dan media elektronik lainnya.