Prahastiwi Utari
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISIMILARITAS RESEPSI PESAN PADA SISTEM INFORMASI PEMANTAUAN TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN BPK RI Ery Kurnia Ady Wibowo; Prahastiwi Utari; Sri Hastjarjo
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 21, No 2 (2020): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31346/jpikom.v21i2.2326

Abstract

Dalam suatu komunikasi, pesan yang disampaikan belum tentu diterima dengan benar dan sesuai dengan yang dimaksud oleh pengirim pesan. Keberhasilan proses penyampaian informasi tidak terlepas dengan media komunikasi yang digunakan dalam berkomunikasi. E-Government menuntut pemerintahan yang melek teknologi. Oleh karenanya dalam bidang pemerintahan seperti BPK RI memanfaatkan teknololgi baru untuk menunjang kinerjanya dalam memantau perkembangan tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan dalam sebuah sistem informasi pemantauan tindak lanjut yang mengurangi aktivitas komunikasi face to face. Model pendekatan encoding/decoding  dari Stuart Hall akan dijadikan dasar untuk mengamati resepsi pesan teks yang disajikan oleh sistem baru teresbut. Teks media memiliki arti unik/khusus yang dikodekan ulang, akan tetapi penerimaannya ditentukan dari bagaimana individu membaca dan memaknai teks media tersebut. Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk mengetahui disimilaritas pemaknaan antara auditor dan aditee dalam memahami informasi atas rekomendasi yang harus ditindaklanjuti dalam audit keuangan BPK RI. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Wawancara semi tersetruktur dilakukan dengan beberapa informan yang memiliki latar belakang pemeriksaan dan yang tidak memiliki latar belakang pemeriksaan. Partisipasi responden yang menjadi objek penelitian bersifat sukarela. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terjadi disimilaritas pemaknaan pesan atas rekomendasi hasil pemeriksaan dalam penerapan teknologi baru. Temuan penelitian menunjukkan dari jumlah sampel rekomendasi mengahasilkan pemaknaan pesan bersifat dominan dan negosiasi dari masing-masing informan yang menjadi objek penelitian.Kata kunci : resepsi pesan, audit keuangan, e-goverment
CATFISHING DALAM PENIPUAN ASMARA ONLINE di FILM SWEET BOBBY: MY CATFISHING NIGHTMARE Sherlyna Widyaningrum; Prahastiwi Utari; Eka Nada Shofa Alkhajar
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27033

Abstract

Penelitian ini menganalisis praktik catfishing yang terjadi dalam film Sweet Bobby: My Catfishing Nightmare dengan menggunakan pendekatan Identity Deception Theory (IDT) untuk menjelaskan komunikasi yang digunakan pelaku dalam mempertahankan identitas palsu di media sosial, dan juga pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tiga tingkatan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini mengambil sembilan potongan scene yang dianalisis untuk mengidentifikasi bagaimana tanda-tanda digital digunakan pelaku untuk membentuk identitas palsu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan catfishing terletak pada cara pelaku membangun narasi digital yang meyakinkan, sehingga membuat korban percaya terhadap realitas palsu yang direkayasa. Temuan ini menegaskan bahwa kerentanan korban untuk terkena penipuan bukan disebabkan oleh kurangnya kewaspadaan, tetapi oleh kekuatan tanda dan narasi digital yang mampu mengaburkan batas antara yang asli dan yang palsu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai konstruksi identitas digital, kerentanan penipuan dalam hubungan daring, strategi penipuan identitas menurut IDT dan semiotika, serta pentingnya literasi digital untuk mencegah pemalsuan identitas digital.