Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Geodesi Undip

Pembuatan Peta Potensi Curah Hujan Dengan Menggunakan Citra Satelit Mtsat Di Pulau Jawa Dian Ika Aryani; Bandi Sasmito; Arwan Putra Wijaya
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.756 KB)

Abstract

Rain that occurs anytime make rainfall information become needed. Rainfall information is one of the important information and needed by almost all fields. Moreover for Java isle, the most populous isle in Indonesia, and with all sorts of activities .     This study aims to make rainfall information in rainfall maps by utilizing geostationary meteorological satellite’s data, MTSAT-1R. The making of rainfall map created by the brightness temperature values is recorded in the infrared channel-1 (IR1) on MTSAT satellite imagery. MTSAT image data used starting on May 1, 2013 until August 31, 2013 as many as 2.931 data set.     Research methods include 1) conversing PGM data format to ERS one, 2) correcting geometric or doing registration on coordinate system, 3) incorporating data in every hour into daily, 4) converting digital value number to brightness temperature values, 5) grouping brightness temperatures values into rainfall classification, 6) layouting rainfall map using ArcGIS, 7) making rainfall map animations, and 8) making the websites     Results obtained in the form of rainfall map. To support the cloud movements and see the potential rainfall area, this study also create animated rainfall maps. Then, the results of rainfall maps are displayed on a website so public can utilize them.Keywords : Map, rainfall, Brightness temperature, MTSAT-1R, Website
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KERAWANAN BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI TENGGANG KOTA SEMARANG David Carlous Pintubatu; Bambang Sudarsono; Arwan Putra Wijaya
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.894 KB)

Abstract

Banjir di Semarang masih menjadi permasalahan besar yang terjadi di ibukota provinsi Jawa Tengah ini terutama pada saat hujan dalam waktu yang lama terjadi. Kecamatan Genuk, Gayamsari dan Pedurungan merupakan daerah di Semarang yang sering banjir. Ketiga kecamatan tersebut termasuk dalam Daerah Aliran Sungai Tenggang. Dalam daerah tersebut, selama 5 tahun terakhir yaitu 2006 – 2011 mengalami perubahan penggunaan lahan yang signifikan. Penelitian  yang bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kerawanan banjir ini menggunakan citra beresolusi tinggi yaitu quickbird untuk membuat peta tata guna lahan 2006 dan Ikonos untuk tahun 2011. Luas dari masing-masing tata guna lahan akan diberikan nilai koefisien air larian untuk perhitungan nilai air larian. Selain koefisien, perhitungan air larian juga dipengaruhi curah hujan dan luas DAS. Kata kunci : DAS Tenggang, Penggunaan Lahan, Semarang
Analisis Pola Persebaran dan Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang Tahun 2022-2042 Kawasan Perkotaan Wonogiri Ahmad Hilmy Al Mutawally; Arwan Putra Wijaya; Nurhadi Bashit
Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Geodesi Undip
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgundip.2023.38087

Abstract

Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang termasuk dalam wilayah pengembangan perkotaan SUBOSUKAWONOSRATEN. Pengembangan Perkotaan Wonogiri memiliki tujuan untuk meningkatkan fungsi kegiatan perkotaan yang diharapkan dapat memberikan pengaruh untuk mengatasi permasalahan seperti tingginya tingkat kemiskinan dan kepadatan penduduk yang terjadi di Kabupaten Wonogiri. Permasalahan tersebut mengakibatkan terjadinya peralihan dari penggunaan lahan yang awalnya merupakan lahan pertanian berubah menjadi lahan permukiman. Hal tersebut juga dapat berimbas pada terbentuknya pola persebaran baru dan berpeluang untuk tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan penggunaa lahan tahun 2016-2022, pola persebaran pemukiman tahun 2016 dan 2022, dan kesesuaian penggunaan lahan tahun 2002 dengan RDTR tahun 2022-2042 di Kawasan Perkotaan Wonogiri. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Citra Satelit Worldview-2 Tahun 2016 dan 2022. Metode yang digunakan untuk melakukan identifikasi penggunaan lahan yaitu digitasi on-screen. Pola persebaran permukiman didapatkan menggunakan metode analisis tetangga terdekat. Kesesuaian penggunaan lahan dengan RDTR didapatkan dengan menggunakan metode overlay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan penggunaan lahan tahun 2016-2022 pada kelas Lahan Kosong terjadi penurunan sebesar 25,566 Ha atau 0,553 % dan Zona Pertanian sebesar 12,608 Ha atau 0,288 %. Peningkatan lahan terbangun terjadi pada Zona Perumahan sebesar 16,663 Ha atau 0,381 %, , Zona perdagangan dan Jasa sebesar 8,061 Ha atau 0,184 %, Hasil pada pola persebaran permukiman pada tahun 2016 dan 2022 termasuk dalam pola persebaran mengelompok dengan sitem permukiman membentuk pola linier yang mengarah ke timur dari pusat kegiatan perkotaan. Hasil kesesuaian penggunaan lahan tahun 2022 terhadap RDTR Kawasan Perkotaan Wonogiri tahun 2022-2042 sebesar 3534,822 Ha atau 80,864 % dan ketidaksesuaian sebesar 836,448 Ha atau 19,136 %.