Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perceived Brand Localness vs Social Media: Analysis of Effectiveness in Shaping Consumer Preferences for Heritage Coffee Shops Sudirman, Sudirman; Dina Octaviani; Windi Pratiwi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 09 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID) October 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of perceived brand localness and social media promotion on consumer purchase intention with brand attitude as a mediating variable in legendary local coffee shops. The digital era has transformed the marketing landscape, yet heritage coffee shops with strong cultural roots demonstrate extraordinary resilience amid competition with modern coffee shops. This phenomenon raises questions about how perceived brand localness and social media promotion influence consumer purchase intention in heritage brand contexts. The study employs a quantitative approach with survey method on 150 respondents from one of the legendary coffee shop consumers in Pontianak City selected through purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Square approach. Results show that perceived brand localness has a positive significant effect on brand attitude and purchase intention. Social media promotion positively influences brand attitude but has no direct effect on purchase intention. Brand attitude mediates the relationship between perceived brand localness and purchase intention, but does not mediate the relationship between social media promotion and purchase intention. Findings confirm that for heritage coffee shops, perceived brand localness is more effective than social media promotion in driving purchase intention. This research provides strategic insights for heritage brands in optimizing local strength while leveraging digital marketing as brand builder.
PENGARUH KUALITAS WEBSITE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ONLINE SHOP SHOPEE DI KOTA PONTIANAK Windi Pratiwi; Arweni, Arweni; Dina Octaviani; Ricola Dewi Rawa; M. Zalviwan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas website terhadap keputusan pembelian produk di shopee. Bentuk penelitian ini adalah survey. Populasi dalam penelitian yaitu pengguna shopee di Kota Pontianak. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan pendekatan jumlah indikator dari variable penelitian. Hair et al. (2010) jumlah sampel minimum setidaknya 5 kali dari jumlah variable atau indicator variable penelitian, sehingga jumlah sampel penelitian ini sebanyak n (indicator yang diestimasi) x 5 yaitu 125 (25 x 5). Metode pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan purposive sampling. Adapun kriteria sampel dalam penelitian ini yaitu konsumen berbelanja menggunakan aplikasi shopee lebih dari 1 tahun dan minimal telah melakukan transaksi sebanyak 12 kali. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan IBM SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Usability dan Service Interaction Quality berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk online shop shopee di Kota Pontianak dengan masing-masing nilai signifikansi (0,000 < 0,05), t hitung (4,011) dan (3,725) > t tabel (1,657). Sedangkan variabel Information Quality tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk online shop shopee di Kota Pontianak dengan nilai signifikansi (0,608 > 0,05) dan t hitung (0,514 < t tabel 1,657)
The Role of Fintech in Improving Service Accessibility at Indonesian Sharia Banks in Pontianak City Muhammad Faisal; Mansur; Irvan Wobowo W; Febrianawati; Windi Pratiwi
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55963/jumpa.v13i1.888

Abstract

This study analyzes the role of fintech in improving the accessibility of financial services at Bank Syariah Indonesia (BSI) in Pontianak City. The background of this study is the gap in access to financial services for small communities that are difficult to reach by conventional banks. This study uses a quantitative approach with a survey method of 150 active BSI customers who use fintech services, selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed with multiple linear regression using SPSS to test the effect of the variables of availability, ease of use, and security of fintech services on the variable of financial service accessibility, including ease of access, service coverage, and financial literacy. The results are expected to provide empirical evidence of the effectiveness of fintech in expanding financial access at BSI and measure customer satisfaction with fintech. This study contributes to the literature on sharia fintech with a focus on empirical analysis in the context of BSI customers in Pontianak, while also serving as a reference for stakeholders in developing sharia banking digital strategies to improve services and empower small communities economically. Abstrak - Penelitian ini menganalisis peran fintech dalam meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Pontianak. Latar belakang penelitian adalah kesenjangan akses layanan keuangan bagi masyarakat kecil yang sulit dijangkau oleh perbankan konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 nasabah aktif BSI yang menggunakan layanan fintech, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS untuk menguji pengaruh variabel ketersediaan, kemudahan penggunaan, dan keamanan layanan fintech terhadap variabel aksesibilitas layanan keuangan, termasuk kemudahan akses, jangkauan layanan, serta literasi keuangan. Hasil diharapkan memberikan bukti empiris efektivitas fintech dalam memperluas akses keuangan di BSI dan mengukur tingkat kepuasan nasabah terhadap fintech. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam literatur fintech syariah dengan fokus pada analisis empiris di konteks nasabah BSI di Pontianak, sekaligus menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam pengembangan strategi digital perbankan syariah guna meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.