This Author published in this journals
All Journal REKA RACANA
Yuki Achmad Yakin
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Konstanta Pegas pada Fondasi Tiang (Studi Kasus: Gedung Type B DPRD Surabaya) Yuki Achmad Yakin; Desti Santi Pratiwi; Berry Fawaz Bilaldy
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 6, No 1: Maret 2020
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v6i1.42

Abstract

ABSTRAKKonstanta pegas tanah (k ) merupakan suatu hubungan konsep pengertian di antara tekanan tanah dan defleksi. Nilai konstanta pegas sudah banyak digunakan di dalam analisis konstruksi bagian-bagian fondasi. Nilai  dipakai untuk menghitung besarnya reaksi pada kepala tiang atau besarnya penurunan elastis pada pondasi. Konstanta pegas pada tanah terdiri dari dua arah, yaitu arah vertikal dan arah horizontal. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis perhitungan nilai  pada lapisan tanah pasir dan lempung menggunakan Program Lpile dan Allpile. Perhitungan nilai k  untuk arah horizontal dilakukan menggunakan metode kurva p-y (Program Lpile) sedangkan untuk arah vertikal menggunakan metode kurva t-z  (Program Allpile). Nilai k  yang didapatkan dari kurva p-y dan kurva t-z akan dibandingkan dengan metode konvensional yang biasa digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai k  arah horizontal dengan metode p-y lebih besar dibandingkan dengan konvensional, sedangkan nilai k  arah vertikal hasil metode t-z  lebih kecil dibandingkan dari metode konvensional.Kata Kunci: konstanta pegas tanah, N-SPT, kurva , kurva , Allpile, Lpile ABSTRACTThe soil spring constant (k ) is a correlation concept between soil pressure and deflection. The value of spring constant has been widely used in the analysis of foundation parts. The value is used to calculate the magnitude of the reaction at the pile head or elastic settlement in the foundation. Soil spring constant consists of two directions, vertical direction and horizontal direction. This research will analyze the calculation of the  value on sand and clay sil layers using Lpile and Allpile Program. Calculation of the  value for the horizontal direction was used the p-y curve methode (Lpilee Program), while for the vertical direction used the t-z cuve method (Allpile). The k values obtained from the p-y curve and th t-z curve will be compared with convntional methiods. The analysis results show that the horizontal k value with the  p-y method is greater than the conventional method, while the value in the vertical direction from the t-z method is smaller than the conventional method.Key Words: soil spring constant, N-SPT,  p-y curve, t-z curve, Allpile, Lpile
Analisis Daya Dukung Tiang Tunggal Statik pada Tanah Lunak di Gedebage Wanda Aska Alawiah; Yuki Achmad Yakin
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 2, No 3: September 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v2i3.135

Abstract

ABSTRAKSifat lapisan tanah lunak adalah mempunyai gaya gesek kecil, kemampatan besar dan daya dukung rendah. Untuk lapisan tanah lunak diperlukan fondasi tiang yang mampu memikul seluruh beban bangunan dan beban lainnya untuk diteruskan sampai ke lapisan tanah pendukung. Penentuan kapasitas daya dukung ultimit pada fondasi tiang merupakan faktor terpenting dalam perencanaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis untuk mengetahui dan menentukan nilai kapasitas daya dukung ultimit fondasi tiang. Analisis daya dukung tiang dilakukan dengan cara interpretasi hasil uji statik, metode statik, metode Meyerhof berdasarkan data dan pemodelan menggunakan metode elemen hingga. Dari analisis diperoleh metode yang paling mendekati dengan hasil uji di lapangan yaitu interpretasi hasil uji statik metode Mazurkiewicz. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil peresentase sebesar 5,133%.Kata kunci: nilai NSPT, kapasitas daya dukung aksial, static loading test ABSTRACTThe nature of the soft soil layer is has the small friction force, large congestion and lower carrying capacity. For soft soil layers require pile foundations which are able to carry the whole load of the building and other costs to the supporting soil layer. Determination of the ultimate bearing capacity of the foundation is the most important factor in the planning step. Therefore the analysis need to be done to identify and determine the value of the ultimimate bearing capacity of pile foundation. Analysis of pile bearing capacity obtained by interpretation of the result of the static test, static method, Meyerhof method based from the value of and modeling that use finite elements method. From the analytic that obtained by the closest method with the result in the field that interpretation by the static test  Mazurkiewicz method. According to that we could see by the result of presented for 5.133%.Keywords: value , axial bearing capacity, static loading test
Analisis Keruntuhan Dinding Penahan Tanah Studi Kasus Condotel di Parongpong Bandung Rinto Zordin; Yuki Achmad Yakin
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 4: Desember 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i4.82

Abstract

ABSTRAKDinding penahan tanah pada proyek pembangunan Condotel Kyriad Village Bandung mengalami keruntuhan pada akhir Desember 2016. Sebelum terjadinya keruntuhan, bagian puncak dinding penahan tanah mengalami perpindahan sebesar 82 cm. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis untuk mencari penyebab keruntuhan dari dinding penahan tanah tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis ini menggunakan metode elemen hingga dengan Software PLAXIS 2D. Dari hasil analisis diperoleh faktor keamanan = 1,437, displacement = 52 cm, displacement  pada fondasi bagian kiri = 9 cm dan displacement  pada fondasi bagian kanan = 8 cm. Fondasi mengalami perpindahan yang menyebabkan bagian puncak fondasi juga ikut mengalami perpindahan yang lebih besar dan kemudian menyebabkan terjadinya keruntuhan.Kata kunci: dinding penahan tanah, runtuh, perpindahan ABSTRACTRetaining wall on the construction project Condotel Kyriad Village Bandung collapsed at the end of December 2016. Before the collapse, the top of the retaining wall experienced a displacement of 82 cm. Therefore, an analysis is needed to find the cause of the collapse of the retaining wall. The method used in this analysis uses finite element method with PLAXIS 2D Software. Analysis results safety factor = 1.437, displacement  = 52 cm, displacement  on the left foundation = 9 cm and displacement  on the right foundation = 8 cm. The foundation undergoes a movement that causes the top of the foundation experiencing greater displacement and then lead to collapse.Keywords: retaining wall, collapse, displacement
Analisis Stabilitas Lereng Tanah Berbutir Kasar dengan Uji Model Fisik Diana Destri Sartika; Yuki Achmad Yakin
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 2: Juni 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i2.70

Abstract

ABSTRAKPermasalahan mengenai kelongsoran sering dijumpai dalam rekayasa teknik sipil, masalah kelongsoran biasa dijumpai pada tanah lunak namun pada kenyataannya tanah pasir mempunyai potensi mengalami kelongsoran. Hal ini dikarenakan karateristik dari tanah pasir yang memiliki pori besar dan menyebakan tekstur tanah menjadi lepas. Berdasarkan hal tadi mengakibatkan stabilitas tanah menjadi buruk. Stabilitas tanah yang buruk menyebabkan mudahnya terjadi kelongsorran hal ini dikarenakan rendahnya kuat geser tanah. Oleh karena itu, untuk mengetahui kestabilan lereng maka dibuatlah pemodelan pada kasus ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kepadatan tanah dan kelandaian lereng terhadap kestabilan lereng. Metode yang digunakan pada analisis stabilitas lereng ini adalah menggunakan limit equilibrium method dan finite elemen method. Hasil nilai keamanan dari kedua metode tersbut dibandingkan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan nilai keamanan dari kedua metode tersebut.Kata kunci: stabilitas lereng, kuat geser, model fisik ABSTRACTProblems about sliding were frequently found in civil engineering, sliding usually found on soft soil but also could occur on sand soil. This problem occurred because of the characteristic of sand which has large void and caused the soil texture loose. That problem caused the stability become worst. Poor stability of soil make sliding could happen easier because the shear strength is poor. Therefore, the modelling was made to find the slope stability in this case. The purpose of this study is to find the effect of soil density and the sloping on slope stability. Methods used in this analysis were limit equilibrium method and finite element method. The safety factor from both methods then compared to find how big the difference of safety factor from both methods.Keywords: slope stability, shear strength, physical models
Perilaku Tiang Pancang Tunggal pada Tanah Lempung Lunak di Gedebage Yuki Achmad Yakin; Heldys Nurul Siska; Wanda Azka Alawiah
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 3, No 1: Maret 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v3i1.36

Abstract

ABSTRAKDeposit tanah lunak di Gedebage merupakan tanah lempung lunak non organik dengan plastisitas tinggi, dengan parameter fisis: kadar air (105,4% - 315,5%), batas cair (100% - 375%) dan angka pori (1,23 – 7,26). Sedangkan parameter teknis menunjukkan kohesi tak teralir (0,01 kg/cm2 – 0,25 kg/cm2) dan sudut geser dalam (0,20 – 5,50)  serta indeks kompresi (2-5). Hal ini menujukkan kuat geser yang rendah dan kompresibilitas yang tinggi. Daya dukung izin tiang pada deposit tanah lunak di Gedebage dengan panjang tiang 33,5 m, dilakukan dengan metode statik, metode N-SPT dan metode Mazurkiewicz yang berturut-turut menghasilkan nilai 185 ton, 155 ton dan 268 ton. Metode Mazurkiewicz adalah metode yang paling mendekati nilai daya dukung hasil uji rata-rata, yaitu 283 ton.Kata kunci: lempung lunak, kompresibilitas tinggi, daya dukung ultimit ABSTRACTDeposite of soft soil in Gedebage is non-organic soft clay with high plasticity and physics parameters: water content (105.4% - 315.5%), liquid limit (100%-375%) and void ratio (1.23 – 7.26). Engineering parameters show undrained cohesion (0.01 kg/cm2 – 0.25 kg/cm2), friction angle (0.20 – 5.50) and compression index (2 – 5). These indicate low shear strength and high compressibility. Allowable bearing capacity of pile at soft clay deposite in Gedebage with 33.5 m length of pile, calculated by static method, N-SPT method and Mazurkiewicz method with value of 185 tons, 155 tons and 268 tons. Mazurkiewicz method is the most reasonable value based on the average value of tests, namely 283 tons.Keywords: soft clay, high compressibility, ultimite bearing capacity
Analisis Kegagalan Tanah pada Timbunan Corrugated Metal Plate (CMP) Ricky Ferro Siagian; Yuki Achmad Yakin
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 4, No 2: Juni 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v4i2.104

Abstract

ABSTRAKProvinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Murung Raya adalah daerah yang mempunyai potensi pada pertambangan oleh karena itu direncanakan pembangunan jembatan sebagai peningkatan fasilitas mobilisasi pada daerah pertambangan di daerah kabupaten Murung Raya. Konstruksi jembatan yang dibangun menggunakan material Corrugated Metal Plate (CMP) sebagai struktur utama jembatan. Pada proses konstruksi terjadi keruntuhan yang mengakibatkan fail pada salah satu culvert dimana tanah timbunan yang digunakan adalah material clay. Dari kasus tersebut kemudian dianalisa dengan menggunakan software PLAXIS 2D dengan output total displacement sebesar 15,39 cm dimana lebih besar dari kapasitas displacement yang di ijinkan yaitu 2,54 cm. Untuk Menangani masalah displacement yang besar pada culvert, maka dilakukan pemodelan dengan metode penimbunan bertahap menggunakan material timbunan Clay Cement dan menghasilkan total displacement yang lebih rendah yaitu 0,036 cm dimana lebih kecil dari displacement yang diijinkan sehingga fail pada culvert dapat ditangani dengan metode penimbunan bertahap dan sudah diberikan beban surcharge load sebesar 10 kN/m2.Kata kunci: corrugated metal plate (CMP), material timbunan tanah, total displacementABSTRACTCentral Kalimantan Province, Murung Raya regency is a region which has a potency in minning, and that’s the reason why this region has a bridge construction planned as to improve the mobility the mining area of Murung Raya Regency. The bridge construction consist of Corrugated Metal Plate (CMP) material as the main structure. In the construction process there was a collapse by a clay material soil, resulting a failure on one of the culvert. This failure is then analyzed by the PLAXIS 2D software , with a total displacement output of 15.39 cm, bigger than the allowed displacement capacity which is 2.54 cm. To handle the high displacement problem on culverts, a model of gradual clay soil pile is made with clay cement material pile and produce a lower total displacement which is 0.036 , this number is lower than allowable displacement so the fail in the culvert can be handle with the gradual soil pile method and surcharge load as big as 10 kN/m2.Keywords: corrugated metal plate (CMP), soil fill material, total displacement
Pengaruh Spasi antar Helix terhadap Daya Dukung Fondasi Helical Pile pada Tanah Limestone dengan Metode Hoek Brown dan Mohr Coloumb Yuki Achmad Yakin; Desti Santi Pratiwi; Yanuar Agis Sugiarto
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 9, No 2: Juli 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v9i2.26

Abstract

ABSTRAKRencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di bali. Karena pembangunan berada di lokasi bukit tinggi dekat laut yang dimana memiliki hembusan angin yang cukup kuat sehingga memengaruhi kuat aksial tekan dan aksial tarik. Oleh karena itu alternatif untuk menahan beban tekan dan tarik yaitu menggunakan fondasi Helical pile dimana lokasi penempatanya di bebatuan tanah Limestone. Dalam pemodelan fondasi helical pile divariasikan spasi helix nya yaitu 0,1 m; 0,15; m 0,2 m; dan 0,3 m. Hasil Deformasi dipemodelan plaxis 3D ada yaitu daya dukung ultimate dengan perbandingan model tanah Hoek Brown dan Mohr Coloumb dimana nilai daya dukung nya berbeda karena parameter dan spasi helix mempengaruhi nilai daya dukung. Untuk perhitungan analitis daya dukung menggunakan 2 metode yaitu Individual Bearing dan Cylindrical Shear. Tahapan perhitungan 2 metode memiliki nilai daya dukung yang berbeda berdasarkan nilai variasi spasi antar helix.Kata kunci: helical pile, Plaxis 3D, Hoek Brown, Mohr Coloumb ABSTRACTPlans to build a solar power plant in Bali. Because the development is located on a high hill near the sea which has strong enough wind gusts that affect axial compressive and axial tensile strength. Therefore an alternative to withstand compressive and tensile loads is to use a Helical pile foundation where the location is placed in Limestone soil rocks. In modeling the helical pile foundation, the helix spacing varies, namely 0.1 m 0.15 m 0.2 m and 0.3 m. The results of deformation in 3D plaxis modeling are the ultimate bearing capacity with a comparison of the Hoek Brown and Mohr Coloumb soil models where the bearing capacity values are different because the parameters and helix spacing affect the bearing capacity values. For the analytical calculation of the carrying capacity using 2 methods, namely Individual Bearing and Cylindrical Shear. The calculation stages of the 2 methods have different carrying capacity values based on the variation in the spacing between helix.Keywords: helical pile, Plaxis 3D, Hoek Brown, Mohr Coloumb