This Author published in this journals
All Journal MAJALAH BIAM
Ignacius Dhani Sukaryono
Baristand Industri Ambon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA SEDIMEN DI PESISIR TELUK AMBON DALAM SEBAGAI INDIKASI TINGKAT PENCEMARAN Ignacius Dhani Sukaryono
Majalah BIAM Vol 14, No 1 (2018): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.429 KB) | DOI: 10.29360/mb.v14i1.3554

Abstract

Pesisir Teluk Ambon Dalam merupakan konsentrasi segala macam aktivitas sebagian besar masyarakat Kota Ambon. Aktivitas tersebut sebagian besar memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar wilayah pesisir baik sumber daya alam maupun sumber daya yang bukan berasal dari alam. Pemanfaatan ini sering kali menghasilkan limbah yang salah satunya berupa limbah logam berat yang dapat mengkontaminasi lingkungan sekitar pesisir. Salah satu yang terjadi adalah kontaminasi logam berat pada sedimen. Penelitian ini menelusuri jejak kontaminan logam berat jenis Pb dan Cd pada sedimen dengan lokasi pengambilan sampel di 10 lokasi di sepanjang Teluk Ambon Dalam dengan jangka waktu pengambilan sampel sebanyak 2 kali dalam tahun 2016. Sampel sedimen dilakukan pengujian kandungan logam berat dengan menggunakan alat AAS-Flame. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pencemaran sedimen oleh logam berat Pb dan Cd sebagai indikator kualitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen di pesisir Teluk Ambon Dalam menurut nilai Faktor Kontaminasi (CF) termasuk kategori tingkat kontaminasi rendah (CF < 1) dan menurut nilai Indeks Geoakumulasi (I-Geo) termasuk kategori tidak tercemar (I-Geo < 0) untuk masing-masing logam berat dan waktu pengambilan sampel. Sedangkan menurut Indeks Beban Pencemaran (PLI) tergolong ke dalam kategori tidak tercemar sampai tercemar ringan (0 < PLI < 2).
KARAKTERISTIK KERTAS BERBAHAN KERTAS BEKAS DAN LIMBAH RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii ignacius dhani sukaryono
Majalah BIAM Vol 14, No 2 (2018): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.988 KB) | DOI: 10.29360/mb.v14i2.4412

Abstract

Kertas dibutuhkan setiap hari untuk berbagai keperluan, baik untuk perkantoran,dunia pendidikan sampai ke pengemasan.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik kertas berbahan kertas bekas dan limbah rumput laut Eucheuma cottonii.Metode penelitian mengacu pada literatur yaitu penyobekan kertas bekas, perendaman, penghalusan dan pengeringan. Dilakukan modifikasi pada proses pembuatannya dengan perlakuan : A = Limbah kertas ; B = Limbah kertas : Limbah rumput laut ( 1 : 1 )  ; C =  Limbah kertas : Tapioka (1 : 0,1) ; D = Limbah kertas : Limbah rumput laut : Tapioka (1 : 0,9 : 0,1). Setiap perlakuan dibuat 4 kali ulangan.  Produk kertas hasil daur ulang, dilakukan pengamatan secara visual terhadap sifat fisik kertas yang meliputi : kehalusan permukaan kertas,  warna kertas, ketebalan kertas, daya serap, daya lipat dan daya sobek, dengan pembandingnya adalah kertas HVS dan kertas buram /kertas Koran. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa produk kertas daur ulang yang  dihasilkan umumnya  mempunyai permukaan kertas yang kasar, berwarna putih keabuan, dapat dilipat dan dapat disobek kecuali perlakuan A mempunyai daya sobek tidak beraturan, mempunyai daya serap, gramatur dan ketebalan yang lebih tinggi sedangkan nilai densitasnya lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya. Formula ini dapat digunakan untuk pengembangan pembuatan rak telur.