Kebutuhan perumahan semakin meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk. Pemenuhan kebutuhan perumahan tersebut dapat dilakukan dengan cara membangun sendiri atau membeli perumahan yang dikembangkan oleh developer. Jumlah perumahan yang dikembangkan oleh developer juga semakin banyak, namun para calon pembeli mengalami kesulitan karena adanya keterbatasan dalam beberapa hal, antara lain ketersediaan dana, kebutuhan jarak yang dekat dengan tempat kerja, fasilitas yang tersedia, kebutuhan jaminan keamanan. Umumnya, perumahan yang dekat dengan pusat kota memiiki memiliki berbagai fasilitas, harga yang cukup mahal dan keamanan yang cukup terjamin. Sehingga ketersediaan perumahan yang dikembangkan oleh developer tidak selalu sesuai dengan keadaaan/kondisi atau kebutuhan para calon pembeli. Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mencari alternatif optimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu. Konsep SAW adalah sederhana, mudah dipahami, dan memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relative dari alternatif-alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana.Implementasi sistem pendukung keputusan pemilihan perumahan Yogyakarta menggunakan metode Simple Additive Weighting, telah memberikan alternatif pengurutan nilai tertingi dari perumahan pilihan yang telah direkomendasikan oleh user dan developer dalam menentukan perumahan terbaik. Berdasarkan dari hasil perbandingan metode Simple Additive Weighting di dapat hasil dari penilaian perumahan terbaik yaitu diperoleh oleh perumahan Taman Darussalam.