Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Destination characteristics of modest fashion city: Tourism marketing perspectives Bastaman, Aam; Osman, Ismah; Rimbawati, Putri Rakhmadhani Nur
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 16 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmpj.v16i1.15545

Abstract

Purpose – Cities aim to differentiate themselves and project a favorable image to maintain a competitive edge in today's tourism industry, which this endeavor includes the city of Bandung. Bandung has undergone certain facelifts within its metropolitan areas to establish city uniqueness concentrating on fashion and design. Hence, this study aims to examine Bandung’s brand image and personality, emphasizing the branding of Bandung as a modest fashion city and its impact on business, fashion, culture, and tradition. Design/methodology/approach –Utilizing qualitative research, this research narrates the findings of in-depth interviews with selected informants, specifically, the locals and the tourists, in addition to the use of desk research, and observation. Thus, it analyzes the perception of the tourists and local people concerning Bandung’s aptitude as a modest fashion city and its capacity to capture the target market, locally and abroad. Findings – Business tourism is crucial to Bandung’s development and vision to be a modest fashion destination. Bandung has the potential to achieve the vision due to its people’s outstanding creativity. It makes an expansion towards a destination concentrating on modest fashion viable. Consequently, the city boasts a thriving textile industry, a solid local administration, vibrant local entrepreneurship, a strong fashion sense built on tertiary education, and an excellent collaborative relationship between the local community, academicians, industry, and the government. Research limitations/implications – This study unearth the preliminary research phase for a new city trademark. Nevertheless, quantitative and longitudinal research is required. Practical implications – The study discusses the implications for developing a consistent destination branding strategy by analyzing the initial stages of Bandung as a modest fashion destination Originality/value – The study presents specific recommendations to tourism and hospitality practitioners for widening Bandung’s destination image to capitalize on the city's art and cultural heritage. It is also of interest to tourism researchers since it contributes methodologically to the literature on place branding through projective methodologies. Keywords: Bandung city; Destination image; Modest fashion tourism; Qualitative Research;
Pengaruh Functional Quality Dan Teachnical Quality Terhadap Brand Loyalty dengan Brand Experience dan Brand Trust Sebagai Pemediasi Bagi Pengguna Layanan Internet Fiber To The Home Di Wilayah Jabodetabek Suherna, Suherna; Bastaman, Aam; Herawati, Aty; Krisman, Zainul
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i1.2790

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh functional quality dan technical quality terhadap brand loyalty dengan brand experience dan brand trust sebagai mediator pengguna layanan internet fiber to the home di wilayah Jabodetabek. Metode pengambilan sampel melalui kuesioner kepada 225 populasi pengguna layanan internet fiber to home di wilayah Jabodetabek. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan software AMOS yang dijalankan menggunakans media komputer. Technical quality dan functional quality tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap brand loyalty. Konklusif tidak terdapat pengaruh technical quality terhadap brand loyalty dengan p-value 0,260 > 0,05. Konklusif tidak terdapat pengaruh functional quality terhadap brand loyalty dengan p-value 0,566 > 0,05. Technical quality dan functional quality mempunyai pengaruh terhadap brand loyalty yang dimediasi oleh brand experience dan brand trust. Konklusif Technical quality mempunyai pengaruh kepada brand loyalty dengan brand experience sebagai mediator dengan nilai p-value 0,033 < 0,05. Konklusif functional quality mempunyai pengaruh kepada brand loyalty dengan brand experience sebagai mediator dengan nilai p-value 0,018 < 0,05. Konklusif technical quality mempunyai pengaruh kepada brand loyalty dengan brand trust sebagai mediator dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Konklusif functional quality mempunyai pengaruh kepada brand loyalty dengan brand trust sebagai mediator dengan nilai p-value 0,000<0,05
Analisis Eksploratori Adopsi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Penjualan Online (Studi Pada UMKM Kenari Mas Jakarta) Muhammad Nurjaman Akhirudin; Bastaman , Aam
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i1.2827

Abstract

Era digitalisasi membawa perubahan signifikan dalam strategi pemasaran, termasuk bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penelitian ini berfokus pada penerapan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan online di UMKM Plaza Kenari Mas, Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam dan analisis dokumen. Teknik triangulasi data dan metode digunakan untuk memastikan validitas data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran digital yang efektif dapat meningkatkan penjualan UMKM secara signifikan. Faktor-faktor seperti kualitas produk, layanan pelanggan, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital sangat mempengaruhi keberhasilan strategi ini. Pemasaran digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan penjualan UMKM. Namun, keberhasilan jangka panjang bergantung pada kemampuan UMKM untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tren pasar.
Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian dengan Kepercayaan Merek Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Konsumen BTS Meal McD di Kota Jakarta Selatan) Anugrahdewi, Maya Wido; Bastaman, Aam
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i4.15462

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap merek dan keputusan pembelian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen, kualitas produk, layanan, dan citra merek berperan penting dalam menentukan keputusan pembelian. Untuk meningkatkan persepsi konsumen terhadap merek, perusahaan perlu membangun citra merek yang positif, meningkatkan kepercayaan konsumen dengan transparansi dan konsistensi merek, serta meningkatkan kualitas layanan dan produk. Pendekatan holistik yang memperhatikan semua elemen tersebut dapat meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan manajemen merek. Namun, penelitian ini memiliki batasan, dan penelitian masa depan perlu melibatkan variasi demografis yang lebih luas untuk memahami dampak faktor eksternal pada perilaku konsumen.
THE EFFECT OF CREDIBILITY AND TRUST ON THE PURCHASE DECISION OF SAMSUNG GALAXY SERIES SMARTPHONE PRODUCTS WITH AL GHAZALI BRAND IMAGE ENDORSEMENT AS AN INTERVENING VARIABLE Prasojo, Amir; Bros, Novardi; Herawati, Aty; Bastaman, Aam
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4628-4657

Abstract

Persaingan yang ketat di bidang elektronik, terutama smartphone, memaksa perusahaan untuk menjadi inovatif dan kreatif dalam pemasaran untuk menarik dan mempertahankan pembeli, di samping peningkatan penjualan perangkat yang sedang berlangsung. Studi ini mengkaji dampak kredibilitas dan kepercayaan, yang dimediasi oleh citra merek, pada keputusan pembelian. Menggunakan smartphone Samsung Galaxy Series sebagai objek penelitian, sampel 385 peserta dipilih Studi ini menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (PLS-SEM) untuk analisis data, menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3. Temuan menunjukkan bahwa (1) Kredibilitas tidak memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti persepsi konsumen yang kritis dan fokus pada harga dan fitur. (2) Kepercayaan tidak mempengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti tingkat kepercayaan yang tinggi, fokus pada harga dan spesifikasi, serta ketergantungan pada ulasan pengguna dan rekomendasi dari teman memiliki pengaruh yang lebih besar. (3) Kredibilitas tidak memengaruhi citra merek karena faktor-faktor termasuk persepsi konsumen yang kritis terhadap dukungan selebriti, citra merek Samsung yang sudah kuat, dan skeptisisme terhadap motif komersial dukungan selebriti. (4) Kepercayaan memang mempengaruhi citra merek karena kepercayaan konsumen menjadi kunci citra merek, validasi sosial dari Al Ghazali, dan peningkatan loyalitas. (5) Citra merek secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti inovasi merek, dukungan selebriti, strategi pemasaran yang efektif, dan dampak media sosial yang memperkuat keputusan pembelian konsumen. (6) Kredibilitas yang dimediasi oleh citra merek tidak secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti desain produk, pemasaran, dan pengalaman pelanggan. Kredibilitas saja tidak cukup jika tidak diterjemahkan dengan jelas ke dalam atribut merek atau jika aspek lain mendominasi persepsi merek. (7) Kepercayaan yang dimediasi oleh citra merek secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena kredibilitas membentuk persepsi positif
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Beban Kerja Guru, dan Pelatihan terhadap Kinerja Guru dengan Pemediasi Kepuasaan Kerja Di SMKN 1 Tanjungpandan Agnes Martini; Aam Bastaman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1337

Abstract

Guru merupakan komponen penting sekolah karena efektivitas mereka me-mengaruhi pembelajaran siswa dan, pada akhimya, keberhasilan pendidikan. Efektivitas guru di sekolah mengacu bagaimana pendidik berperilaku saat melakukan tugas utama mereka dalam mengajar. Apa yang dilakukan guru di kelas dan bagaimana hal itu memengaruhi aktivitas belajar siswa terkait erat dengan keberhasilan mereka sebagai guru. Oleh sebab itu, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi kepuasan kerja terhadap hub-ungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah, beban kerja guru, dan pelatihan dengan kinerja guru di SMKN 1 Tanjungpandan. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, penelitian ini melibatkan 41 guru PNS sebagai responden melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting: Gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru, namun tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja guru; Beban kerja guru tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, tetapi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru; Pelatihan tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik terhadap kepuasan kerja maupun kinerja guru; Kepuasan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Analisis mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi secara penuh (full mediation) hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja guru. Namun, kepuasan kerja tidak dapat memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja guru karena jalur dari beban ker-ja ke kepuasan kerja tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peran kepuasan kerja dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, sementara beban kerja memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja guru tanpa melalui kepuasan kerja.