Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN PENDENGAR MS RADIO Yusran Yunus; Mahpuddin
KINESIK Vol. 7 No. 3 (2020): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v7i3.132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial instagram dalam membangun hubungan terhadap pendengar MS Radio. Penelitian ini dilakukan di MS Radio, Palu-Indonesia. Adapun informan merupakan pengurus dan pengikut akun sosial media instagram MS Radio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi komunikator. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak empat (4) orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa MS Radio memiliki tiga (3) akun sosial media yaitu: instagram, twitter, dan facebook. Media sosial instagram adalah media sosial utama yang digunakan dikarena fitur-fitur yang dimiliki instagram cukup membantu dalam menyebarkan informasi-informasi yang ingin mereka bagikan kepada khalayak. instagram sebagai alat bantu MS Radio dalam menjangkau khalayak seluas-luasnya. Sifat media sosial instagram yang mudah dan praktis menjadikan media sosial instagram sebagai alat bantu penyebaran informasi dan program yang mudah dijangkau dan diterima oleh khalayak, dalam memberikan informasi yang ingin diberikan kepada khalayaknya. Sehingga pesan yang disampaikan mudah diakses serta dapat diterima dengan cepat oleh pendengarnya.
HUBUNGAN KAPASITAS APARATUR DENGAN PEWUJUDAN GOOD GOVERNANCE Yunus Yunus
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2017): Dialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.158 KB) | DOI: 10.36636/dialektika.v2i2.245

Abstract

After the reform movement of 1998, a paradigm shift that developed in the implementation of government in Indonesia. The demands of public administration services are better than ever, become a necessity that would have to be met by government agencies public service providers. The suit appears along with the development of the reform era and regional autonomy and since the fall of the New Order regime. One form of governance (good governance) is the presence of the image of a democratic government. Good governance paradigm emphasizes the importance of the parallel relationship between the institutions of the state, the market and society. Making professional personnel in order to demonstrate the capacity, as well as the identity of the hidden potential that exists in each apparatus be food for thought that is important in the development of human resources, especially in local government at this time.
Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikolore Kota Palu: Implementation of the Family Hope Program (PKH) in Empowering the Poor in Tondo Village, Mantikolore District, Palu City Yunus Yunus; Meldi Amijaya; Ayu Lestari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i9.2793

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Harapan (PKH) ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat miskin yang ada di kelurahan tondo kota palu untuk ikut berperan dalam program PKH yang dimana akan memberikan dampak logis bagi kehidupan masyarakat setempat terutama pada peningkatan kualitas hidup melalui kesehatan dan pendidikan yang nantinya diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan yang selama ini masih menjerat masyarakat Indonesia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran yang jelas tentang Implementasi Kebijakan Program Keluarga harapan (PKH) di kelurahan Tondo Kecamatan Mantikolore Kota Palu. Selanjutnya untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh pemerintah Kecamatan mantikolore agar dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat akibat dampak pandemic covid-19 di kelurahan Tondo Kecamatan mantikolore kota palu.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan agar dapat memperoleh informasi yang mendalam tentang program kemiskinan dan pemberdayaan. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari Pendamping PKH, Staf di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikolore Kota Palu Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah metode obsevasi, interview,dan dokmentasi. Tehnik sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang berjumlah lima orang informan yang yang manjadi sasaran dalam PKH adalah masyarakat yang tinggal di Kelurahan Tondo memiliki kriteria miskin, yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) untuk meningkatkan taraf hidup kelurga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, serta mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin.
Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan di Desa Balentuma Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala: Community Participation in Development Planning in Balentuma Village, Sirenja District Donggala Regency Yunus; Abdul Hamid; Mahfuzat; Fitriah Rahmadani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i10.4179

Abstract

Desa di Indonesia diindektikan dengan pusatnya kearifan lokal yaitu sumber dari budaya dan adat istiadat yang terjaga, dalam setiap sendi kehidupan masyarakatnya, demikian pula dengan Desa Balentuma Kecamatan Sirenja Kab Donggala, dimana kearifan local dalam bentuk partisipasi masyarakat, dimana partisipasi tersebut sudah mengalami kemunduran, Menurut Sugiyono (2019:2) “Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu”. Dengan demikian, dalam melakukan penelitian perlu adanya suatu metode penelitian yang sesuai untuk memperoleh sebuah data yang akurat yang akan diteliti dalam sebuah penelitian Lokasi penelitian di Desa Balentuma Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Sedangkan Informan penelitian ditentukan secara purposive, yang terdiri dari Unsur aparat kecamatan, Unsur aparat desa, dan Unsur tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Tingkat partisipasi masyarakat di Desa Balentuma Kecamatan Sirenja Kab Donggala dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik masih dibilang masih sangat rendah, hal ini ditunjukan dengan masih rendahnya antusias masyarakat untuk menghadiri rapa-rapat, dan kerja bakti bersama dalam perencanaan pembangunan, masih rendahnya masyarakat dalam menyampaikan ide dan gagasan dalam Musrebang dalam pelaksanaan pembangunan. Proses penyusunan perencanaan pembangunan Desa perlu dilakukan langkah-langkah strategis. Pertama, internalisasi nilai kebersamaan, kegotongroyongan, keterbukaan dan kejujuran melalui berbagai rangkaian pertemuan dan pelatihan-pelatihan masyarakat. Kedua, pelembagaan partisipasi masyarakat dengan pelibatan aktif masyarakat pada proses perencanaan, pelaksanaan dan monitoring pembangunan desa. Dan ketiga, penyediaan dana stimulan untuk kejehatraan masyarakat dalam proses pembangunan Desa. Luaran penelitian ditargetkan dalam bentuk jurnal yang akan dipublikasikan secara online Pelaksanaan penelitian ini dijadwalkan bulan September atau setelah dana penelitian cair.
Hubungan Kapasitas Aparatur Dengan Perwujudan Good Governance Yunus Yunus
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 4 No 1 (2019): Dialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.104 KB) | DOI: 10.36636/dialektika.v4i1.282

Abstract

After the reform movement of 1998, a paradigm shift that developed in the implementation of government in Indonesia. The demands of public administration services are better than ever, become a necessity that would have to be met by government agencies public service providers. The suit appears along with the development of the reform era and regional autonomy and since the fall of the New Order regime. One form of governance (good governance) is the presence of the image of a democratic government. Good governance paradigm emphasizes the importance of the parallel relationship between the institutions of the state, the market and society. Making professional personnel in order to demonstrate the capacity, as well as the identity of the hidden potential that exists in each apparatus be food for thought that is important in the development of human resources, especially in local government at this time. Apparatus is required to maximize its potential capacity, then applied directly to the principal ketugasan and they function as a customer or waitress figure that is responsive to the desires, needs or the needs of both internal and external customers.