Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Rosalina Eka Permatasari; Leny Yuanita; Suyono .
JURNAL PENA SAINS Vol 1, No 2 (2014): JURNAL PENA SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v1i2.1334

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing, kompetensi psikomotorik, dan afektif siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dengan melatihkan keterampilan proses yang dirancang mengikuti pola pengintegrasian kurikulum nested. Rancangan penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design, dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dan melibatkan siswa kelas XI IPA 5 dan XI IPA 6 SMA Negeri 2 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi: lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, kompetensi psikomotorik, dan afektif siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran sesuai dengan sintaks pembelajaran inkuiri terbimbing mendapat kategori penilaian baik. Kompetensi psikomotorik siswa secara umum berkategori baik, kompetensi yang dominan adalah bekerjasama dan keterampilan dalam mengukur suhu dengan termometer. Kompetensi afektif siswa secara umum berkategori baik, meliputi berpendapat, jujur, dan kerjasama.
PERANAN PEMAHAMAN PETUNJUK OPERASIONAL DALAM PROGRAM BORLAND DELPHI DAN KESERINGAN BERLATIH TERHADAP KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN PROGRAM BORLAND DELPHI1 Suyono .; Indriati .
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.936 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v9i1 juni.888

Abstract

The course of Database System includes theory and practice . Consequently the students should master the theory before, they do the practice. The theory is provided by the course with a course book of Borland Delphy programming database system. The Borland Delpy program provides the operational instructions in English. To operate the program then they should understand the instructions. By understanding the instructions hopefully they can operate the program to produce listing of program codes and component graphs. To aquire the skill, they need to practice. The question undert study is which variable plays more significantly in acquiring the skill, their understanding the English instructions or their practice frequency. To find out the answer an ex post facto study was conducted at PGRI University Semarang to undergraduate students majoring in Information Technology Education, PMIPATI Faculty who were taking the course of Database System at semester 3. There were 2 classes with 21 students in each class, 16 of which were included in the study, so there were 32 participants of the study. There were 3 types of data in the study: (1) the data of the students skill in understanding Borland Delhpy Program operational instructions in English, (2) the data of practice frequency, and (3) the data of the mastery of operating Borland Delphy program. The first two data were collected bu using tests, and the third was collected by using a questionairre. It can be concluded from the follow up analyses and the partial correlation coefficient test that ability to understand English instructions in Borland Delphy program had a significant role in the ability to operate it. It was proven by the follow up analysis of t1=5,385>tsig.5%=2,04. It resulted from the course book in Indonesian they used as well as their paying attention to the operational instructionals of the program in English. On the other hand the practice frequency did not significantly contribute to the skill. It was confirmed by the follow up analysis of t2=-0,029<tsig.5% =2,04. It means the less they practice, the less skillful they were in operating the program and in understanding the English instructions of the Borland Delphy program. Keywords : The Role, Understanding, Practicing, Abitlity, The Borland Delphi Program
PENGARUH AKUPUNKTUR METODE JIN’S 3-NEEDLES TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH Oentoeng Agustijaya; Leny Candra; Suyono .
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Nyeri Punggung Bawah atau Low Back Pain (LBP) adalah perasaan nyeri di daerah lumbosakral dan sakroiliakal, nyeri ini juga sering disertai penjalaran sampai ke tungkai kaki. Nyeri ini sudah umum di kalangan masyarakat dan bahkan hampir semua masyarakat pernah menderita Nyeri Punggung Bawah. Pada stadium dini nyeri ini bisa hilang dengan sendirinya, namun banyak juga yang berlarut-larut sampai memerlukan tindakan lanjutan. Upaya untuk mengurangi nyeri pada Punggung Bawah dapat dilakukan dengan Akupunktur Metode Jin’s 3-Needles. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Akupunktur Metode Jin’s 3-Needles Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita LBP. Desain Penelitian ini mengunakan pre-experimental design dengan pretest-posttest design dengan sampel 10 responden melalui teknik Purposive Sampling. Responden mendapat perlakuan terapi akupunktur sebanyak 12 kali. Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Ukur Nyeri Bourbanis dan Lembar Status Pasien. Data yang terkumpul diuji menggunakan Wilcoxon’s Signed Ranks Test. Hasilnya adalah intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi akupunktur masuk pada skala Nyeri Sedang 8 responden dan 2 responden berskala Nyeri Berat. Setelah diterapi akupunktur menjadi 6 responden pada skala Tidak Nyeri dan 4 responden berskala Nyeri Ringan. Uji hipotesis dengan α 0,05 menghasilkan t hitung = 0, sehingga nilai t hitung (0) < t tabel (11) yang berarti ada penurunan intensitas nyeri pada penderita LBP. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan untuk pengembangan kajian tentang Pengaruh Akupunktur Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita LBP dan sebagai alternatif terapi dalam menurunkan nyeri kasus-kasus nyeri yang lain. Kata kunci: Nyeri punggung bawah, Akupunktur Jin’s 3-Needles, Penurunan Skala Nyeri
ANALISIS MENENTUKAN TOKO ONLINE TERBAIK MENGGUNAKAN METODE WASPAS (WEIGHT AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT) Elisabet Yunaeti Anggraeni; Suyono .; Sri Hartati
Jurnal Cendikia Vol 22 No 01 (2022)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko online merupakan sebuah usaha bisnis yang bergerak pada bidang penjualan produk/barang yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Pada masa saat ini terutama pandemi covid 19 banyak masyarakat yang lebih tertaik dengan belanja online dibandingkan belanja langsung. Belanja secara online lebih efisien dalam waktu dan juga pembeli tidak harus berhadapan langsung dengan orang banyak. Oleh karena itu peneliti bermaksud menganalisis menentukan toko online terbaik menggunakan metode WASPAS (Weight Aggregated Sum Product Assesment). WASPAS (Weight Aggregated Sum Product Assesment) adalah metode yang dapat mengurangi kesalahan-kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa kriteria diantaranya adalah harga, pelayanan, produk, respon penjual, kecepatan pengiriman, kemasan. Alternatif dalam penelitian ini adalah, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan Bibli. Dari perhitungan tersebut didapatlah hasil dari analisis menentukan toko online terbaik menggunakan metode WASPAS(Weight Aggregated Sum Product Assesment) adalah sebagai berikut :1. Shoope mendapatkan hasil 5.818 2. Lazada mendapatkan hasil 5.691 3. Tokopedia mendapatkan hasil 5.509 4. Bukalapak mendapatkan hasil 5.001 5. Bibli mendapatkan hasil 4.420.