Mohd. Nasir
Fakultas Tarbiyah IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NARASI PENDIDIKAN ISLAM DI ACEH: Biografi Intelektual M. Arifin Amin Mohd. Nasir; Mhd. Rasid Ritonga
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 42, No 2 (2018)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v42i2.416

Abstract

Abstrak: Perkembangan pendidikan Islam di Aceh Timur selalu merujuk pada salah seorang tokoh pendidikan Islam yang telah banyak mendedikasikan dirinya bagi pendidikan Islam. Ironisnya, nama ini tidak pernah direkam dalam lintasan sejarah pendidikan (Islam) Aceh. Tulisan ini menginvestigasi tidak hanya profil dan karya tulis M. Arifin Amin, tetapi juga kontribusi Arifin terhadap perkembangan pendidikan Islam serta faktor yang sangat dimungkinkan lahirnya inisiasi untuk mendirikan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan perspektif sosiologi historis Max Weber dengan menggunakan causal analysis untuk menginterpretasikan berbagai faktor yang melahirkan tindakan Arifin terhadap pendidikan Islam di Aceh Timur. Penelitian ini menggali informasi dari informan yang dilakukan melalui indepth interview dan mengumpulkan karya intelektual serta dokumen lembaga-lembaga pendidikan Islam di mana Arifin merupakan tokoh sentral. Penelitian ini menemukan bahwa Arifin tidak hanya terlibat aktif dalam organisasi sosial dan pendidikan, tetapi juga aktif dalam bidang politik dan sejarah.Abstract: Islamic Education Narratives in Aceh: M. Arifin Amin’s Intellectual Biography. The development of Islamic education in East Aceh always refers to M. Arifin Amin who has dedicated his life to Islamic education. Ironically, this name was never recorded in the history of education (Islam) of Aceh. It is, therefore, important to investigate M. Arifin Amin’s profile and most importantly Arifin’s contribution to the development of Islamic education as well as the most likely factors that trigger Arifin to establish Islamic educational institutions in East Aceh. This research used Weber’s historical sociology using causal analysis to interpret the various factors that gave birth to Arifin’s action towards Islamic education in East Aceh. This research gathered information from informants conducted through in-depth interviews and collected documents related to intellectual works and Islamic educational institutions where Arifin is a central figure. The study found that Arifin did not only actively get involved in social and educational organizations but also in politics and history.Kata Kunci: pendidikan Islam, Aceh, pendidikan tinggi
تربية الأدب فى خزائن الإسلام القديمة طلاعة عن الماوردي وأفكاره فى التربية الأخلاقية Mohd. Nasir
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 39, No 1 (2015)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v39i1.48

Abstract

Abstrak: Akutnya problem moral adalah penyebab utama yang kemudian menempatkan betapa urgennya penyelenggaraan dan aktualisasi nilai pendidikan akhlak. Tulisan ini bertujuan untuk merespon tuntutan agenda konseptual pendidikan akhlak melalui pengkajian ulang secara kritis terhadap khazanah pemikiran Islam klasik karya al-Mâwardî, kitab Âdâb al-Dunyâ wa al-Dîn. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi lalu dianalisis dengan teknik analisis isi (content analysis). Al-Mâwardî menulis kitab Âdâb al-Dunyâ wa al-Dîn ini sebagai refleksi kritis terhadap instabilitas sosial-moral masyarakat pada masa itu. Menurutnya, pendidikan akhlak dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu pendidikan yang diajarkan orang dewasa (orang tua, guru dan sebagainya) kepada anak sejak masih kecil dan pendidikan yang diajarkan setiap individu kepada dirinya sendiri ketika dewasa, melalui proses pembiasaan/tradisi (muwâda’ah) dan proses penyadaran/latihan yang bersifat dogmatis (riyâdhah wa istishlâh).Abstract: Ethic Education in Ancient Islamic Treasure: An Analysis of  in the Perspective of Al-Mawardi’s Thought. The critical of moral problem is the main concern that boost the importance of the implementation and actualization of the value of ethic education. This paper is an attempt to response to the demand of conceptual agenda of moral education  through a critical reassessement of the treasures of classic Islamic thought in al-Mâwardî’s book Âdâb al-Dunyâ wa al-Dîn.  Data is collected through document which is then analyzed by content analysis technique. The author finds that al-Mâwardî wrote this book as critical reflection of social instability on moral society of his time. According to him, moral education can be applied by two layers of steps, education that taught by adults ( parents, teacher, etc) to children since early childhood and education that taught to each individual to themselves when adult, through a process of habituation and awareness which is more practical though it is dogmatic.Kata Kunci: Al-Mâwardî , pendidikan akhlak, karakter, sejarah Islam klasik