Alimuddin -
Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN TANAMAN PETUNIA UNGU (Ruellia simplex C.) SEBAGAI PENYERAP LOGAM TIMBAL (Pb) PADA MEDIA TUMBUH TANAH Mutia Wulandari; Alimuddin -; Bohari Yusuf
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 10 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Has been done a research concerning the use of Petunia Ungu (Ruellia simplex C.) plants as an absorbent lead metal (Pb) in the soil growing medium. The research almed to determine the levels of lead metal in petunia ungu plants and determine the effect of variations of concentrations also to determine the effect of absorption time in plants during planting petunia ungu 1, 2, 3 and 4 weeks then petunia ungu planted in the soil as the growing that was added a solutions of lead respectively 0, 25, 50, 75 and 100 mg/L. A soil sample preparation was conducted by wet digestion method and petunia ungu plants by dry digestion method. Metal levels of lead in the soil samples and petunia ungu plants was measured by atomic absorption spectrophotometer at wavelengths of 283,3 nm. The result of research showed that petunia ungu plants can absorb lead metal, the average levels of lead metal in petunia ungu plants consist of 0 ppm 1, 2, 3 and weeks 1,2303; 1,3190; 1,5064 and 1,6915 mg/Kg. 25 ppm 2,1779; 3,0426; 3,4145 and 3,3643 mg/Kg. 50 ppm 3,1317; 3,4316; 3,8689 and 4,2841 mg/Kg. 75 ppm 3,1179; 4,6695; 6,5676 and 6,6828 mg/Kg. 100 ppm 2,5205; 3,6302; 5,4442 and 6,9167 mg/Kg. beside that a lead metal content in the soil as a growing medium decreased.
PEMANFAATAN KARBON AKTIF DARI BATUBARA KOTOR (DIRTY COAL) SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM Cd 2+ DAN Pb 2+ DALAM LARUTAN Yogie Henry Payung; Saibun Sitorus; Alimuddin -
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 11 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research of activated carbon utilization of dirty coal as an adsorbent ion cadmium (Cd) and plumbum (Pb) has been done. In this research, the variations of solutions pH value (1, 2, 3, 4, 5 and 6), contact time (5, 10, 15, 30, 45, 60, 75 and 90 minutes), and the variation of concentration (20, 40, 60, 80 and 100 mg/L) were applied. The determination of cadmium and plumbum ion concentraction used an Atomic Absorption Specthrometer (AAS). The optimum condition cadmium ion on pH 4, than in the plumbum on pH 5 with optimum time contact is 15 minutes and the maximum adsorptive capacity cadmium ion in value is 2,90 mg/g, than on plumbum ion is 3,08 mg/g.Keywords: Adsorption, Activated Carbon, Dirty Coal, Cadmium, Plumbum, Ion, Solution
ADSORPSI LOGAM KADMIUM (Cd) OLEH ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG AREN (Arenga pinnata) DENGAN AKTIVATOR HCl Indri Ayu Lestari; Alimuddin -; Bohari Yusuf
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 12 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adsorption of cadmium (Cd2+) by palm shell carbon (Arenga pinnata) activated carbon have been researched. This research is aim to find the effects of pH value, contact time and concentration. In this research, the variations of pH value was (2 – 7), contact time (5 – 70 minutes) and concentration (1,5 – 3,5 mg/L) were applied. The determination of cadmium concentration used an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The result of this research shows that pal shell activated carbon could adsorp metal ion Cd 2+ . The optimum condition was achieved at the pH 3 with a capacity factor of adsorbent was 2,372 mg/L or 94,92%, contact time was 30 minutes with a capacity factor of adsorbent was 2,327 mg/L or 93,12% and concentration was achieved at the concentration 3,5 mg/L with a capacity factor of adsorbent was 3,321 mg/L or 94,91%.Keywords: adsorption, actived carbon, palm shell, metal ions Cd 2+
ANALISA Pb 2+ PADA LOBSTER (Panulirus sp) DENGAN METODE ADISI STANDAR SPEKTROFOTOMETER UV-VIS MENGGUNAKAN PENGOMPLEKS DITIZON Bohari Yusuf; Alimuddin -; Siti Nurliana
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 11 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisa Pb(II) pada lobster (Panulirus sp) dengan metode adisi standar spektrofotometer UV-Vis menggunakan pengompleks ditizon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar ion logam Pb(II) pada lobster (Panulirus sp) dengan metode adisi standar menggunakan pengompleks ditizon. Analisa kadar ion.logam Pb(II) dengan pengompleks ditizon menggunakan spektrofotometer uv-vis sebelum menggunakan metode adisi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar ion logam Pb(II) sebesar 0,215 ppm sedangkan pada penelitian menggunakan metode adisi standar kadar Pb(II) sebesar 1,210 ppm.Kata Kunci: Lobster, Adisi Standar, Ditizon, Ion logam Pb(II).
KARAKTERISTIK CAMPURAN BATUBARA DAN VARIASI ARANG SERBUK GERGAJI DENGAN PENAMBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DALAM PEMBUATAN BRIKET Siti Hosniah; Saibun Sitorus; Alimuddin -
JURNAL ATOMIK Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat-sifat briket dari campuran antara batubara dengan arang kayu Ulin, Bangkirai dan tempurung kelapa, yaitu dalam rangka mencari sumber energi alternatif. Pembuatan briket melalui tahapan pengarangan, penghalusan arang, pengayakan 60 mesh, pencampuran dengan perekat, pencetakan, pengeringan dengan oven (60°C, ±24 jam) dan pengujian. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu variasi komposisi campuran antara batubara dengan arang kayu Ulin, kayu Bangkirai dan tempurung kelapa sebanyak 21 perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan, briket dengan komposisi batubara sebanyak 25% dan arang tempurung kelapa sebanyak 75%, serta komposisi batubara sebanyak 25% dengan campuran arang tempurung kelapa, kayu Ulin, dan kayu Bangkirai sebanyak 75% memiliki kualitas yang sesuai dengan kualitas briket standar nasional Indonesia (SNI). Briket dengan komposisi batubara sebanyak 25% dan arang tempurung kelapa sebanyak 75% memiliki kualitas sebagai berikut: nilai kalor 6605 kal/g, nilai kadar karbon terikat 78,26%, nilai zat mudah menguap 19,35%, kadar abu 2,40%, nilai keteguhan tekan 28,55 kg/cm2, kerapatan 0,73 gr/cm3, dan kadar air 8,74%. Sedangkan briket dengan komposisi batubara sebanyak 25% dan campuran arang tempurung kelapa, kayu Ulin, kayu Bangkirai sebanyak 75% memiliki kualitas sebagai berikut: nilai kalor 6396 kal/g, nilai kadar karbon terikat 77,47%, nilai zat mudah menguap 19,66%, kadar abu 2,87%, nilai keteguhan tekan 26,41 kg/cm2, kerapatan 0,70 gr/cm3, dan kadar air 7,87%. Kata Kunci : briket, batubara, kayu Ulin, kayu Bangkirai, tempurung kelapa