Verifikasi metode dalam proses pengujian di laboratorium sangat penting peranannya. Tujuan dari verifikasi metode uji sebagai jaminan mutu, evaluasi kesesuain metode dan kompetensi laboratorium serta pemenuhan peraturan (sistem manajeman mutu). Penelitian ini dilakukan untuk memverifikasi metode pengujian cemaran logam pada sampel Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) secara AAS-GFA. Cemaran logam yang dilakukan verifikasi metode ujinya yaitu Pb, Cu dan Cd. Tujuannya adalah untuk memastikan dan mengevaluasi metode uji yang digunakan apakah mempunyai kesesuaian atau belum terhadap penggunaannya. Parameter yang dihitung adalah presisi, akurasi (recovery), LOD dan LOQ. Nilai koefisien variansi percobaan (% RSD) untuk semua logam lebih kecil dari pada nilai koefisien variansi Horwitznya, sehingga presisi metode memenuhi syarat. Sedangkan nilai akurasi (recovery) dari semua logam berada dikisaran 91,6610 % - 101,1633 %. Kisaran ini masih dalam kisaran memenuhi syarat yaitu antara 60 - 115 %, sehingga akurasi metode ujinya memenuhi syarat keberterimaan. Nilai LOD untuk logam Pb 0,0063 µg/L, Cu 0,0603 µg/L dan Cd 0,0537 µg/L. Nilai LOQ 0,021 µg/L untuk Pb, 0,201 µg/L untuk Cu dan 0,179 µg/L untuk Cd. Hasil perhitungan tersebut menjelaskan bahwa semua parameter verifikasi metode memenuhi persyaratan, sehingga metode uji yang digunakan mempunyai kesesuaian terhadap penggunaannya.