Eva Nikmatul Rabbianty
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Gabungan (Group Investigation dan Lecturing) Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Memahami Materi Matakuliah English Teaching And Learning Theories (ELT) Eva Nikmatul Rabbianty
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2014): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v8i2.467

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa kelas D semester 4 yang berjumlah 34 orang Program studi TBI Jurusan Tarbiyah STAIN PAMEKASAN angkatan 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan dua siklus, di setiap siklusnya terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan, dan refleksi dari proses perkuliahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kemampuan pemahaman mahasiswa terhadap materi mata kuliah ELT cenderung mengalami peningkatan dalam setiap siklusnya, dengan nilai rata-rata test pra siklus adalah 45.29, dan pada siklus pertama adalah 73.09 sedangkan pada siklus kedua adalah 79.00. dengan prosentase ketuntasan pada siklus 1 adalah 85.29 % sedangkan pada siklus II adalah 88.23 %. Di samping itu mekanisme gabungan kedua model pembelajaran ini juga mampu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa, kemampuan mengungkapkan ide dan pendapat dalan Bahasa Inggris, dan juga kemampuan dalam bekerja sama dan mempresentasikan diri di depan publik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa mekanisme yang berhasil dikembangkan dalam penelitian ini terdiri dari dua belas tahap, yaitu 1) Tahap persiapan, 2)Menarik perhatian dan menjelaskan tujuan perkuliahan, 3) Menyampaikan apersepsi (advance organizer), 4) Menyampaikan materi perkuliahan yang baru, 5) Berinteraksi dengan mahasiswa untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa dan memperkuat kerangka konseptual mereka, 6) Mengidentifikasi topik dan mengatur mahasiswa kedalam kelompok, 7) Merencanakan tugas yang akan di bahas, 8) Melaksanakan investigasi, 9) Menyiapkan laporan akhir, 10) Mempresentasikan laporan akhir, 11) Evaluasi pencapaian, 12) Evaluasi kemampuan akademik mahasiswa
BEST PRACTICES IN TEACHING LISTENING FOR YOUNG LEARNERS Eva Nikmatul Rabbianty
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2011): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v5i2.506

Abstract

English as an international language, in Indonesia, formally begins to teach since elementary school. Moreover nowadays, many people realize the importance of learning English as an international language. For, parents try to send their young learners into school that has an English subject in their curriculum or into English courses. Children who learn English at their early age is called young learners. In learning English, the young learners will learn the four language skills at least. They are; listening, speaking, reading and writing. This article is going to discuss about any best practices to teach listening, as the first skill acquired by the young learners, in a language classroom.
Optimizing vocabulary mastery through augmented reality flashcards in early primary EFL learners Fikriyyah, Nabila Shafa; Eva Nikmatul Rabbianty
Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/lks.v20i1.29160

Abstract

Vocabulary mastery plays a crucial role in supporting young learners’ English proficiency; however, many primary school students continue to struggle with retaining new words due to limited exposure and monotonous instructional methods. Although recent technological advancements, particularly Augmented Reality (AR) have shown, promise in enhancing learners’ engagement and multisensory processing, empirical evidence on AR-based vocabulary learning for early primary EFL students remains limited. This study investigates whether there is a significant difference in vocabulary mastery between second-grade students before and after being taught using Augmented Reality (AR)-Based Flashcards at SDI Al-Munawwarah Pamekasan and determines the magnitude of the effect of this intervention on their vocabulary mastery. A quantitative approach was employed using a one-group pretest–posttest pre-experimental design involving 32 second-grade students selected through total sampling. Data were collected using a picture-based vocabulary test administered before and after the intervention, which consisted of two AR-supported learning sessions. The data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test and effect size calculation. The findings reveal a significant improvement in students’ vocabulary mastery, as indicated by an increase in the mean score from 16.81 in the pretest to 18.69 in the posttest. The Wilcoxon Signed-Rank Test shows a statistically significant difference between pretest and posttest scores (p < .05), accompanied by a very large effect size (r = 0.764). These results indicate that AR-Based Flashcards provide substantial learning benefits by offering engaging, interactive, and visually enriched input that supports vocabulary comprehension and retention. Pedagogically, AR-based instruction should be reinforced through brief consolidation tasks and differentiated scaffolding, while schools should ensure device availability, technical readiness, and teacher preparation to support effective implementation. Future research is recommended to employ comparative designs with larger samples, include delayed posttests, and examine engagement or motivation to better explain AR’s long-term effects.