Nur Faridah
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI SANITASI SALON KECANTIKAN DI PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2015 Nur Faridah; Teguh Widiyanto
Buletin Keslingmas Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.213 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v34i4.3041

Abstract

Kesehatan lingkungan merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penyehatan lingkunganpada Tempat-tempat Umum. Salon kecantikan adalah salah satu tempat umum yang apabila kurang baiksanitasinya dapat berpengaruh pada timbulnya suatu penyakit antar pengguna, penghuni, dan masyarakat. Tujuandari penelitian ini adalah mengetahui keadaan sanitasi salon kecantikan di Purwokerto dan jenis penelitian iniadalah deskriptif dan cara pengumpulan data yaitu observasi , wawancara, dan pengukuran. Hasil penilaianpemenuhan persyaratan kesehatan secara umum yang mencakup seluruh aspek pada 6 salon kecantikan yangdiamati sudah memenuhi syarat Kepmenkes RI Nomor 288/MENKES/SK/III/2003 yaitu meliputi sanitasi bangunan,penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah, sanitasi jamban dan kamar mandi,pengendalian vektor dan personal hygiene karyawannya. Didapatkan hasil pada salon A 83,9% (MSK), salon B86,25% (MSK), salon C 90,07%(MSK), salon D 90,07% (MSK), salon E 88,54% (MSK) dan salon F 86,25% (MSK).Simpulan yang diambil seluruh salon kecantikan type B yang diteliti sudah memenuhi persyaratan kesehatanlingkungan. Namun, masih terdapat kekurangan pada tiap-tiap aspek sanitasi salon kecantikan yang harusdiperbaiki. Saran yang diberikan kepada pemilik salon kecantikan perlu menyediakan penampungan air limbahtertutup, tempat ibadah dan alat pemadam kebakaran. menambah penyediaan jamban, kamar mandi, dan sumberpencahayaan, serta melakukan upaya pengendalian vektor.