Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI BELAJAR KOSAKATA BAHASA INGGRIS (ENGLISH VOCABULARY) MAHASISWA TBI STAIN PAMEKASAN Hasan Basri; M. Rasyid Ridla; Abd. Wahed
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2014): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v8i2.468

Abstract

Vocabulary is crucial element in mastering a foreign language. knowing limited numbers of vocabulary will barry the students to communicate well in the traget language (English). As consequency, it takes some strategies to master it. The students get difficulity to master some kinds of vocabulary such as phrasal verb, idiom, slang and colloquial. Those matter makes them implement different learning Strategies to master. They are memory strategies, cognitive strategies, metacognitive strategies and compensation strategies. The most fasilitated strategies for learning and mastering vocabulary is through combining those various strategies
PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PROSES PEMBELAJARAN M. Rasyid Ridla
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2008)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v3i1.230

Abstract

Dalam rangka mencapai tujuan institusional dan semakin meningkatnya kemajuan teknologi serta berbagai kemajuan yang ingin dicapai, maka diperlukan adanya guru Pendidikan Agama Islam yang mampu dan siap berperan secara profesional khususnya di sekolah, dimana ia harus dapat menjalankan peranannya dengan baik dalam berinteraksi dengan peserta didik, sesama guru, dan staf sekolah, yang dalam hal ini guru Pendidikan Agama Islam dituntut untuk senantiasa bergiat diri dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasannya serta profesinya secara terus menerus. Sehingga eksistensi dari guru Pendidikan Agama Islam ini menjadi sosok figur yang dapat mentransfer ilmu pengetahuan sekaligus bisa digugu dan ditiru oleh peserta didik.