M. Syamsul Arief
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH IMMOBILISASI DAN KOMPRESI BANTAL PASIR TERHADAP PENCEGAHAN PERDARAHAN AKSES FEMORAL PASCA PERCUTANEUS CORONARY INTERVENTION (PCI) M. Syamsul Arief; Iis Sriningsih; A. Pangestua -
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 8 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.01 KB)

Abstract

Immobilisasi dan kompresi bantal pasir merupakan suatu alat dan metode untuk mencegah perdarahan pada akses tusukan pasca tindakan Percutaneus Coronary Intervention (PCI) atau pemasangan stent koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tindakan immobilisasi dan kompresi bantal pasir dalam mencegah perdarahan pada akses femoral pasca PCI di RSUP Dr Kariadi Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimen terhadap 15 responden paska tindakan PCI yang ditentukan dengan teknik total sampling dalam kurun waktu 1 bulan. Penelitian ini dilakukan dengan observasi sebelum dan sesudah immobilisasi dan kompresi bantal pasir dan hasilnya diolah menggunakan tabel silang dan uji hipotesis Mc Nemar Test dengan SPSS. Hasil yang didapatkan dari uji Mc Nemar diperoleh nilai p = 0.03. Dengan demikian ada pengaruh immobilisasi dan kompresi bantal pasir terhadap pencegahan perdarahan akses femoral pasca PCI di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sehingga disarankan immobilisasi dan kompresi bantal pasir dapat tetap digunakan tetapi harus disertai dengan pengawasan untuk komplikasi lain yang bisa terjadi saat dilakukan perlakuan.Kata kunci: Immobilisasi, Kompresi Bantal Pasir, Pencegahan Perdarahan, Pasca PCI
EFEKTIVITAS KOMBINASI GINGER AROMATHERAPY DENGAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PASIEN KEMOTERAPI DI SMC RS TELOGOREJO Putri Agustina Nur Kholifah; Sri Puguh Kristyawati; M. Syamsul Arief
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.801 KB)

Abstract

Angka kejadian kanker tertinggi pada tahun 2013 yaitu terdapat pada provinsi DI Yogyakarta, disusul dengan provinsi Jawa Tengah dan disusul dengan provinsi Bali. Kanker merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak diobati dengan baik. Salah satu pengobatan kanker yaitu dengan kemoterapi, kemoterapi mempunyai beberapa efek samping diantaranya yaitu mual muntah. Upaya untuk mencegah serta mengurangi mual muntah pasien kemoterapi dapat dilakukan dengan pemberian ginger aromatherapy dan relaksasi autogenik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi pemberian gingeraromatherapy dengan relaksasi autogenik terhadap penurunan mual muntah pasien kemoterapi di SMC RS Telogorejo Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental dengan rancangan nonequivalent control group pre test and post test design. Jumlah sampel sebanyak 42 responden dengan teknik acidental sampling. Dari uji mann whitney didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05) sehingga kombinasi pemberian ginger aromatherapy dengan relaksasi autogenik lebih efektif dibandingkan hanya dengan relaksasi autogenik dalam menurunkan mual muntah pasien kemoterapi di SMC RS Telogorejo.
PENGARUH COGNITIVE THERAPY TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PADA PASIEN YANG AKAN MENJALANI HEMODIALISA DI RS PANTI WILASA CITARUM SEMARANG Theodora Rosaria Geglorian; Ismonah -; M. Syamsul Arief
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 3 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.471 KB)

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan hilangnya fungsi ginjal yang berlangsung dalam kurun waktu lama. Pada pasien yang menderita gagal ginjal kronik kualitas dari nefron mengalami penurunan. Sehingga diperlukan tindakan untuk mengeluarkan zat-zat yang berlebih di dalam tubuh pasien. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah hemodialisa. Di Indonesia data dari PERNEFRI tahun 2012 jumlah pasien GGK dengan hemodialisa baru dan pasien hemodialisa aktif dari tahun 2007-2012 mengalami peningkatan. Masalah yang sering dialami oleh pasien yang akan menjalani hemodialisa adalah ansietas. Upaya untuk mencegah ansietas dapat dilakukan cognitive therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cognitive therapy terhadap tingkat ansietas pada pasien yang akan menjalani hemodialisa di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Rancangan pada penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan desain penelitian one groups pre-post test design. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cognitive therapy terbukti memberi pengaruh terhadap penurunan tingkat ansietas dengan p value = 0.000. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat menerapkan cognitive therapy kepada pasien hemodialisa yang mengalami ansietas sebelum dilaksanakan hemodialisa.
PENGARUH TERAPI MUSIK ROHANI DENGAN STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN DI RUANG ICU Christina Natalia Anggraeni; Bagus Ananta Tanujiarso; M. Syamsul Arief
Nursing Care Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Nursing Care Journal
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63520/ncj.v3i2.664

Abstract

The Intensive Care Unit, ICU, is a hospital unit with staff and equipment to manage patients with life-threatening diseases, trauma, and complication due to organ or system dysfunction. The care is important because the patients may survive with intensive care and medication. Hemodynamic changes influenced the patient's conditions in ICU so specific monitoring and therapeutic actions are important. One of the therapies to apply is spiritual music therapy to improve the life quality of patients through the nervous system of the patients. This mechanism improves the psychological level, sleeping quality, and convenience of the patients due to the decreased beat rhythm. This research determined the influence of spiritual music therapy on the hemodynamic status of the patients. This pre-experimental research applied one group pretest-posttest without a control group. The sample consisted of 34 respondents taken with purposive sampling. The applied statistic test was paired t-test if the results were normal, starting from the blood pressure and the pulse. If the results were not normal, the researcher would apply the Wilcoxon test for saturation and respiratory rate. The results showed the p-value of systolic, diastolic, and oxygen saturation was 0.004 lower than 0.05; pulse with 0.005 lower than 0.05; and respiration with 0.263, higher than 0.05. The results showed the influence of spiritual music therapy on systolic, diastolic, oxygen saturation, and pulse. On the other hand, respiration did not influence the patients after providing spiritual music therapy.