Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Sex Education Method in Agrarian Communities Desriani Desriani; Sofa Muthohar; Lilif Muallifatul Khorida Filasofa; Mursid Mursid
Sawwa: Jurnal Studi Gender Vol 16, No 1 (2021): April
Publisher : Pusat Studi gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.393 KB) | DOI: 10.21580/sa.v16i1.6087

Abstract

Sex education is an important thing that must be taught appropriately to children, but some people still think that sex education is taboo for children to know, and they let them alone to learn. The purpose of this study is to describe how an agrarian society provides sex education. This research is qualitative research with an ethnographic research type. The results show that 1) The community uses fiqh (rituals of worship) learning methods to cover genitalia and teach the culture of shame from an early age. 2) People still feel it taboo to mention genitals directly. So, they use other terms that are considered not to stimulate crime and are more polite, namely to refer to the penis as sunik, gentog and anu, while the vagina is replaced with the terms memek, iwak kebo and anu. 3) People still use the circumcision method for women even though, World Health Organization (WHO) has stated it is prohibited. This study recommends the government and community leaders continue to carry out sex education for children with the correct method according to health, religion, human rights, and laws.
Upaya Pengembangan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Menari Di RA Imama Kedungpane Mijen Semarang Mursid Mursid; Syafa’atun Nabilah
Journal of Early Childhood and Character Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.56 KB) | DOI: 10.21580/joecce.v1i2.8961

Abstract

Dancing is one of the most interesting activities for children and can develop children's gross motor skills in a fun way. The fact that the high and low gross motor skills of the children are caused by the activities given by the teacher are less interesting, they do more fine motor activities compared to gross motor activities. This study aims to determine gross motor development through dance activities in group B1 at RA IMAMA Kedungpane Mijen Semarang.This research method is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. This research was conducted with a total of 27 children. The instrument of this research is using observation guide and documentation guide.The results of the study concluded that: in the pre-action research, the results were 32.22%, then in the first cycle there was an increase in the average gross motor development reaching 55.74% and the second cycle the average gross motor development reaching 84.44%. This research is successful because it has reached the research indicator target of 75%. 
Implementasi Nilai-Nilai Kewirausahaan Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Agribisnis di TK IT Al-Kautsar Mejobo Kudus Rahma Shofa Salsabila; Mursid Mursid
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.517

Abstract

Abstract Al-Kautsar IT Kindergarten is an agribusiness-based kindergarten in its learning activities. This is very rare to find in other kindergarten institutions. Therefore, the purpose of this study is to describe how to apply entrepreneurial values in early childhood through agribusiness activities at TK IT Al-Kautsar Mejobo Kudus. This research was conducted using descriptive qualitative method. Where data collection techniques are carried out using interview techniques, observation, documentation, and taking from various sources or other relevant data. The subjects in this study were students and students of Al-Kautsar Mejobo Kudus IT Kindergarten. The results of this study show that educators can instill or implement entrepreneurial values in early childhood at Al-Kautsar Mejobo Kudus IT Kindergarten through agribusiness activities cultivating rabbits, ornamental chickens, catfish and cultivating vegetables such as eggplants, long beans, tomatoes, sweet corn, and gambas. The findings show that educators play a very important role in providing facilities to develop the cultivation of entrepreneurial values in children because these agribusiness activities certainly require adequate space and educators, therefore these agribusiness activities need to be prepared more carefully so that their implementation can run effectively. Keywords: Early Childhood; Entrepreneurial Values; Agrribusiness Abstrak TK IT Al-Kautsar merupakan TK yang berbasis agribisnis dalam kegiatan pembelajarannya. Hal ini sangat jarang kita temui pada lembaga-lembaga TK lainnya. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tentang cara penerapan nilai-nilai kewirausahaan pada anak usia dini dengan melalui kegiatan agribisnis di TK IT Al-Kautsar Mejobo Kudus. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Yang mana teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, serta mengambil dari berbagai sumber atau data lainnya yang relevan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi TK IT Al-Kautsar Mejobo Kudus. Hasil penelitian ini pendidik dapat menanamkan atau mengimplementasikan nilai-nilai kewirausahaan pada anak usia dini di TK IT Al-Kautsar Mejobo Kudus melalui kegiatan agribisnis budidaya kelinci, ayam hias, ikan lele dan melakukan budidaya sayur-sayuran seperti terong, kacang panjang, tomat, jagung manis, dan gambas. Dari temuan tersebut menunjukkan bahwa pendidik sangat berperan penting dalam menyediakan fasilitas guna mengembangkan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada anak karena kegiatan-kegiatan agribisnis tersebut tentunya memerlukan tempat dan tenaga pendidik yang memadai, oleh karena itu maka kegiatan agribisnis ini perlu disiapkan lebih matang lagi agar pelaksanaannya dapat berjalan secara efektif. Kata kunci: Anak Usia Dini; Nilai-Nilai Kewirausahaan; Agribisnis
Developing Early Childhood Skills Through Project-Based Learning: A Study on the Implementation of the Merdeka Curriculum in Semarang, 2026 Mursid Mursid; Husnul Hafidhoh; Muhamad Ansori; Mubarok Fatahillah
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 7 No. 1 (2026): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v7i1.4029

Abstract

This study is intended to assess the preparedness of PIAUD teachers in Semarang to implement the Merdeka Curriculum and embrace project-based learning (PBL) in early childhood education. The primary objective is to evaluate teachers' readiness to adopt the new curriculum, identify existing challenges, and examine the influence of PBL on student engagement and critical thinking. The research follows a qualitative descriptive approach, gathering data through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis involving 15 PIAUD teachers across five schools. Findings indicate that most teachers are moderately prepared to embrace the new curriculum, hampered by obstacles such as inadequate training, resource shortages, and resistance hindering effective PBL implementation. Despite these obstacles, teachers who effectively implemented PBL demonstrated increased student engagement and motivation. The study suggests targeted professional development and improved resource allocation are essential for the successful implementation of the Merdeka Curriculum and PBL. The study offers valuable insights for policymakers and educational administrators to support teachers in integrating innovative student-centered teaching practices into their instruction.
Pelaksanaan Kegiatan Finger Painting untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Ana Novitasari; Mursid Mursid
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January - April 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.828

Abstract

Kemampuan sosial emosional sangat penting ditingkatkan pada anak usia dini salah satunya dapat dilakukan melalui finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan finger painting untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan kepada 1 guru dan 22 anak. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan kegiatan finger painting di TK Hidayatul Mubtadiin dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Pelaksanaan kegiatan ini dapat menciptakan kemandirian, menciptakan suasana kelas yang aktif, membangun interaksi, menumbuhkan empati, kerja sama, serta solidaritas dimana hal tersebut sangat berkaitan dengan sosial emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu permainan yang direkomendasikan sebagai metode dalam menunjang perkembangan anak usia dini terlebih pada aspek sosial emosional.  
Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Empati dan Kerja sama Anak Usia Dini Nurun Fitra Mutia Kanza; Sofa Muthohar; Mursid Mursid
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May - August 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.891

Abstract

Kesulitan dalam menerapkan strategi pembelajaran yang seringkali menggunakan lembar kerja dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui strategi guru dalam menumbuhkan empati dan kerja sama anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yakni observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Instrumen wawancara berupa pertanyaan-pertanyaan yang merujuk pada pengembangan strategi oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi belajar sambil bermain menerbangkan pesawat kertas, bermain plastisin, bermain sentra alam, telah berhasil menumbuhkan empati dan kerja sama pada anak. Dengan pendekatan sentra bahan alam, guru mengajak anak saling berinteraksi, berbagi peran, dan menyelesaikan tugas bersama, sehingga anak dapat memahami pentingnya membantu teman serta bekerja sama dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, strategi ini dianggap mampu menumbuhkan rasa empati dan kerja sama pada anak.
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Program Sekolah Ramah Anak PAUD Hazimah Hubby Zuhra; Lilif Muallifatul Khorida Filasofa; Mursid Mursid
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January - April 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.903

Abstract

Terdapat beberapa sekolah yang mengklaim sebagai sekolah ramah anak namun belum menerapkan PHBS secara efektif, yang berdampak pada kesehatan siswa dan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia dini di satuan PAUD yang telah terdeklarasi sebagai sekolah ramah anak. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wanawancara dengan kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Penerapan SRA sudah terlaksana dengan baik 2) Implementasi PHBS juga sudah terlaksana dengan lancar 3) Keberhasilan implementasi PHBS dipengaruhi oleh faktor internal yaitu dukungan para pendidik dan fasilitas sekolah yang memadai, sementara hambatannya dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu orang tua yang kerap membawakan bekal makanan kurang sehat.