This Author published in this journals
All Journal AGROEKOTEKNOLOGI
Ir Mariati MSc
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Pemberian Hidrogel dan Frekuensi Penyiraman dengan Sistem Vertikultur Nori Andrian; Ir Mariati MSc; Ferry Ezra T. Sitepu S.P., M.Si
Jurnal Agroekoteknologi Vol 6, No 2, April (2018)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.273 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v6i2, April.17763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dosis hidrogel dan frekuensi penyiraman air yang sesuai terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah dengan sistem vertikultur yang dilaksanakan di Desa Karang Sari, Kec. Medan Polonia dengan ketinggian 25 meter diatas permukaan laut yang dimulai pada bulan Februari sampai April 2016, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis hidrogel dengan 3 taraf yaitu 0 g/tanaman (tanpa hidrogel), hidrogel 0,1 g/tanaman, dan hidrogel 0,2 g/tanaman dan faktor kedua adalah frekuensi penyiraman dengan 3 taraf yaitu penyiraman dengan frekuensi 1 hari 1 kali, 3 hari 1 kali, dan 6 hari 1 kali. Hasil penelitian menunjukan dosis hidrogel hanya berpengaruh nyata dengan  jumlah daun pada 5 minggu setelah tanam (MST) sedangkan frekuensi penyiraman berpengaruh nyata dengan  jumlah daun pada 2 – 5 MST. Interaksi perlakuan dosis hidrogel dan frekuensi penyiraman berpengaruh nyata dengan  bobot basah umbi dan bobot kering umbi per paralon. Kombinasi perlakuan dosis hidrogel 0,2 g/tanaman dan frekuensi penyiraman 1 hari 1 kali (H3P1) menunjukan bobot basah tertinggi 57,03 g dan bobot kering tertinggi 45,17 g yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan  dosis hidrogel 0,2 g/tanaman dan frekuensi penyiraman 6 hari 1 kali (H3P3) dengan bobot basah 51,68 g dan bobot kering 39,63 g. Kata kunci : bawang merah,  frekuensi penyiraman, hidrogel, vertikultur