Pesisir Teluk Ambon Dalam merupakan konsentrasi segala macam aktivitas sebagian besar masyarakat Kota Ambon. Aktivitas tersebut sebagian besar memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar wilayah pesisir baik sumber daya alam maupun sumber daya yang bukan berasal dari alam. Pemanfaatan ini sering kali menghasilkan limbah yang salah satunya berupa limbah logam berat yang dapat mengkontaminasi lingkungan sekitar pesisir. Salah satu yang terjadi adalah kontaminasi logam berat pada sedimen. Penelitian ini menelusuri jejak kontaminan logam berat jenis Pb dan Cd pada sedimen dengan lokasi pengambilan sampel di 10 lokasi di sepanjang Teluk Ambon Dalam dengan jangka waktu pengambilan sampel sebanyak 2 kali dalam tahun 2016. Sampel sedimen dilakukan pengujian kandungan logam berat dengan menggunakan alat AAS-Flame. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pencemaran sedimen oleh logam berat Pb dan Cd sebagai indikator kualitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen di pesisir Teluk Ambon Dalam menurut nilai Faktor Kontaminasi (CF) termasuk kategori tingkat kontaminasi rendah (CF < 1) dan menurut nilai Indeks Geoakumulasi (I-Geo) termasuk kategori tidak tercemar (I-Geo < 0) untuk masing-masing logam berat dan waktu pengambilan sampel. Sedangkan menurut Indeks Beban Pencemaran (PLI) tergolong ke dalam kategori tidak tercemar sampai tercemar ringan (0 < PLI < 2).
Copyrights © 2018