Fenny Irawati
Universitas Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan Energi Terbarukan dengan Fokus Energi Matahari kepada Siswa Sekolah Dasar dan Menengah Fenny Irawati; Fitri Dwi Kartikasari; Elieser Tarigan
Publikasi Pendidikan Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v11i2.16413

Abstract

Perkembangan peradaban manusia tidak pernah lepas dari proses pemanfaatan energi. Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan manusia memiliki ketergantungan terhadap energi. Secara umum sumber energi dikategorikan menjadi dua, yaitu tak terbarukan dan terbarukan. Pengenalan akan pentingnya energi terbarukan sebagai pengganti energi fosil perlu ditanamkan pada anak sejak dini. Akan tetapi, umumnya guru-guru di sekolah dasar maupun menengah mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi tentang energi terbarukan secara mudah dan menarik. Permasalahan inilah yang diangkat oleh Pusat Studi Energi Terbarukan (PSET) Universitas Surabaya (Ubaya) untuk melakukan program pengabdian pada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan pengenalan energi terbarukan pada siswa sekolah mitra. Solusi permasalahan dilakukan dengan memberikan program pengenalan energi terbarukan kepada mitra pengabdian. Metode kegiatan pengabdian adalah mengunjungi/mengundang siswa sekolah mitra untuk diberi paparan interaktif tentang energi terbarukan khususnya sel surya oleh narasumber. Setelah itu siswa diminta membuat modul peraga sel surya sederhana dan mempraktikkannya secara langsung untuk mengamati energi yang dihasilkan oleh sel surya. Pemahaman siswa dievaluasi melalui survei di akhir kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa program ini dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa akan energi terbarukan khususnya tentang sel surya. Pengetahuan dasar yang diberikan pada siswa sekolah mitra diharapkan dapat menjadi bekal pemahaman terkait program energi yang berwawasan lingkungan.
Effect of Light Color and Auxin on Callus Induction and Development in Amorphophallus muelleri Blume. Popy Hartatie Hardjo; Michael Anthony Thongiratama; Fenny Irawati; Didik Pudji Restanto
Vegetalika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.106227

Abstract

Porang (Amorphophallus muelleri Blume) is a significant player in the international market, but its slow seedling growth rate is a major concern. This study, which holds significant implications for porang cultivation, aimed to accelerate the seedling growth phase through the induction of adventitious shoots from callus proliferation. We explored the use of plant growth regulators (PGRs), specifically auxins (NAA and 2,4-D) and cytokinins (BAP), in combination with variations in light color (white and white-blue). The observed parameters included the time of first callus and adventitious shoot emergence, callus growth, number of adventitious shoots, and callus coloration. Data were subjected to two-way analysis of variance (ANOVA) to evaluate the effects of plant growth regulator (PGR) type and light quality as independent variables. Statistical significance was assessed at a 95% confidence level using SPSS software. The combination of 1.0 ppm NAA and 0.5 ppm BAP in MS medium under white-blue light effectively accelerated callus induction from bulbil explants, with visible callus formation by day 8 and the fastest proliferation over 7 weeks. Under white light, the same PGR combination also promoted the earliest adventitious shoot formation by day 16 and yielded the highest number of shoots, totaling seven by the end of the culture period.