Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS MEURAH DUA DALAM PASCA BENCANA BANJIR DI ACEH Putri Azzahra; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5915

Abstract

Latar Belakang : Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar, terutama pada kondisi pasca bencana. Bencana banjir dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan, keterbatasan sarana prasarana, gangguan distribusi obat, serta peningkatan risiko penyakit di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebijakan kesehatan dengan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Meurah Dua Kecamatan Pidie Jaya pasca bencana banjir di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kebijakan kesehatan dalam kategori baik sebanyak 58 responden (62,4%), sedangkan yang menilai kurang baik sebanyak 35 responden (37,6%). Mutu pelayanan kesehatan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 61 responden (65,6%), sedangkan kategori kurang baik sebanyak 32 responden (34,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa dari 58 responden yang menilai kebijakan kesehatan baik, sebanyak 49 responden (84,5%) menilai mutu pelayanan kesehatan baik. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebijakan kesehatan dengan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Meurah Dua Kecamatan Pidie Jaya pasca bencana banjir di Aceh. Kebijakan kesehatan yang baik, terarah, dan responsif terhadap kondisi pasca bencana dapat meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan obat, sistem rujukan, koordinasi lintas sektor, serta mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
PENDAMPINGAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI POSKO KESEHATAN PASCA BENCANA DI DESA MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA Raudhatun Nuzul ZA; Sahbainur Rezeki; Fitriyanti Fitriyanti; Rizky Swastika Renjani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam dapat menimbulkan gangguan terhadap akses pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, dan anak-anak. Kondisi pascabencana sering menyebabkan keterbatasan fasilitas kesehatan, terganggunya transportasi, meningkatnya kebutuhan layanan, serta risiko terjadinya masalah kesehatan pada ibu dan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Posko Kesehatan Pascabencana di Desa Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan langsung yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 8–10 Januari 2026, dengan melibatkan tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis THT, apoteker, dan tim pelaksana kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, serta masyarakat Desa Meurah Dua dan desa-desa terdekat dengan jumlah sasaran sebanyak 170 orang. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan sasaran, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan keluarga, deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan di posko, serta koordinasi rujukan apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko pascabencana membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, memperkuat edukasi keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan pencegahan penyakit, serta mendukung deteksi dini risiko pada kelompok rentan. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, puskesmas, tenaga kesehatan, kader, relawan, dan masyarakat dalam pelayanan kesehatan pascabencana. Pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko kesehatan pascabencana perlu dilakukan secara berkelanjutan agar risiko komplikasi, kesakitan, dan keterlambatan penanganan pada ibu dan anak dapat dicegah sedini mungkin.