This Author published in this journals
All Journal Jurnal Rekavasi
Titin Isna Oesma
Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS POTENSI KECELAKAAN AKIBAT KERJA MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DENGAN PENDEKATAN HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) Agus Setiyoso; Titin Isna Oesma; Muhammad Yusuf
Jurnal Rekavasi Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.084 KB)

Abstract

WL Alumunium merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan alumunium danlogam di Daerah Istimewa Yogyakarta. WL Alumunium menghasilkan berbagai jenis produk antara lain wajan,ketel, soblok citel dan panci. Pada proses produksi, terdapat beberapa stasiun kerja antara lain stasiunpeleburan, pembubutan, penggerindaan, dan perakitan. Pada proses produksi dalam kurun waktu satu bulanterjadi kecelakaan kerja sebanyak 174kali, baik itu kecelakaan kerja bersifat ringan ataupun berat. Padapenelitian ini digunakan 2 (dua) metode yaitu Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification RiskAssessment and Risk Control (HIRARD). Metode JSA digunakan untuk mengidentifikasi proses kerja danHIRARC digunakan untuk menilai potensi risiko yang terjadi. Tujuan dari metode ini yaitu mengidentifikasikejadian risiko yang menganggu proses produksi, memperkirakan besara dampak risiko dan memberikantindakan penanggulangan terhadap risiko yang ada. Hasil penelitian diperoleh 2 (dua) stasiun kerja yangpaling kritis yaitu stasiun peleburan dan stasiun pengerindaaan dengan jumlah bobot 33 dan 30, dengan 3 (tiga) tingkat risiko yaitu prioritas rendah (3A), prioritas menengah(3B) dan prioritas utama(3D). Dengan potensi bahaya yang mungkin terjadi perusahaan disarankan untuk membuat pelatihan Keselamatan danKesehatan kerja, penggunaan alat pelindung diri dan pengawan secara intens.