Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KERAMIK HIAS GERABAH PLERED UNTUK PANGSA EXPORT TAHUN 2010-2013 Fina Lestari; Maman Tocharman; Yadi Rukmayadi
GRADASI Vol 1, No 3 (2013): ANTOLOGI SENI RUPA FPBS UPI EDISI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/grd psr.v1i3.555

Abstract

ABSTRACTThe method used in this research is descriptive method with qualitative approach, this research area is the ceramic industry Jaka Perkasa at Anjun, Plered Purwakarta. Data collecting techniques used in this study include: observation, interviews, library research and documentation.The products of Jaka Perkasa industry are crafted to meet the needs of both export and local markets which made by ceramic craftsmen Plered together with PT Joshua as an exporter and ceramic models designer. Its existence brings the development of the ceramic craftsmen in Plered who not only produce for domestic purpose but also for international scale.The results of this study concluded that the forming process of these ceramics uses clay materials called puder mixed with mud and silt formed by rolling technique with the help of a turntable (perbot) which is moved manually by hand. The decorating techniques are vary with firing temperature up to 900°Celsius. Ceramic shapes are the development of a cylindrical shape wich has geometric and deformation of plants motifs. The color use in ceramics give the color tone and the ceramic surface texture can be smooth or rough, coarse texture can be seen on the surface of ceramic objects by the process of rubbing decorating technique. ABSTRAKMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, lokasi penelitian ini adalah industri keramik Jaka Perkasa yang bertempat di Desa Anjun Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi.Kriya keramik yang dihasilkan industri Jaka Perkasa merupakan produk keramik untuk memenuhi kebutuhan pasar baik export maupun lokal yang dibuat oleh kriyawan keramik Plered dengan PT Joshua sebagai eksportirnya. Keberadaannya merupakan adanya perkembangan bagi kriyawan keramik Plered yang tidak hanya menghasilkan produk lokal namun ada juga produk keramik yang dihasilkan kriyawan Plered untuk skala internasional.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembentukan keramik pangsa export bahan utama yang digunakan adalah tanah liat puder yang dicampur dengan lumpur dan pasir halus yang dibentuk dengan teknik putar dengan bantuan meja putar (perbot) yang digerakan secara manual oleh tangan. Proses dekorasi yang berbeda-beda tekniknya dengan suhu pembakaran 900° Celsius. Bentuk keramik yang dibuat pengembangan dari bentuk silinder dengan pemberian motif geometris dan stilasi tumbuhan. Penggunaan warna pada keramik memperlihatkan unsur gelap terang dengan tekstur  permukaan keramik ada yang halus dan kasar, tekstur kasar dapat dilihat pada permukaan benda keramik dengan proses dekorasi menggunakan teknik gosok. Kata kunci: Keramik pangsa export, Bentuk keramik, Teknik dekorasi.
PROMOSI KESEHATAN MASYARAKAT PENCEGAHAN DAN CARA KONSUMSI OBAT KOASI (KOLESTEROL, ASAM URAT DAN HIPERTENSI) Suwarni, Sri; Ayu, Estuningtyas; Supriyanto, Supriyanto; Lestari, Fina; Amalia, Frisca; Sulistinawati, Finni; Putri, Friska Nurfiayitna; Aulya, Ghefira Putri; Ristita, Cinthya Nisha
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i8.1745

Abstract

Penyakit degeneratif seperti kolesterol, asam urat, hipertensi, dan diabetes mellitus (KOASI) merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama usia dewasa dan lanjut usia, serta dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pola hidup sehat menjadi latar belakang pentingnya kegiatan promosi kesehatan ini. Tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi masyarakat dalam mengelola penyakit degeneratif melalui edukasi cara minum obat yang benar, deteksi dini, serta penerapan pola hidup sehat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, konseling riwayat konsumsi obat, pembagian leaflet, serta simulasi praktik membaca label obat. Kegiatan dilaksanakan di Perum Pesona Asri 1 Tlogomulyo dengan melibatkan perangkat RT/RW, tenaga kesehatan (dokter, perawat, apoteker), mahasiswa PKPA Universitas Islam Sultan Agung, serta dukungan tenaga profesional. Rangkaian acara meliputi registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, berat badan, kolesterol, asam urat, dan gula darah), penyuluhan interaktif, diskusi, kuis, serta pemberian paket vitamin, makanan sehat, dan brosur KOASI. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari masyarakat dengan antusiasme tinggi dan tingkat kepuasan yang baik. Peserta memperoleh manfaat nyata berupa pemeriksaan kesehatan gratis, tambahan informasi mengenai cara konsumsi obat yang benar, serta motivasi untuk menjalani pola hidup sehat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat dalam penggunaan obat KOASI serta mendorong pencegahan komplikasi penyakit degeneratif.
Pengembangan Produk Olahan Seaweed Sebagai Tepung Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Wahyuningsih, Endah; Hardian, Muhamad; Hidayatullah, Muhamad Syahrul; Lestari, Fina; Kalista, Alifia Nurul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7193

Abstract

Real Work Lectures (KKN) is one formservice of higher education institutions to the communityimplemented by Mataram University (Unram). KKN activitiesMataram University for the 2023/2024 period is a KKN activityVillage Community Empowerment (PMD) which raises the main themenamely Preanuer Village. By carrying out this theme, it is hoped that students,through the activities carried out, can contribute todevelopment and improvement of community living standards in managementproduct. One of the villages chosen as the location for implementing KKNis Mertak Village, which is in Pujut District, Lombok RegencyMiddle. In this activity, the KKN team acts as a companionpartner groups, namely the community and local governmentidentify potential and existing problems and provide solutionsfor potential development and scientifically based problem solving.The superior potential in Mertak Village is in the field of tourism,livestock, fisheries and agriculture. In the agricultural sector there are productsseaweed cultivated by the people of Mertak Village, in particularin Batu Sword Hamlet. The aim of this activity is to improveThe economic value of seaweed products to improve living standardsvillagers. This activity was carried out through field observations, teamsKKN–PMD Mertak 2 Village in developing seaweed productsinto flour will be held on December 23, 2023 – 06February 2024 or as long as KKN activities take place, located in HamletBatu Sword, Mertak Village, Pujut District, Central Lombok Regency.Service activities of the Unram KKN–PMD team which have been carried out inMertak Village is designed to help the community improveeconomic value of seaweed products. Results obtained from activitiesthis is the knowledge and skills of the community in managing andprocessing seaweed products.
NILAI & MAKNA SIMBOL DALAM ADAT SORONG SERAH PADA SUKU SAMAWA DI KECAMATAN JEREWEH SUMBAWA BARAT Lestari, Fina; Zubair, Muh; Alqadri, Bagdawansyah
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v6i2.268

Abstract

Adat Sorong Serah merupakan salah satu rangkaian tahapan dalam upacara adat Suku Samawa. Sorong Serah yakni penghantaran barang-barang seserahan dari pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai perempuan, barang tersebut hasil kesepakatan di acara Basaputis. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan serta mengkaji nilai dan makna simbol yang terkandung dalam pelaksanaan adat Sorong Serah pada Suku Samawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan rangkaian tahapan pelaksanaan adat Sorong Serah dilaksanakan melaui beberapa tahapan kegiatan yaitu, menyiapkan barang-barang yang telah disepakati, mengemas barang bawaan dengan rapi, indah, serta menarik, membentuk panitia Sorong Serah, menyiapkan dan menghiasi lokasi Sorong Serah, menyebar undangan, hari puncak pelaksanaan Sorong Serah. Setiap tahapan mengandung makna simbol serta sarat akan nilai. Makna Simbol dalam adat Sorong Serah yakni: (1) menyiapkan barang sebagai bentuk saling menghormati antara kedua keluarga, (2) mengemas barang sebagai tanggung jawab keluarga calon pengantin laki-laki yang menunjukkan kesungguhan, (3) menyiapkan lokasi dengan simbol seperti Lawang Rare dari bambu, daun kelapa, pita, dan pohon pisang yang memiliki makna tentang ketahanan, ikatan, kesetiaan, dan penutup, (4) Hari puncak sebagai ungkapan syukur kepada Allah S. A. W dan merayakan acara. Selain itu, dalam pelaksanaannya tercermin pula nilai-nilai yakni: nilai gotong royong, nilai budaya, nilai musyawarah, serta nilai keindahan. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adat Sorong Serah bukan hanya warisan turun temurun, tetapi juga sumber nilai yang dapat membentuk identitas masyarakat, oleh karena itu generasi muda perlu mengetahui dan memahami makna serta nilai dari setiap tahapan dalam adat Sorong Serah sehingga tetap dilestarikan keberadaan sebagai identitas masyarakat Suku Samawa dan juga sebagai sumber utama membentuk Civic Culture.