Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Model Pengelolaan Risiko Sistem Informasi Berbasis FMEA dan ISO 31000:2009 Sebagai Pendukung K3L di Laboratorium Agie Adhitya Gunawan; Christine Suryadi
Jurnal Reka Lingkungan Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v10i1.79-89

Abstract

AbstrakLaboratory Information Management Systems (LIMS) merupakan SI berbasis komputer yang bermanfaat bagi laboratorium dalam meningkatkan keamanan, produktifitas dan akurasi data, mengelola semua informasi yang berkaitan dengan kegiatan laboratorium serta memungkinkan laboratorium untuk menampilkan data serta laporan secara cepat. Penelitian dilakukan dengan cara merancang model pengelolaan risiko SI untuk menilai risiko-risiko yang berkaitan dengan pemanfaatan SI di Laboratorium Uji Kimia X dengan memanfaatkan kerangka kerja FMEA dan acuan ISO 31000. Penerapan model pada Laboratorium Uji Kimia X berhasil mengidentifikasi enam belas risiko SI. Sementara hasil penilaian dan analisis risiko-risiko SI tersebut menyatakan bahwa terdapat dua risiko yang termasuk kedalam kategori kritis dengan nilai Risk Priority Number (RPN) secara berurutan yaitu 75 dan 100. Sistem ini dapat diterapkan untuk mendeteksi bahaya dan risiko di laboratorium lingkungan.Kata kunci: FMEA, ISO 31000, LIMS, risiko SI, environmental laboratory.AbstractLaboratory Information Management Systems (LIMS) is a computerized IS used by laboratory to increase safety, data productivity and accuracy, manage information related to laboratory activities and allow laboratory to display data and reports faster. The research was conducted by creating IS risk management model using FMEA framework and ISO 31000 standard to assess risks related to IS implementation in Chemical Testing Laboratory X. The result of model testing in case study Chemical Testing Laboratory X manage to identify 16 IS risks threatening IS assets. Analysis of these risk produce two risks that fall in critical category. UTP cable damage and data input errors. Risk Priority Number (RPN) value for each risks are 100, and 75, respectively. This system can be implemented to detect the risk of hazards that may occur in the environmental laboratory.Keywords: FMEA, ISO 31000, LIMS, IS risks, IS assets, environmental laboratory.
Model Penilaian Risiko Aset Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 dan ISO/IEC 27001 Studi Kasus : Politeknik Pos Indonesia (POLTEKPOS): Model Penilaian Risiko Aset Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 dan ISO/IEC 27001 Studi Kasus : Politeknik Pos Indonesia (POLTEKPOS) Roni Habibi; Christine Suryadi
Competitive Vol. 9 No. 2 (2014): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko merupakan
Model Penilaian Risiko Aset Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 dan ISO/IEC 27001 Studi Kasus : Politeknik Pos Indonesia (POLTEKPOS): Model Penilaian Risiko Aset Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 dan ISO/IEC 27001 Studi Kasus : Politeknik Pos Indonesia (POLTEKPOS) Roni Habibi; Christine Suryadi
Competitive Vol. 9 No. 2 (2014): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko merupakan