Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KINERJA SISTEM RANTAI PASOKAN MEJA TENIS MEJA MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE Fitri Nurul Firdaus; Yuniaristanto Y; Roni Zakaria
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 8, No 3 (2018): MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/mix.2018.v8i3.013

Abstract

This study aims to map the process and to measure the performance of supply chain of table tennis at CV Shiamiq Terang Abadi according to SCOR®11.0 model. Furthermore, this study would give suggestion of improvement in order to improve company's performance. The SCOR®11.0 model is considered more complete, systematic and integrated because of its capability in measuring the company's performance from supplier to customer. Data collection in this study was conducted by questionnaire method to CV Shiamiq Terang Abadi which is related directly to the supply chain process. Based on SCOR®11.0 assessment, there are five KPIs that have not reached the company’s target and can be improved: POF, OFCT, USCA, TC and CCCT which has successive gap by 4%, 33 days, 24.05%, 7,38% and 9 days. There are sub-operations within the supply chain become inefficient metrics and need process improvement. The best practices of recomendations are four of the most prioritized: convergence of SCOR model with lean and six sigma, make-tostock goods receipt, ABC inventory classification, and batch size reduction
Analisis Usulan Lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Bogor Menggunakan Mixed Integer Linear Programming Fitri Nurul Firdaus; I Ketut Gunarta
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian net zero emission pada tahun 2060, salah satunya melalui percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada sektor transportasi. Implementasinya masih terdapat tantangan khususnya ketersediaan dan pemerataan infrastruktur SPKLU. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan perancangan lokasi optimal untuk penyebaran SPKLU agar memenuhi permintaan pengguna kendaraan listrik. Penelitian ini memfokuskan pada penentuan jumlah konektor dan jenis pengisian pada setiap kandidat lokasi SPKLU yang berfokus di kantor kecamatan se-Kota Bogor menggunakan mixed integer linear programming. Output model merekomendasikan pemasangan SPKLU baru di kecamatan seperti Bogor Barat, Tanah Sareal, dan Bogor Selatan, di mana permintaan tinggi namun cakupan masih terbatas. Total biaya optimal untuk lokasi alokasi SPKLU sebesar Rp 15.769.626.838, kondisi ini mencakup jenis charging yang akan dipasang dan alokasi pelayanan SPKLU terhadap permintaan yang ada. Model yang dihasilkan mampu menentukan kombinasi lokasi pembangunan SPKLU yang efisien secara biaya. Namun dalam keputusan pengembangan SPKLU perlu mempertimbangkan tidak hanya efisiensi biaya, tetapi juga aspek teknis dan karakteristik lokasi.