Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Investigations of Customer Loyalty: Strengthening Product Quality, Brand Image and Customer Satisfaction Enjang Sudarman; Harries Madiistriyatno; Ikbal Sudarman
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 11, No 1 (2021): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/mix.2021.v11i1.006

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to help make decisions about winning the smartphone market through product differentiation to increase customer loyalty for the OPPO Brand. The study population was 1050 students of the faculty of education and the faculty of economics, the sampling technique using the stratified random sampling method was obtained by 550 students. Data analysis was performed using Structural Equation Model (SEM) statistical analysis using Amos Graphic v.22 Software. The result of the research obtained product differential strategy, brand image and customer satisfaction can increase customer loyalty. Brand image and customer satisfaction factor are mediators of product quality on customer loyalty factors. The implication of this research is that brand image is the biggest factor affecting customer satisfaction. Furthermore, the contribution of research result to the OPPO company must make product changes in order to improve brand image, customer satisfaction and customer loyalty. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan melalui penguatan kualitas produk, citra merek dan kepuasan pelanggan. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa di Kabupaten Karawang dari 12 Perguruan tinggi sebanyak 27,378 mahasiswa, teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling diperoleh sebanyak 550 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik Structural Equation Model (SEM) menggunakan perangkat lunak Amos Graphic versi 22. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa penguatan kualitas produk memiliki efek secara langsung terhadap loyalitas pelanggan, citrak merek dan kepuasan pelanggan adalah mediator faktor kualitas produk pada faktor loyalitas pelanggan. Implikasi dari penelitian ini bahwa citra merek merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Selanjutnya, kontribusi hasil penelitian terhadap perusahaan OPPO adalah untuk pertimbangan kebijakan bagi manajemen dalam hal penguatan kualitas produk yang dilakukan melalui inovasi teknologi dari sisi penggunaan bahan, fitur-fitur, serta komponen berkualitas tinggi agar meningkatkan citra merek, kepuasan pelanggan sehingga berdampak positif terhadap loyalitas pelanggan.
Pengaruh Budaya Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pelayanan Publik Di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Jurnal Study and Management Research Vol 15 No 1 (2018): SMART (Study Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.283 KB) | DOI: 10.55916/smart.v15i1.10

Abstract

Tujuan_ Untuk mengetahui pengaruh budaya kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten KarawangDesain/Metode_menggunakan metode korelasi dan regresi , untuk mencari pengaruh antar variabel yang diteliti yaitu; variabel independen budaya kerja (X1 ) dan komitmen organisasi (X2 ) terhadap variabel dependen kinerja pegawai (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil sebanyak 48 orang dari total sampel. Sumber data primer diambil menggunakan kuesioner / instrumen: varibel budaya kerja, variabel komitmen organisasi, dan variabel kinerja pegawai. Analisis data menggunakan Statistik inferensial dengan SPSS versi:22.Temuan_terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara budaya kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai (F hitung = 421,613, p < 0,000). Implikasi _(1) pimpinan organisasi mengubah paradigma budaya kerja dan komitmen organisasi dalam pelayanan publik (2) pimpinan organisasi memelihara kinerja pegawai dengan cara memotivasi, komunikasi, pengembangan karir dan program pendidikan latihan.Originalitas_(1) indikator budaya kerja: efisiensi, kemudahan, kejelasan, kepastian, keterbukaan, dan kewajaran, (2) indikator komitmen organisasi: pendidikan pelatihan, komunikasi, motivasi dan pengembangan karir, (3) indikator kinerja pegawai: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pembinaan, promosi, pelestariaan budayaTipe Penelitian_Studi EmpirisKata Kunci : budaya kerja, komitmen organisasi, kinerja pegawai, paradigma pelayanan.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA GURU PAMONG DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN KARAWANG Enjang Sudarman
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 1 (2018): Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v13i1.16

Abstract

Research Objectives: To determine the effect of communication and leadership on the performance of tutor teachers in the Karawang District Learning Activities (SKB). Design / Method: using regression methods, to find the influence between the variables studied, namely; independent variables of communication (X1) and leadership (X2) on the dependent variable of the performance of the tutor teacher (Y). Subjects in this study were tutors as many as 36 people from the total sample. Primary data sources were taken using questionnaires / instruments: communication variables, leadership variables, and tutor teacher performance variables. Data analysis using inferential statistics with SPSS version: 22. Findings: there was a simultaneous significant influence between communication and leadership on the performance of the tutor teacher (F = 359.21, p 0.000). Implications: (1) communication skills in the learning process in the classroom to understand the state of students, appreciate various views, comfortable and healthy in discussion. (2) Communication in the learning process is suggested by using an assertive style that will be more effective in achieving learning objectives. (2) leadership in the learning process by classifying students based on low, middle and high intelligence levels to make the discussion process more effective. Originality: (1) indicators of communication: aggressive, manipulative, passive and assertive, (2) leadership indicators: working with adult, communication skills. collaboration team. knowledge of content and pedagogy. (3) civil service teacher performance indicators: program planning, implementation, quality control and reporting.
PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA (PLKB) PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN KARAWANG Enjang Sudarman
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 2 (2021): ALIANSI : Jurnal Manajemen Dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v16i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perilaku Kepemimpinan dan Kompetensi terhadap Kinerja Penyuluh KB. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling (n = 46 ), dan teknik analisis data menggunakan Korelasi dan Regresi  dengan  program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penyuluh KB (t hitung = 10.215, p 0.00). Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penyuluh KB (t hitung = 2.532, p 0.015). Perilaku Kepemimpinan dan Kompetensi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penyuluh KB (F hitung = 94.706, p 0.00). Kontribusi Komitmen dan Kompetensi terhadap Kinerja Penyuluh KB ditunjukan oleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,701 atau (70,1%). Sisanya sebanyak 29,9% dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi  penelitian ini adalah  harus ada kebijakan kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karawang dalam peningkatan Kinerja Penyuluh KB.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Kasus SMA Negeri 1 Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi) Enjang Sudarman
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 2 (2018): Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v13i2.19

Abstract

This study aims to determine the pedagogic competencies possessed by PAI Teachers and to find out how the development of pedagogical competencies in Islamic Education Teachers in Central Cikarang 1 High School. This research uses qualitative research methods using descriptive research formats. Based on the results of the study, it is known that, the SMA 1 Cikarang Pusat High School has carried out development efforts to improve the pedagogic competencies of Islamic Education Teachers, namely through education and training, conducting scientific writing and developing independently by Islamic Religious Education Teachers. The development effort has had a positive impact on improving the pedagogical competence of Islamic Education Teachers. Based on the research conducted, it is known that qualified human resources (Teachers) are a major supporter of the success of development in Central Cikarang 1 High School.
Pengaruh Budaya Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pelayanan Publik Di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.268

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh budaya kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Desain/Metode: menggunakan metode korelasi dan regresi , untuk mencari pengaruh antar variabel yang diteliti yaitu; variabel independen budaya kerja (X1 ) dan komitmen organisasi (X2 ) terhadap variabel dependen kinerja pegawai (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil sebanyak 48 orang dari total sampel. Sumber data primer diambil menggunakan kuesioner / instrumen: varibel budaya kerja, variabel komitmen organisasi, dan variabel kinerja pegawai. Analisis data menggunakan Statistik inferensial dengan SPSS versi:22. Temuan : terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara budaya kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai (F hitung = 421,613, p < 0,000). Implikasi: (1) pimpinan organisasi mengubah paradigma budaya kerja dan komitmen oranisasi dalam pelayanan publik (2) pimpinn orgnisasi memelihara kinerja pegwai dengan cara emotivasi, komunikasi, pengembangan karir dan progrm pendidikan latihan. Originalitas: (1) indikator budaya kerja: efisiensi, kemudahan, kejelasan, kepastian, keterbukaan, dan kewajaran, (2) indikator komitmen organisasi: pendidikan pelatihan, komunikasi, motivasi dan pengembangan karir, (3) indikator kinerja pegawai: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pembinaan, promosi, pelestariaan budaya. Tipe Penelitian:Studi Empiris.
Pengaruh Profesionalisme Dan Kompetensi Birokrasi Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Di Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.269

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Profesionalisme dan Kompetensi Birokrasi terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang. Desain/Metode: menggunakan metode korelasi dan regresi , untuk mencari pengaruh antar variabel yang diteliti yaitu; variabel independen profesionalisme (X1 ) dan kompetensi birokrasi (X2 ) terhadap variabel dependen kinerja pegawai (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil sebanyak 46 orang dari total sampel. Sumber data primer diambil menggunakan kuesioner / instrumen: varibel profesionalisme, variabel kompetensi birokrasi, dan variabel kinerja pegawai. Analisis data menggunakan Statistik inferensial dengan SPSS versi:22. Temuan : terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara profesionlisme dan kompetensi birokrasi terhadap kinerja pegawai (F hitung = 435,142, p < 0,000). Implikasi: (1) upaya meningkatkan responsivitas aparatur dengan menerapkan program kerja jangka panjang, menengah dan jangka pendek skala prioritas. (2) upaya meningkatkan kompetensi pegawai dengan program pendidikan dan pelatihan. Originalitas: (1) indikator profesionlisme: responsif, inovatif, dedikasi, kewajiban sosial, keahlian khusus, kewenangan dan afiliasi organisasi profesi (2) indikator kompetensi birokrasi: integritas, kerja sama, etos kerja, kepemimpinan, keterampilan teknis. (3) indikator kinerja pegawai: fasilitasi, koordinasi, pembinaan dan pengawasan.. Tipe Penelitian:Studi Empiris.
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.270

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai di kantor Kementrian Aagama Kabupaten Karawang. Desain/Metode: menggunakan metode korelasi dan regresi , untuk mencari pengaruh antar variabel yang diteliti yaitu; variabel independen kepuasan kerja (X1 ) dan motivasi (X2 ) terhadap variabel dependen kinerja pegawai (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil sebanyak 42 orang dari total sampel. Sumber data primer diambil menggunakan kuesioner / instrumen: varibel kepuasan kerja, variabel motivasi, dan variabel kinerja pegawai. Analisis data menggunakan Statistik inferensial dengan SPSS versi:22. Temuan : terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara kepuasan kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai (F hitung = 421,613, p < 0,000). Implikasi: (1) pemimpin organisasi mengembangkan sistem pengawasan kinerja berbasis teknologi seperti pinger print untuk kehadiran dan kamera CCTV untuk memantau aktivitas pegawai. (2) sistem pemberian penghargaan disesuaikan dengan kinerja individu. (3) menata ulang job discription pegawai sesuai keahlian. Originalitas: (1) indikator kepuasan kerja: kondisi lingkungan, hubungan antar personal, kesempatan untuk maju, kenyamanan bekerja, (2) indikator motivasi: gaji yang diterima, penerimaan oleh kelompok, penghargaan dari atasan dan promosi. (3) indikator kinerja pegawai: merumuskan program; mengkoordinasikan, pelaksanaan bimbingan dan pelayanan, menyiapkan kebutuhan akomodasi calon haji. Tipe Penelitian:Studi Empiris.
Pengaruh Komunikasi Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Guru Pamong Di Sanggar Kegiatan Belajar (Skb) Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.271

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan kepemimpinan terhadap kinerja guru pamong di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Karawang. Desain/Metode: menggunakan metode korelasi dan regresi , untuk mencari pengaruh antar variabel yang diteliti yaitu; variabel independen komunikasi (X1 ) dan kepemimpinan (X2 ) terhadap variabel dependen kinerja guru pamong (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah guru pamong sebanyak 36 orang dari total sampel. Sumber data primer diambil menggunakan kuesioner / instrumen: varibel komuniksi, variabel kepemimpinan, dan variabel kinerja guru pamong. Analisis data menggunakan Statistik inferensial dengan SPSS versi:22. Temuan : terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara komunikasi dan kepemimpinan terhadap kinerja guru pamong (F hitung = 359, 212, p < 0,000). Implikasi: (1) kemampuan komunikasi dalam proses pembelajaran di kelas untuk memahami keadaan siswa, menghargai berbagai pandangan, nyaman dan sehat dalam diskusi. (2) Komunikasi dalam proses pembelajaran disarankan dengan menggunakan gaya asertif yang akan lebih efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. (2) kepemimpinan dalam proses pembelajaran dengan mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kecerdasan rendah, menengah dan tinggi untuk membuat proses diskusi menjadi lebih efektif. Originalitas: (1) indikator komunikasi : agresif, manipulative, pasif dan asertif, (2) indikator kepemimpinn: working with adult, communication skill. collaboration team. knowledge of content and pedagogy. (3) indikator kinerja guru pamong: perencanaan program, pelaksanaan, pengendalian mutu, dan pelaporan. Tipe Penelitian:Studi Empiris.
Pengaruh Profesionalisme dan Disiplin Pegawai Terhadap Kinerja Pelayanan Publik di Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang Enjang Sudarman
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 1 (2022): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v17i1.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profesionalisme dan Disiplin Pegawai terhadap Kinerja Pelayanan Publik. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling (n = 43), dan teknik analisis data menggunakan Korelasi dan Regresi  dengan  program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t hitung = 4,797, p 0.00). Disiplin pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan  (t hitung = 9,008, p 0.00). Profesionalisme dan Disiplin Pegawai  secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan publik  (F hitung = (165,353, p 0.00). Kontribusi Profesionalisme dan Disiplin Pegawai terhadap kinerja pelayanan publik  ditunjukan oleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,792 atau (79,2%).. Sisanya sebanyak 20,8 % dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi  penelitian ini adalah harus ada kebijakan di Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang dalam peningkatan kinerja pelayanan publik mengenai kemampuan di bidang pelayanan secara  profesionalisme  dan penerapan disiplin pegawai melalui program pendidikan dan pelatihan dalam pelayanan dan penerapan budaya kerja kepada seluruh pegawai.