Muhammad Fariez Kurniawan
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Transport Emulgel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh dengan Penambahan Enhancer Propilen Glikol dan Asam Oleat Muhammad Fariez Kurniawan; Nining Sugihartini; Tedjo Yuwono
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 2 No. 3 (2019): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.95 KB) | DOI: 10.24123/mpi.v2i3.1570

Abstract

Kuncup bunga cengkeh mengandung senyawa eugenol yang merupakan minyak atsiri yang terbuktisebagai antiinflamasi. Untuk mendapatkan efek antiinflamasi yang optimal diperlukan suatu rancanganformulasi sediaan topikal berupa emulgel minyak atsiri bunga cengkeh (MABC) dengan penambahanenhancer kombinasi propilen glikol (PG) dan asam oleat (AO) yang dapat meningkatkan kemampuan eugenoldalam menembus lapisan kulit sehingga didapatkan daya antiinflamasi yang optimal dengan metodeSimplex Lattice Design (SLD). Diformulasikan 3 formula emulgel dengan perbandingan PG dan AO dalamemulgel: 100%:0% (FI); 50%:50% (FII); dan 0%:100% (FIII). Masing-masing formula dilakukan uji transportdengan alat uji difusi tegak Franz menggunakan media kulit punggung mencit dan ditetapkan kadarnyamenggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) serta diukur parameter uji transport yang meliputidaya permeabilitas, flux, koefisien difusi dan lag time. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metodeSLD. Analisis data yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pada parameter flux, permeabilitas,dan koefisien difusi serta penurunan pada lag time secara signifikan pada emugel dengan enhancer dibandingkan emulgel tanpa penambahan enhancer propilen glikol dan asam oleat. Diperoleh formulasi optimum emulgel MABC dengan penambahan 100% enhancer propilen glikol sebagai formula yang mempunyai parameter flux, permeabilitas, koefisien difusi, dan lag time paling baik dan nilai enhancement ratio 1,05 – 1,94.