Budi Utomo
Prodi D3 Kesling Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI INFEKSI CACING PADA PEKERJA INDUSTRI GENTENG SOKKA DESA KEBULUSAN KECAMATAN PEJAGOAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2015 Muhamad Izzudin Faiz; Budi Utomo
Buletin Keslingmas Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.135 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v35i1.3082

Abstract

Kecacingan suatu bentuk infeksi oleh cacing yang ditularkan melalui perantara tanah ke manusia. Infeksi cacing dewasa menyebabkan gangguan pencernaan, pendarahan, anemia dan iritasi usus. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif pendekatan Eksploratif. Populasi penelitian ini adalah 150 pekerja industri genteng, sampel diambil sebanyak 25% dari populasi yang dibagi secara proporsional. Penderita kecacingan perut pada pekerja industri genteng sebesar 7,5%. Data dianalisis  dengan analisis deskriptif dengan mengunakan prosentase data dalam tabel dan dibandingkan dengan teori. prevalensi kecacingan pekerja industri genteng SOKKA sebesar 7,5%. Larva/telur cacing yang teridentifikasi adalah Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Hasil analisis menunjukan pada pekerja pabrik genteng, pada Indikator personal hygiene yaitu kebersihan tangan 92,5% tidak bersih, kaki 80% tidak bersih, kuku 67,5% tidak bersih, jamban/BAB 82,5% kurang bersih. Pekerja kurang memperhatikan kebersihan kuku, tangan, kaki dan perilaku setelah BAB memberikan peluang lebih besar cacing untuk masuk kedalam tubuh melalui dua jalan yaitu melalui mekanisme tertelanya telur dan masuknya larva cacing melalui kulit. Pekerja yang jenis pekerjaanya selalu berinteraksi dengan tanah sangat beresiko terkena kecacingan hendaknya memperhatikan kebersihan perorangan dan menggunakan alat pelindung diri berupa sarung tangandan sepatu boot.
STUDI ANGKA KUMAN HANDLE PINTU DI BAGIAN RUANG PERAWATAN MAWAR KELAS III RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO TAHUN 2016 Indah Rakhmi Prafitri; Budi Utomo
Buletin Keslingmas Vol 35, No 4 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 4 Tahun 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.37 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v35i4.3101

Abstract

Angka kuman adalah suatu mikroorganisme atau mikroba yang biasanya patogenik. Cara pemeriksaan angka kuman dengan metode usap handle pintu adalah dengan mengamati dan menghitung pertumbuhan koloni pada media PCA setelah di inkubasi selama 2x24 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kuman handle pintu di Ruang Perawatan Mawar Kelas III RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Tahun 2016. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional dengan analisis deskriptif yaitu memeriksa angka kuman pada handle pintu ruang perawatan Mawar kelas III kemudian menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adanya kuman pada handle pintu di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Tahun 2016. Hasil pemeriksaan angka kuman pada handle pintu ruang kamar 6 1.632,5 kol/cm2, ruang kamar 7 900 kol/cm2, ruang kamar 8 632,5 kol/cm, ruang isolasi 2 550 kol/cm2, ruang isolasi 3 647,5 kol/cm2. Sehingga didapatkan rata-rata angka kuman pada handle pintu 872,5 kol/cm2. Rata-rata suhu adalah 27,9oC, rata-rata kelembaban adalah 90,6 %, rata-rata pencahayaan adalah 363,64 lux, rata-rata orang yang menggunakan handle pintu adalah 5 orang/jam. Kesimpulan penelitian adalah ruang perawatan mawar kelas III belum sepenuhnya memenuhi syarat dilihat dari kualitas fisik lingkungan. Peneliti menyarankan sebaiknya pihak rumah sakitmelakukan pembersihan terhadap handle pintu yang ada dirumah sakit menggunakan desinfektan dan memperhatikan kondisi lingkungan agar tetap bersih.