Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP METABOLISME DAN RESPON PESERTA DIDIK KELAS XII IPA-7 SMA NEGERI 1 SAMPANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Syaiful Rohman
JURNAL PENA SAINS Vol 2, No 1 (2015): JURNAL PENA SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v2i1.1275

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menerapkan suatu model pembelajaran kooperatif yang kreatif dan inovatif serta berpusat pada peserta didik (student centered), yaitu model pembelajaran kooperatif tipe CIRC (Cooperatif Integrated Reading and Composition), dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sampang, yang berlokasi di jalan Jaksa Agung Suprato 73 Sampang 69213. Sebagai subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelasĀ  XII IPA-7 pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012, berjumlah 32 orang peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: penerapan model pembelajaran cooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan hasil belajar konsep metabolisme peserta didik kelas XII IPA-7 SMA Negeri 1 Sampang Tahun Pelajaran 2011/2012, yaitu dari 78% peserta didik yang telah mencapai ketuntasan pada siklus I menjadi 94% peserta didik yang telah mencapai ketuntasan pada siklus II, dan (2) penerapan model pembelajaran cooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan respon peserta didik kelas XII IPA-7 SMA Negeri 1 Sampang Tahun Pelajaran 2011/2012, yaitu 79% peserta didik yang memberikan respon setuju atau positif pada siklus I menjadi 92% peserta didik yang memberikan respon sangat setuju atau sangat positif pada siklus II.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS TAKSONOMI BLOOM Syaiful Rohman
AL - IBRAH Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v8i1.262

Abstract

Pendidikan di Indonesia diatur oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, yang menjadikan pendidikan sebagai faktor penting dalam pembentukan dan peningkatan kualitas kehidupan manusia. Fungsi pendidikan nasional, seperti yang diatur dalam undang-undang, mencakup pengembangan kemampuan, pembentukan karakter, dan peradaban bangsa. Standar Nasional Pendidikan, termasuk Standar Penilaian, diatur untuk memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan yang bermutu. Pemerintah merumuskan Standar Nasional Pendidikan sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan untuk mencapai mutu pendidikan nasional. Salah satu standar adalah Standar Penilaian, yang bertujuan memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan hasil penilaian peserta didik yang profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya. Namun, di tengah kondisi riil sekolah, terdapat kendala dalam proses penilaian. Guru menganggapnya terlalu rumit dan terfokus pada kompetensi pengetahuan saja. Untuk mengatasi permasalahan ini, langkah-langkah perbaikan kualitas belajar harus mempertimbangkan semua komponen yang saling berhubungan dalam dunia pendidikan. Selain itu, potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan melibatkan pengembangan instrumen penilaian berbasis taksonomi Bloom revisi. Dalam konteks ini, penelitian tentang "Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Berbasis Taksonomi Bloom di MI Raudlatul Mubtadiin Ketapang Sampang" menjadi relevan. Penelitian ini diharapkan dapat mengatasi kesulitan guru dalam proses penilaian, dengan fokus pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan ranah penilaian Bloom. Mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai dengan taksonomi Bloom revisi akan membantu mengukur berbagai aspek kompetensi peserta didik secara holistik. Langkah-langkah ini penting untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang, serta untuk memastikan kualitas pembelajaran yang berkualitas.